buah dan sayuran tagged posts

Ragam Manfaat Tahitian Noni di Balik Rasa Pahitnya

Tahitian noni adalah jus mengkudu yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Tahitian noni merupakan jus atau minuman yang berasal dari buah mengkudu. Noni sendiri berarti buah kenyal seukuran mangga dan berwarna kuning. Sebutan tahitian di depannya muncul karena jus ini memang pertama kali dipopulerkan di Tahiti. Layaknya buah mengkudu itu sendiri, manfaat tahitian noni bagi kesehatan sangat beragam. 

Karena buah mengkudu memiliki rasa yang pahit, maka jus tahitian noni yang dijual di pasaran umumnya dicampur dengan anggur atau blueberry. Terlepas dari rasanya yang sangat pahit dan baunya yang tidak sedap, manfaat tahitian noni sudah tidak dapat diragukan lagi. 

Jadi, apa saja manfaat yang akan Anda dapatkan bila rutin mengonsumsi jus tahitian noni? 

1. Memperoleh asupan zat antioksidan

Antioksidan merupakan kandungan yang sangat populer dari tahitian noni. Bagaimana tidak? Terdapat setidaknya 4 jenis antioksidan di dalam minuman yang satu ini, yaitu vitamin C, vitamin E, beta karoten, serta iridoid. 

Seperti diketahui, antioksidan berperan dalam menangkal radikal bebas yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Paparan radikal bebas dapat menimbulkan tanda penuaan dini hingga meningkatkan risiko terjadinya kanker. Oleh sebab itu, karena kandungan antioksidannya yang tinggi, salah satu manfaat tahitian noni adalah mencegah kerusakan sel. 

2. Meningkatkan ketahanan tubuh

Oleh masyarakat di Kepulaun Pasifik, tahitian noni dipercaya dapat meningkatkan ketahanan tubuh. Khususnya ketahanan tubuh ketika beraktivitas fisik, seperti berolahraga. Konon para pelari jarak jauh yang minum 100 ml jus tahitian noni dua kali dalam sehari, ketahanan tubuhnya meningkat sekitar 21%.

3. Meredakan nyeri sendi

Meredakan nyeri sendi merupakan salah satu manfaat yang ditawarkan oleh tahitian noni. Terdapat penelitian yang membuktikan manfaat tahitian noni yang satu ini. Penelitian tersebut melibatkan penderita arthritis degeneratif pada tulang belakang. Hasilnya, sekitar 60% peserta yang mengonsumsi 15 ml tahitian noni sebanyak dua kali sehari dilaporkan tidak lagi merasakan nyeri sendi. 

Pada penelitian lain, penderita osteoarthritis juga mengalami penurunan nyeri sendi setelah 89 ml tahitian noni.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kandungan vitamin C dan beta karoten di dalam tahitian noni banyak berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebagai antioksidan kuat, kedua zat tersebut akan mencegah kerusakan sel yang diakibatkan oleh radikal bebas dan mendukung peningkatan sistem imun. 

5. Sebagai pelembab alami

Kandungan antioksidan di dalam tahitian noni juga diklaim dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan kulit. Bahkan apabila dioleskan langsung pada kulit, tahitian noni disebut-sebut dapat menjadi pelembab alami. Akan tetapi, manfaat tahitian noni yang satu ini masih perlu dibuktikan melalui penelitian lebih lanjut. 

Panduan konsumsi tahitian noni

Seperti kebanyakan tumbuhan yang manfaatnya diketahui secara empiris, dosis tahitian noni juga masih kerap menjadi perdebatan. Ada riset yang menyatakan bahwa orang dewasa dapat mendapatkan manfaat tahitian noni, tanpa efek samping, apabila mengonsumsi sekitar 750 ml jus tahitian non setiap harinya. 

Namun, kasus keracunan hati sempat ditemukan pada orang-orang yang mengonsumsi tahitian noni. Meskipun, menurut lembaga The European Food Safety Authority (EFSA), hal tersebut disebabkan oleh kandungan lain yang diminum bersama dengan tahitian noni. Sehingga tidak dapat diklaim bahwa keracunan diakibatkan oleh tahitian noni. 

Terlepas dari manfaatnya bagi kesehatan, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter apabila akan mengonsumsi tahitian noni secara rutin. Sebab jus tahitian noni juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat tertentu, seperti obat antihipertensi serta obat untuk memperlambat pembekuan darah.

Read More