Zoom Fatigue, Salah Satu Dampak Negatif Video Call

Saat pandemi Covid-19, banyak hal yang berubah dalam aktivitas harian termasuk pergantian pertemuan tatap muka langsung menjadi online. Hampir semua masayarakat mengubah bentuk pertemuan mereka dengan cara video call lewat berbagai aplikasi gratis yang disediakan.

Munculnya kebiasaan baru memungkinan timbulnya dampak negatif video call setelahnya. Termasuk aktivitas video call terus menerus yang menyebabkan fenomena baru bernama zoom fatigue. 

Apa itu zoom fatigue?

Kondisi ini menunjukkan kelelahan atau kejemuan berlebihan akibat melakukan video call secara terus menerus. Kelelahan yang dimaksud meliputi kelelahan fisik dan mental. Idealnya, seseorang bekerja 8 jam dalam sehari, namun sejak fenomena video call terjadi waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari itu dengan jeda waktu istirahat yang lebih sedikit.

Melakukan video call terkadang justru melelahkan dibandingkan bertatap muka secara langsung. Hal itu disebabkan karena dalam proses video call, pikiran seseorang perlu bekerja lebih keras untuk menangkap sinyal non-verbal seperti ekspresi wajah, intonasi bicara, dan gerak tubuh orang lain sehingga dibutuhkan energi ekstra.   

Apa dampaknya?

Kegiatan video call menuntut seseorang menyaksikan wajah sendiri dalam waktu yang cukup lama. Faktanya, hal tersebut bisa memicu stres dan akan bertambah parah bila ekspresi yang diperlihatkan menunjukkan kebosanan, kelelahan, atau kemarahan. 

Pertemuan fisik dan percakapan secara langsung saat hari-hari biasa mampu meningkatkan kreativitas. Akan tetapi, kebiasaan tersebut tidak ditemukan saat meeting online menggunakan video call.   

Saat melakukan video call terdapat momen dimana tidak ada pihak yang berbicara dan suasana menjadi hening. Beberapa orang merasa cemas dengan keadaan tersebut dan menilai lawan bicaranya tidak ramah atau tidak fokus dalam pertemuan. 

Tingkat stres semakin bertambah apabila jaringan internet menyebabkan video call tersendat atau bahkan terputus di tengah jalan, serta adanya suara bising yang terdengar dari lawan bicara.   

Cara mengatasinya

Terdapat beberapa cara untuk menyiasati dampak negatif video call, diantaranya adalah:

  1. Batasi penggunaan video call

Saran ini mungkin tidak relevan bagi sebagian orang karena kebutuhan meeting setiap orang berbeda-beda terlebih jika menyangkut pekerjaan yang tidak bisa digantikan. Meskipun demikian, jika fenomena zoom fatigue ini mulai membuat Anda lelah sebaiknya sortir jadwal mana yang benar-benar dibutuhkan.

  1. Memposisikan layar di bagian samping

Walaupun terdengar sepele, posisi layar membantu menurunkan tingkat kelelahan. Jika video call dilakukan dalam bentuk kelompok, Anda bisa memposisikan layar di samping dan tidak lurus di tengah berhadapan langsung dengan pandangan. Mematikan kamera juga dapat menjadi alternatif lainnya dengan syarat hal tersebut telah disepakati dalam aturan kelompok meeting

  1. Memastikan topik bahasan jelas dan sistematis

Bahasan yang belum terarah dan tidak sistematis menyita banyak waktu dan energi. Ada baiknya membagikan semacam catatan kecil atau dokumen tentang topik yang akan dibahas sebelum memulai video call. 

  1. Saling sapa sebelum memulai bahasan  

Menyapa dan menanyakan kabar merupakan cara untuk memastikan apakah Anda masih terhubung dengan dunia. Hanya perlu beberapa menit untuk bertegur sapa kepada lawan bicara agar meningkatkan konsentrasi dan mengurangi kelelahan.

  1. Beri jeda di setiap video call

Siapkan makanan ringan, minuman manis, atau kopi yang bisa Anda nikmati di setiap jeda video call. Atau lakukan stretching ringan agar otot-otot Anda sedikit lebih rileks. Usahakan untuk tidak mencampur kehidupan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Hal tersebut penting dilakukan supaya terhindar dari stres dan kelelahan berkepanjangan.Tidak dipungkiri dampak negatif video call ini membuat banyak orang tidak nyaman bahkan stres. Anda harus bersabar sedikit lagi sampai pandemi selesai dan kehidupan kembali normal.

