video call tagged posts

Zoom Fatigue, Salah Satu Dampak Negatif Video Call

Saat pandemi Covid-19, banyak hal yang berubah dalam aktivitas harian termasuk pergantian pertemuan tatap muka langsung menjadi online. Hampir semua masayarakat mengubah bentuk pertemuan mereka dengan cara video call lewat berbagai aplikasi gratis yang disediakan.

Munculnya kebiasaan baru memungkinan timbulnya dampak negatif video call setelahnya. Termasuk aktivitas video call terus menerus yang menyebabkan fenomena baru bernama zoom fatigue. 

Apa itu zoom fatigue?

Kondisi ini menunjukkan kelelahan atau kejemuan berlebihan akibat melakukan video call secara terus menerus. Kelelahan yang dimaksud meliputi kelelahan fisik dan mental. Idealnya, seseorang bekerja 8 jam dalam sehari, namun sejak fenomena video call terjadi waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari itu dengan jeda waktu istirahat yang lebih sedikit.

Melakukan video call terkadang justru melelahkan dibandingkan bertatap muka secara langsung. Hal itu disebabkan karena dalam proses video call, pikiran seseorang perlu bekerja lebih keras untuk menangkap sinyal non-verbal seperti ekspresi wajah, intonasi bicara, dan gerak tubuh orang lain sehingga dibutuhkan energi ekstra.   

Apa dampaknya?

Kegiatan video call menuntut seseorang menyaksikan wajah sendiri dalam waktu yang cukup lama. Faktanya, hal tersebut bisa memicu stres dan akan bertambah parah bila ekspresi yang diperlihatkan menunjukkan kebosanan, kelelahan, atau kemarahan. 

Pertemuan fisik dan percakapan secara langsung saat hari-hari biasa mampu meningkatkan kreativitas. Akan tetapi, kebiasaan tersebut tidak ditemukan saat meeting online menggunakan video call.   

Saat melakukan video call terdapat momen dimana tidak ada pihak yang berbicara dan suasana menjadi hening. Beberapa orang merasa cemas dengan keadaan tersebut dan menilai lawan bicaranya tidak ramah atau tidak fokus dalam pertemuan. 

Tingkat stres semakin bertambah apabila jaringan internet menyebabkan video call tersendat atau bahkan terputus di tengah jalan, serta adanya suara bising yang terdengar dari lawan bicara.   

Cara mengatasinya

Terdapat beberapa cara untuk menyiasati dampak negatif video call, diantaranya adalah:

  1. Batasi penggunaan video call

Saran ini mungkin tidak relevan bagi sebagian orang karena kebutuhan meeting setiap orang berbeda-beda terlebih jika menyangkut pekerjaan yang tidak bisa digantikan. Meskipun demikian, jika fenomena zoom fatigue ini mulai membuat Anda lelah sebaiknya sortir jadwal mana yang benar-benar dibutuhkan.

  1. Memposisikan layar di bagian samping

Walaupun terdengar sepele, posisi layar membantu menurunkan tingkat kelelahan. Jika video call dilakukan dalam bentuk kelompok, Anda bisa memposisikan layar di samping dan tidak lurus di tengah berhadapan langsung dengan pandangan. Mematikan kamera juga dapat menjadi alternatif lainnya dengan syarat hal tersebut telah disepakati dalam aturan kelompok meeting

  1. Memastikan topik bahasan jelas dan sistematis

Bahasan yang belum terarah dan tidak sistematis menyita banyak waktu dan energi. Ada baiknya membagikan semacam catatan kecil atau dokumen tentang topik yang akan dibahas sebelum memulai video call. 

  1. Saling sapa sebelum memulai bahasan  

Menyapa dan menanyakan kabar merupakan cara untuk memastikan apakah Anda masih terhubung dengan dunia. Hanya perlu beberapa menit untuk bertegur sapa kepada lawan bicara agar meningkatkan konsentrasi dan mengurangi kelelahan.

  1. Beri jeda di setiap video call

Siapkan makanan ringan, minuman manis, atau kopi yang bisa Anda nikmati di setiap jeda video call. Atau lakukan stretching ringan agar otot-otot Anda sedikit lebih rileks. Usahakan untuk tidak mencampur kehidupan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Hal tersebut penting dilakukan supaya terhindar dari stres dan kelelahan berkepanjangan.Tidak dipungkiri dampak negatif video call ini membuat banyak orang tidak nyaman bahkan stres. Anda harus bersabar sedikit lagi sampai pandemi selesai dan kehidupan kembali normal.

Read More