syarat induksi persalinan tagged posts

Persalinan Prematur, Ketahui Alasan dan Syarat Induksi Persalinan Dini

Induksi persalinan dilakukan untuk mempercepat proses kelahiran sang buah hati dengan merangsang kontraksi rahim. Namun, tak semua ibu hamil bisa melalui prosedur ini. Salah satu syarat induksi persalinan adalah usia kehamilan. Induksi persalinan aman dilakukan bila ibu berada pada usia hamil 39 minggu.

Induksi dini akan menimbulkan risiko pada bayi. Tapi dalam beberapa kasus bayi harus induksi dini sebelum waktunya sehingga menghasilkan kelahiran prematur. Kelahiran prematur adalah persalinan yang terjadi sebelum usia hamil 37 minggu.

Syarat induksi persalinan untuk kelahiran prematur

Induksi persalinan biasanya telah direncanakan dalam jauh-jauh hari. Induksi dini merupakan tindakan yang tepat dilakukan bila ada riwayat kesehatan pada ibu atau risiko keselamatan pada bayi, sehingga lebih aman untuk mempercepat kelahiran.

Syarat induksi persalinan dan alasan untuk mempercepat kelahiran bayi yaitu:

  • Preeklamsia (pre-eclampsia)

Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang menyerang di usia kehamilan ke 20 minggu. Gejala awalnya meliputi hipertensi dan ditemukannya kandungan protein dalam urin (proteinuria).

Gejalanya akan berkembang termasuk pembengkakan pada kaki, tangan, atau wajah, sakit kepala parah, nyeri di bawah tulang rusuk, dan masalah penglihatan.

Semakin dini gejala ditangani, maka semakin baik bagi ibu dan bayi. Induksi persalinan dilakukan bila kondisi ibu dan bayi semakin parah akibat preeklamsia.

  • Hambatan pertumbuhan janin (Fetal growth restriction/FGR)

Hambatan pertumbuhan janin merupakan kondisi ketika bayi tidak berkembang sebagaimana mestinya di dalam rahim. FGR dapat terjadi bila plasenta tidak cukup menyalurkan nutrisi yang dibutuhkan dari ibu ke janin untuk mendukung pertumbuhan janin yang normal.

Alasan lain kondisi ini dapat terjadi disebabkan oleh masalah kromosom, infeksi virus toksoplasmosis atau sitomegalovirus, juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan sang ibu.

Jika bayi menderita FGR dan tidak ditangani secara langsung, dapat mengakibatkan lahir mati. Tindakan terbaik adalah dilakukannya induksi dini dan mempercepat kehamilan.

Menjalani induksi persalinan saat persalinan prematur

Sebelum dilangsungkan persalinan, dokter akan memberikan suntikan steroid untuk mendukung pernapasan bayi ketika lahir prematur. Prosedur persalinan prematur akan berlangsung lebih cepat dibandingkan persalinan yang terjadi pada cukup bulan.

Untuk memicu kontraksi, bidan atau dokter akan memasukkan tablet (pessary) atau gel ke dalam vagina. Induksi persalinan bisa memakan waktu yang cukup lama, yaitu 6 hingga lebih dari 24 jam.

Kontraksi akan dimulai maksimal 6 jam setelah pemberian gel atau tablet vagina. Bila tidak tampak tanda-tanda kontraksi setelah 6 jam, Anda akan diberikan tablet atau gel lain. Untuk tablet pelepasan terkontrol, kontraksi akan dimulai maksimal setelah 24 jam pemberian. Bila tidak berhasil, Anda akan diberikan dosis yang berbeda.

Apabila induksi tidak berhasil, Anda akan diberi dua pilihan oleh dokter yaitu melakukan induksi kembali atau memilih kelahiran melalui bedah caesar (c-section).

Efek samping induksi persalinan

Ibu yang melalui prosedur ini akan merasakan nyeri yang lebih hebat dibandingkan dengan persalinan dengan kontraksi alami. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai pilihan obat pereda nyeri yang aman digunakan untuk melakukan induksi persalinan prematur.

Bayi yang mengalami kelahiran prematur berisiko tinggi mengalami komplikasi seperti tekanan darah tinggi atau masalah pernapasan, sehingga perlu diberikan antibiotik dan dirawat di ruang intensif.

Meski begitu, pertumbuhan mereka tidak akan berbeda dari anak-anak lainnya yang menjalani kelahiran cukup bulan atau tanpa induksi persalinan.

Catatan

Sebelum memutuskan melahirkan secara prematur, ada syarat induksi persalinan yang harus diketahui. Induksi persalinan dini dilakukan dengan alasan mengurangi risiko komplikasi yang dapat terjadi pada ibu dan bayi.

Melakukan persalinan lebih cepat tanpa alasan medis memang kerap dilakukan. Namun ada baiknya untuk berpikir dua kali jika ingin melalui tindakan tersebut.

Read More