Read More
penggunaan cuka apel untuk jerawat

Cara Menggunakan Cuka Apel untuk Jerawat

Cuka apel terbuat dari hasil fermentasi sari apel yang banyak dimanfaatkan untuk kesehatan, mulai dari menurunkan kadar gula darah, berat badan, dan risiko kanker. Tidak terkecuali pada kesehatan kulit, ternyata cuka apel dapat mengatasi jerawat yang membandel. Wah, penasaran kan seperti apa manfaat cuka apel untuk jerawat? Lalu, bagaimana pula cara mengaplikasikannya? Yuk, simak di sini!

Penjelasan cuka apel untuk jerawat

Cuka dikenal dengan kemampuannya yang dapat membunuh jenis bakteri dan virus tertentu. Hal ini telah terbukti melalui hasil penelitian yang diterbitkan oleh PubMed bahwa cuka dapat mengurangi jumlah beberapa bakteri dan virus tertentu hingga 95%.

Nah, jerawat umumnya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes atau P. acnes. Beberapa penelitian telah berhasil membuktikan kemampuan cuka untuk jerawat, yaitu dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Cuka mengandung asam organik berupa asam asetat, sitrat, laktat, dan suksinat, yang semuanya ampuh untuk membunuh bakteri P. acnes. 

Oleh karena itu, dengan mengoleskan cuka apel ke kulit Anda mungkin dapat mengendalikan bakteri penyebab jerawat, meskipun masih diperlukan lebih banyak penelitian.

Manfaat dan efek samping cuka apel 

Beberapa manfaat cuka apel untuk jerawat, meliputi:

  • Membunuh bakteri penyebab jerawat.
  • Menghilangkan bekas luka atau jerawat.
  • Mengurangi peradangan akibat jerawat.
  • Memperbaiki tekstur dan pigmentasi kulit.

Meski manfaat cuka apel untuk jerawat cukup ampuh, tetapi jika penggunaannya dalam jangka panjang dapat menyebabkan luka bakar secara alami. Untuk mencegahnya, gunakanlah cuka apel dalam jumlah sedikit atau diencerkan. Selain itu, hindari pemakaian cuka apel jika Anda memiliki kulit sensitif atau luka terbuka, karena dapat menyebabkan iritasi.

Perlu digarisbawahi, penggunaan cuka apel dapat membantu mengendalikan bakteri penyebab jerawat dan mengurangi bekasnya. Namun, bisa saja manfaat ini tidak berhasil bagi Anda yang memiliki jerawat parah atau kronis.

Cara menggunakan cuka apel untuk jerawat

Yang perlu diperhatikan adalah tingkat keasaman cuka apel sangat tinggi. Oleh karena itu, cuka sari apel harus diencerkan terlebih dahulu sebelum dioleskan ke kulit. Sebagian orang ada yang menggunakan cuka apel ini setelah dengan perawatan lain, jerawat tidak juga mereda. 

Beberapa langkah sederhana mengaplikasikan cuka apel untuk jerawat adalah sebagai berikut.

  • Cuci wajah Anda dengan sabun wajah yang ringan dan air bersih, lalu keringkan.
  • Oleskan campuran cuka apel yang telah diencerkan dengan kapas secara lembut ke kulit yang berjerawat.
  • Tunggu sekitar 5 – 20 detik, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.
  • Gunakan 1 – 2 kali sehari.

Merujuk pada American Academy of Dermatology, beberapa perawatan standar untuk kulit berjerawat yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Bersihkan kulit Anda dua kali sehari dan setelah melakukan aktivitas yang berkeringat dengan sabun yang lembut non-abrasif.
  • Gunakan skin care astringen ringan berbahan dasar non-alkohol.
  • Menggunakan benzoyl peroxide yang dijual bebas, baik digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan antibiotik topikal untuk jerawat ringan.
  • Jangan menyentuh jerawat dengan tangan Anda dalam keadaan kotor dan biarkan jerawat hilang secara alami.
  • Hindari paparan cahaya matahari atau berjemur di bawah cahaya matahari.
  • Kurangi mengonsumsi makanan indeks glikemik (IG) tinggi.

