lilin lebah tagged posts

Cara Membuat Lilin Lebah yang Bisa Dicoba

Siapa sangka jika lebah tidak hanya menghasilkan madu, hewan yang satu ini ternyata bisa menghasilkan bee pollen dan lilin lebah, alias beeswax. Tidak jauh berbeda dengan madu, beeswax ini memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh manusia. Namun berbeda dengan madu, beeswax tidak dikonsumsi dengan cara dimakan atau diminum.

Pada umumnya beeswax diaplikasikan pada kulit seperi untuk pelembap kulit dan bibir, selain itu juga dapat digunakan sebagai pengolahan, pengemasan dan pengawetan beberapa makanan. Beeswax juga sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan kulit, tetapi bagi seorang yang memiliki masalah kulit tidak boleh terburu-buru menggunakannya.

Membuat Lilin Lebah

Beeswax muncul akibat koloni lebah pekerja membuat sarang dengan bentuk heksagon, selama masih hidup, lebah pekerja ini mengeluarkan kelenjar dari pori-pori yang bisa mengubah gula dalam madu menjadi lilin. Sebelum membuat beeswax, langkah pertama yang harus dikerjakan adalah menyiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan di antaranya.

  • Dua sendok makan beeswax siap pakai, biasanya berbentuk butiran.
  • Setengah cangkir minyak zaitun dan satu sendok teh minyak lemon esensial.
  • Wadah plastik atau kaca bertutup dan gelas ukur atau wadah kaca tahan panas.

Lebah pekerja yang kemudian mengunyah lilin-lilin hingga lembut dan membentuk sebuah tekstur, setelahnya lilin lunak dimasukkan ke dalam struktur sarang lebah. Lebah sudah dapat memproduksi lilin ketika usia mereka 12 hingga 18 hari, hal inilah yang membuat para peternak lebah turut memanen lilin saat panen madu, berikut beberapa langkah untuk membuat beeswax.

  • Langkah pertama yang dilakukan campurkan minyak zaitun dan lilin ke dalam wadah yang tahan panas.
  • Lalu panaskan selama beberapa menit di dalam microwave, keluarkan kemudian aduk-aduk lalu masukkan kembali hingga seluruhnya mencair dan menyatu dengan sempurna.
  • Selain menggunakan microwave, untuk melelehkan lilin bisa dilakukan dengan cara menyetimnya selama beberapa menit.
  • Kemudian tuangkan air ke atas teflon atau panci, masukkan mangkok kaca yang berisi mnyak dan lilin, aduk-aduk hingga mencair seluruhnya.
  • Sangat disarankan untuk menggunakan api medium ketika membuat beeswax agar hasil yang didapat sempurna.
  • Jika campuran lilin dan minyak zaitun sudah meleleh dan bercampur dengan baik, masukkan ke dalam wadah tertutup yang sebelumnya sudah dipersiapkan, lalu diamkan beberapa menit.
  • Masukkan minyak lemon esensial ke dalamnya, fungsi dari diberikannya minyak ini adalah memberi aroma segar yang bersih dan mampu menghilangkan noda minyak dan lengket.
  • Setelahnya aduk ketiga campuran tersebut hingga menghasilkan konsistensi yang tampak lembut dan memiliki temperatur dengan suhu ruangan.

Manfaat Beeswax

  • Mengatasi Peradangan

Penyakit kulit yang membuat kulit menjadi gatal karena munculnya psoriasis dan eksim, peradangan kulit kronis juga dapat terjadi jika seseorang mengalami penyakit ini. Beeswax bisa menjadi pilihan tepat untuk mengatasi kondisi ini, sama seperti madu yang mengandung komponen antiperadangan sehingga sangat baik untuk diandalkan.

  • Melembapkan Kulit

Lilin lebah kerap dijadikan sebagai salah satu bahan dan komposisi beberapa produk perawatan kulit, antioksidan yang terkandung di dalamnya mampu menangkal radikal bebas, memperbaiki kulit kering hingga memperbaiki kulit kasar dan pecah-pecah. Beeswax diketahui kaya akan vitamin A dan emolien yang dapat membantu melembutkan serta menghidrasi kulit.

  • Melindungi Hati

Antioksida yang terkandung di dalam beeswax membantu melindungi hati, selain itu kandungan alkohol juga ditemukan dalam sarang lebah. Alkohol lilin ini diketahui dapat untuk mengevaluasi tingkat aman atau tidaknya jika digunakan oleh orang yang menderita penyakit hati.

Read More