Perlukah Double Cleansing untuk Perawatan Wajah Pria?

Kebanyakan pria jarang memerhatikan penampilan wajahnya. Saat ini tak hanya wanita, pria pun harus disadarkan akan pentingnya merawat wajah. Perawatan wajah pria bukan sekadar demi mencapai estetika, melainkan juga demi kesehatan tubuh.

Bagi pria yang sering beraktivitas di luar ruangan, terkena terik matahari, polusi kendaran, debu, keringat, sebum, dan kotoran lainnya ada baiknya rutin melakukan perawatan. Perawatan double cleansing merupakan basic skincare yang wajib dilakukan. 

Apa itu double cleansing?

Double cleansing adalah metode pembersihan wajah yang terdiri dari 2 langkah. Cara ini bertujuan agar kotoran  di wajah terangkat dengan maksimal. Langkah yang pertama, menggunakan pembersih yang terdiri dari beberapa jenis pilihan, seperti:

  • Cleansing oil (berbahan dasar minyak)
  • Cleansing water (berbahan dasar air)
  • Cleansing milk (memiliki komposisi susu lebih banyak daripada minyak)
  • Cleansing balm (berbahan dasar minyak namun tidak cair)

Yang kedua, Anda bisa membasuh muka menggunakan sabun muka seperti biasa. Setelah kedua tahap tersebut dilakukan, wajah akan terasa lebih segar dan ringan.

Perawatan ini sebaiknya dilakukan secara rutin 2 kali sehari yakni sebelum memulai aktivitas di pagi hari dan setelah melakukan aktivitas di malam hari.

Mengapa harus melakukan double cleansing?

Jika selama ini pria biasanya hanya membersihkan muka menggunakan sabun muka, bahkan ada yang hanya menggunakan air saja, ternyata cara itu tidak cukup menghilangkan kotoran di wajah. Pembersihan yang tidak tuntas menyebabkan masalah kulit, yang paling umum adalah jerawat.

Kotoran yang menutup pori-pori menyebabkan minyak di lapisan kulit tersumbat, lalu mengaktifkan bakteri penyebab jerawat, kemudian memicu peradangan sehingga menimbulkan komedo dan jerawat.

Faktanya, wajah pria memproduksi minyak lebih banyak daripada wanita sehingga perawatan ini penting dilakukan. Tak hanya itu, double cleansing juga memicu regenerasi sel-sel baru dan mempersiapkan wajah menerima perawatan selanjutnya.

Cara memilih produk

Setiap kulit wajah memiliki kondisi yang berbeda-beda. Sebelumnya, Anda harus mengetahui tipe kulit yang dimiliki.

Anda bisa mengeceknya dengan cara observasi menggunakan pelembab. Caranya, bersihkan wajah dan keringkan. Oleskan pelembab selama 30 menit secara merata ke seluruh permukaan. Jika wajah tidak lengket maka kemungkinan tipe wajah Anda kering, jika muncul kilap di bagian hidung dan jidat kemungkinan bertipe kombinasi, jika mengkilap di seluruh permukaan wajah maka tipe wajah Anda berminyak. 

Pemilihan produk dengan bahan yang tidak sesuai berakibat buruk bagi wajah. Berikut ini cara pemilihan perawatan double cleansing berdasarkan tipe wajah:

  • Tipe normal

Tipe kulit ini cenderung tidak terlalu bermasalah sehingga pemilihan jenis perawatan double cleansing nya puntidak banyak pantangan dan aturan. Anda hanya perlu menjaga agar perawatan dilakukan secara rutin.

  • Tipe berminyak

Pria memiliki produksi sebum lebih banyak dari wanita karena tingginya hormon testosteron. Ini menyebabkan kulit wajah pria lebih mudah berminyak. Pada musim semi dan panas, produksinya cenderung semakin meningkat.

Bila memiliki tipe wajah ini, biasanya Anda juga semakin sering mengalami jerawat. Pilih pembersihberbahan dasar air seperti micellar water. Sebisa mungkin hindari cleansing oil, milk, atau balm karena ketiganya mengandung bahan minyak di dalamnya.

Pastikan setelah menyelesaikan rangkaian double cleansing, kulit wajah tidak terasa kering dan terasa ditarik. Hal tersebut merupakan indikasi bahwa perawatan yang diugunakan terlalu kering dan keras.

  • Tipe kering

Produksi sebum yang tidak banyak, membuat kulit lebih mudah berisik dan rentan menimbulkan luka apabila digaruk. Produk berbahan dasar minyak bisa menjadi pilihan. Selain itu, pilih juga produk dengan kandungan aloe vera agar lebih melembabkan.

  • Tipe kombinasi

Minyak biasanya muncul berlebih di zona T (area hidung dan dahi). Cleansing yang mampu mengurangi sebum sekaligus melembabkan menjadi pilihan terbaik. Sabun muka yang digunakan sebaiknya berbahan dasar alami dan tidak terlalu keras.

  • Tipe berjerawat

Tipe kulit ini membuat pemiliknya ekstra hati-hati dalam melakukan perawatan. Paling utama, sebisa mungkin hindari produk dengan bahan dasar minyak. Usahakan pilih bahan cleansing dengan klaim non-comedogenic yang artinya tidak mudah menyumbat pori dan menimbulkan komedo. Kandungan asam salisilat pada sabun muka juga bisa membantu melawan bakteri penyebab jerawat.

Hindari sabun muka yang memiliki bahan scrub karena efek gesekannya bisa membuat luka pada jerawat yang meradang.

  • Tipe sensitif

Wajah mudah mengalami inflamasi jika salah melakukan perawatan. Sebaiknya Anda memilih cleansing dengan bahan alami dan lembut serta hindari produk dengan komposisi alkohol atau fragrance di dalamnya.

Kendala perawatan wajah pria biasanya terletak pada keengganan pria melakukan rutinitas tersebut. Yang perlu diingat, perawatan ini merupakan investasi yang penting untuk kesehatan kulit di masa depan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>