Jika menggunakan cuka apel untuk jerawat dan melakukan perawatan standar lainnya tidak juga membantu jerawat Anda hilang, maka segeralah periksakan ke dokter kulit. Mungkin saja, Anda memiliki masalah jerawat kronis atau parah. Saat ini, biaya mungkin bukanlah pertimbangan yang utama, sebab akan terbalaskan hasilnya nanti dengan kulit Anda yang bersih dan bebas dari jerawat yang membandel.

Read More

Pulmonary Valve Replacement dan Jenis Operasi Katup Jantung Lainnya

Organ vital jantung memiliki empat jenis katup yang menghubungkan satu ruang dengan ruangan lainnya. Fungsi katup tersebut adalah memberikan akses aliran darah saat jantung dipompa. Kelainan katup jantung bervariasi dari mulai level ringan hingga berat.

Kelainan ini bisa juga tidak terdeteksi pada awalnya karena terdapat  pasien tanpa gejala. Jika kondisi memburuk, maka tindakan pulmonary valve replacement atau operasi katup pulmonal jantung perlu dilakukan.  

Pengertian pulmonary valve replacement

Katup membuka saat darah dialirkan ke setiap ruangan di jantung, baik itu atrium maupun ventrikel. Setelah mengalirkan darah, katup yang berfungsi normal akan menutup sempurna. Kelainan pada jantung menyebabkan katup tidak bisa menjalankan fungsinya dengan benar.

Sementara katup pulmonal terletak diantara ventrikel kanan atau jantung bagian bawah kanan dan arteri pulmonalis. Katup ini mengalirkan darah yang kaya akan okseigen dari jantung ke paru-paru melewati arteri pulmonalis.

Pulmonary valve replacement biasanya dilakukan jika pasien menderita kelainan katup jenis stenosis. Stenosis yaitu katup tidak mampu membuka menyeluruh atau menyempit sehingga menghambat aliran darah. Stenosis diakibatkan bawaan lahir, infeksi, atau carcinoid syndrom.

Berikut tanda dan gejala kelainan katup jantung secara umum, diantaranya:

  • Kelelahan
  • Pusing
  • Nafas pendek
  • Cyanosis atau kondisi jari tangan, bibir, dan kuku kebiruan karena kekurangan oksigen
  • Sakit dada
  • Pembengkakan berisi cairan atau edema di tubuh bagian bawah

Seperti yang telah disebutkan, beberapa pasien bahkan tidak menunjukkan gejala apapun meskipun menderita kelainan katup jantung. Jika kelainan sudah sangat memburuk, pulomonary valve repalcement merupakan satu-satunya cara yang bisa dilakukan.

Jenis-jenis operasi katup jantung

Selain pulmonary valve replacement, terdapat beberapa jenis operasi katup jantung lainnya, diantaranya:

  • Aortic valve repalcement

Pembuluh darah jantung aorta menghubungkan aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh. Sementara katup aorta berada diantara ventrikel kiri dan pembuluh darah aorta. Ventrikel kiri memiliki tugas yang cukup berat karena harus memopa darah ke seluruh tubuh.

Kelainan katup ini disebabkan karena bawaan lahir, setnosis, dan regurgitasi atau kembalinya darah ke ruangan sebelumnya akibat katup yang tidak bisa menutup sempurna.

Angka harapan hidup pada pasien yang melakukan operasi ini sebesar 94%, btergantung pada beberapa faktor seperti umur, kondisi kesehatan secara umum, kondisi medis, serta kualitas fungsi jantung. 

  • Mitral valve replacement

Katup mitral terletak diantara atrium kiri dan ventrikel kiri. Mitral valve replacement dilakukan jika katup mitral tidak bisa membuka atau menutup sempurna. Katup yang tidak berfungsi dengan baik akan diganti menggunakan katup metal buatan atau katup biologis. Katup metal dapat digunakan seumur hidup, namun pasien harus mengonsumsi obat pengencer darah.

Sementara katup biologis hanya bertahan 15-20 tahun, akan tetapi pasien tidak harus mengonsumsi obat. Angka harapan hidup pada pasien sekitar 91%. Hal yang memengaruhi angka harapan hidup sama dengan faktor yang memengaruhi aortic valve replacement.

  • Double valve replacement

Sama seperti namanya, operasi ini merupakan gabungan antara aortic valve replacement dan mitral valve replacement. Kedua katup yang dioperasi seluruhnya berada di jantung sebelah kiri. Jenis operasi ini jarang terjadi dan memiliki angka harapan hidup yang lebih kecil dibandingkan dengan yang lainnya.

Pulmonary valve replacement dan jenis operasi katup jantung lainnya dilakukan apabila katup telah rapuh, terluka, atau rusak sehingga tidak mampu menjalankan fungsinya. Dokter memiliki pertimbangan khusus lainnya terkait pengambilan keputusan operasi katup jantung ini.

Read More

Ini Penyebab dari Upil Berdarah

Upil berdarah dapat terjadi akibat rusaknya pembuluh darah di sekitar selaput lendir hidung

Jangan terlalu bersemangat saat mengorek hidung Anda karena hal ini bisa menyebabkan upil berdarah. Upil adalah potongan lendir yang kering dan berkerak di dalam lubang hidung. Sebenarnya, upil berfungsi untuk melindungi saluran udara dari kotoran, virus, dan benda asing lainnya yang terhirup saat Anda bernafas. Dengan banyaknya upil di hidung terkadang membuat Anda merasa tidak nyaman sehingga orang-orang tergoda untuk mengorek hidungnya. Kebiasaan ini dapat menyebabkan lecet dalam hidung sehingga upil berdarah terjadi. Tidak hanya itu, keadaan udara yang buruk juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Penyebab upil berdarah

Faktor penyebab upil berdarah dikarenakan udara yang kering. Kondisi ini dapat menyebabkan selaput lendir hidung retak sehingga pembuluh darah menjadi terbuka dan menimbulkan perdarahan. Sehingga akan keluar upil yang sangat kering dengan sedikit darah saat Anda mengupil. Selain itu, dengan membuang ingus atau mengorek hidung terlalu keras juga bisa menyebabkan upil berdarah. Kondisi ini terjadi karena rusaknya pembuluh darah di sekitar selaput lendir hidung. Orang yang memiliki masalah sinus atau alergi lebih rentan mengalami masalah ini.

Meskipun demikian, upil berdarah juga umumnya bukan suatu masalah yang serius. Untuk mencegah hal ini, Anda bisa menggunakan humidifier atau pelembap udara agar udara lebih lembap sehingga lendir dalam hidung tidak kering. Anda juga bisa memperbanyak minum air putih untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Selain itu, sebaiknya Anda jangan terlalu sering mengorek hidung atau membuang ingus dengan cara yang berlebihan. Akan tetapi, jika Anda sedang pilek, mimisan, atau disertai dengan gejala lain, seperti demam, sakit kepala, sulit bernapas, dan lainnya, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Cara membersihkan hidung agar upil tidak berdarah

Kebanyakan orang membersihkan upil dengan mengorek hidung karena mudah untuk dilakukan. Di balik kemudahan ini, ada beberapa risiko yang bisa ditimbulkan akibat mengupil, di antaranya menyebarkan agen infeksi (virus atau bakteri) dari jari ke hidung atau sebaliknya, mengiritasi bagian dalam hidung, dan menyebabkan mimisan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Menggunakan tisu

Upil penuh dengan kuman yang menjijikan. Agar tidak terjadi perpindahan kuman ke tangan, mulut, mata, atau anggota tubuh yang lain, sebaiknya bersihkanlah upil dengan tisu. Bungkus jari kelingking Anda menggunakan tisu, lalu korek hidung dengan perlahan agar tidak melukai selaput lendir hidung.

  1. Jangan gunakan cotton bud

Meski mudah untuk mengorek upil, cotton bud dapat melukai hidung dan sinus Anda. Bahkan jika digunakan terlalu keras, pembuluh darah di sekitar selaput lendir hidung bisa rusak dan mengeluarkan darah. Oleh sebab itu, hindari menggunakan cotton bud untuk membersihkan upil.

  1. Jangan mengorek terlalu dalam

Mengorek hidung terlalu dalam bisa mendorong upil lebih dalam lagi alih-alih membersihkannya. Hal tersebut juga dapat menyebabkan hidung terluka dan menimbulkan ketidaknyamanan. Jadi, bersihkan hidung Anda dengan lembut untuk menghindari bahaya ini. Selain itu, jangan pula mengorek hidung dengan kuku yang tajam karena bisa memicu upil berdarah. 

  1. Mencuci tangan

Setelah membersihkan upil, jangan lupa untuk cuci tangan menggunakan sabun dan air. Kebiasaan ini perlu dilakukan untuk menghindari adanya kuman-kuman yang menempel di jari tangan. Apabila tak ada sabun dan air, Anda juga bisa menggunakan hand sanitizer.

Read More

Manfaat Buah Jenitri, Buah Titisan Dewa yang Jarang Terdengar

Tahukah Anda buah jenitri? Atau Anda sudah pernah memakannya langsung? Buah jenitri telah dikenal sebagai buah titisan dewa. Jenitri sendiri merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropis, termasuk Indonesia. Beberapa daerah di Indonesia yang melimpah hasil buah jenitrinya adalah Jawa Tengah, Kalimantan, Bali, dan Timor. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui terkait khasiat buah jenitri untuk kesehatan tubuh.

Tanaman jenitri bermanfaat mulai dari batang, kulit, buah, dan bijinya. Sebagian masyarakat ada yang memanfaatkan kayunya untuk pertukangan dan sebagai bahan baku alat musik, seperti gitar dan piano. Adapun kulit buah jenitri berwarna biru keunguan, sedangkan bijinya berwarna kecoklatan. Buah jenitri memiliki biji yang keras, sehingga sering dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tangan, seperti tas, gelang, kalung, dan lainnya.

Di sisi lain, buah jenitri juga memiliki sejuta khasiat untuk kesehatan tubuh yang diyakini masyarakat dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Namun, apakah ini benar adanya?

Buah jenitri, buah titisan dewa

Istilah penyebutan buah jenitri di setiap daerah berbeda-beda. Masyarakat suku Sunda menyebutnya dengan Ganitri, Katulampa, dan mataSiwa. Adapun istilah lainnya adalah Sambung Susu (Jawa), Klitri (Madura), Biji Mala (Bali), dan BijiSima (Sulawesi Selatan).

Mungkin Anda masih bertanya-tanya, alasan buah jenitri dianggap sebagai buah titisan dewa. Istilah ini telah lama diberikan pada buah jenitri, diduga karena pemanfaatannya untuk membuat tasbih yang sering digunakan umat Hindu untuk berdoa. Banyak masyarakat meyakini bahwa tasbih dari biji jenitri dapat menghapus dosa-dosa. Bahkan, buah jenitri dikenal juga dengan Rudraksha atau Dewa Siwa, yaitu cerita legenda yang terkenal di tanah Hindustan, India. Inilah yang membuat adanya kepercayaan religius masyarakat terhadap buah ini.

Manfaat buah jenitri yang belum banyak orang tahu

Selain untuk membuat tasbih, ternyata buah jenitri dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal, karena bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Manfaatnya ini mulai dari sebagai obat penenang, antihipertensi, antiepilepsi, antidepresi, antidiabetik, analgesik, antibakteri, dan antiiflamasi. Meskipun begitu, penelitian secara ilmiah terkait manfaat buah jenitri untuk kesehatan tubuh ini masih terbatas.

Sebuah penelitian pada tahun 2011 yang diterbitkan oleh jurnal Agritech, menunjukkan bahwa kulit buah jenitri mengandung senyawa antosianin sebesar 23,87 mg per 100 gram. Antosianin digunakan sebagai pewarna alami makanan yang lebih sehat untuk menggantikan pewarna sintetik, khususnya warna merah yang sudah dilarang, yaitu FD&C Red # 40 dan FD&C Red # 3.

Penelitian lainnya pada tahun 2016 yang diterbitkan oleh jurnal Bioedukasi, menunjukkan bahwa biji buah jenitri dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen di dalam tubuh, seperti bakteri E. coli, Salmonella typhi, dan Shigella dysenteriae. Hal ini karena adanya senyawa flavonoid, glikosida, alkaloid, tanin, dan saponin yang memiliki efek sebagai antibakteri.

Kandungan kimia dalam inti biji buah jenitri didominasi oleh lemak, sehingga dapat diolah menjadi minyak biji jenitri. Hanya saja, kandungan asam lemak bebasnya ternyata tinggi, sedangkan asam lemak tidak jenuhnya masih rendah. Merujuk pada Jurnal Penelitian Pangan pada tahun 2016 terkait pemanfaat biji buah jenitri untuk minyak, menjelaskan bahwa minyak jenitri dapat digunakan sebagai bahan baku bioenergi apabila kandungan asam lemak bebasnya dikurangi hingga satu persen.

Catatan

Inilah beberapa manfaat buah jenitri yang belum banyak diketahui. Melihat masih terbatasnya penelitian ilmiah yang ada terkait buah ini, memang masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pemanfaatannya dalam dunia medis. Oleh sebab itu, buah jenitri belum bisa dijadikan sebagai obat pengganti resep dokter, karena masih kurangnya bukti yang valid terkait hal ini.

Read More

Perlukah Double Cleansing untuk Perawatan Wajah Pria?

Kebanyakan pria jarang memerhatikan penampilan wajahnya. Saat ini tak hanya wanita, pria pun harus disadarkan akan pentingnya merawat wajah. Perawatan wajah pria bukan sekadar demi mencapai estetika, melainkan juga demi kesehatan tubuh.

Bagi pria yang sering beraktivitas di luar ruangan, terkena terik matahari, polusi kendaran, debu, keringat, sebum, dan kotoran lainnya ada baiknya rutin melakukan perawatan. Perawatan double cleansing merupakan basic skincare yang wajib dilakukan. 

Apa itu double cleansing?

Double cleansing adalah metode pembersihan wajah yang terdiri dari 2 langkah. Cara ini bertujuan agar kotoran  di wajah terangkat dengan maksimal. Langkah yang pertama, menggunakan pembersih yang terdiri dari beberapa jenis pilihan, seperti:

  • Cleansing oil (berbahan dasar minyak)
  • Cleansing water (berbahan dasar air)
  • Cleansing milk (memiliki komposisi susu lebih banyak daripada minyak)
  • Cleansing balm (berbahan dasar minyak namun tidak cair)

Yang kedua, Anda bisa membasuh muka menggunakan sabun muka seperti biasa. Setelah kedua tahap tersebut dilakukan, wajah akan terasa lebih segar dan ringan.

Perawatan ini sebaiknya dilakukan secara rutin 2 kali sehari yakni sebelum memulai aktivitas di pagi hari dan setelah melakukan aktivitas di malam hari.

Mengapa harus melakukan double cleansing?

Jika selama ini pria biasanya hanya membersihkan muka menggunakan sabun muka, bahkan ada yang hanya menggunakan air saja, ternyata cara itu tidak cukup menghilangkan kotoran di wajah. Pembersihan yang tidak tuntas menyebabkan masalah kulit, yang paling umum adalah jerawat.

Kotoran yang menutup pori-pori menyebabkan minyak di lapisan kulit tersumbat, lalu mengaktifkan bakteri penyebab jerawat, kemudian memicu peradangan sehingga menimbulkan komedo dan jerawat.

Faktanya, wajah pria memproduksi minyak lebih banyak daripada wanita sehingga perawatan ini penting dilakukan. Tak hanya itu, double cleansing juga memicu regenerasi sel-sel baru dan mempersiapkan wajah menerima perawatan selanjutnya.

Cara memilih produk

Setiap kulit wajah memiliki kondisi yang berbeda-beda. Sebelumnya, Anda harus mengetahui tipe kulit yang dimiliki.

Anda bisa mengeceknya dengan cara observasi menggunakan pelembab. Caranya, bersihkan wajah dan keringkan. Oleskan pelembab selama 30 menit secara merata ke seluruh permukaan. Jika wajah tidak lengket maka kemungkinan tipe wajah Anda kering, jika muncul kilap di bagian hidung dan jidat kemungkinan bertipe kombinasi, jika mengkilap di seluruh permukaan wajah maka tipe wajah Anda berminyak. 

Pemilihan produk dengan bahan yang tidak sesuai berakibat buruk bagi wajah. Berikut ini cara pemilihan perawatan double cleansing berdasarkan tipe wajah:

  • Tipe normal

Tipe kulit ini cenderung tidak terlalu bermasalah sehingga pemilihan jenis perawatan double cleansing nya puntidak banyak pantangan dan aturan. Anda hanya perlu menjaga agar perawatan dilakukan secara rutin.

  • Tipe berminyak

Pria memiliki produksi sebum lebih banyak dari wanita karena tingginya hormon testosteron. Ini menyebabkan kulit wajah pria lebih mudah berminyak. Pada musim semi dan panas, produksinya cenderung semakin meningkat.

Bila memiliki tipe wajah ini, biasanya Anda juga semakin sering mengalami jerawat. Pilih pembersihberbahan dasar air seperti micellar water. Sebisa mungkin hindari cleansing oil, milk, atau balm karena ketiganya mengandung bahan minyak di dalamnya.

Pastikan setelah menyelesaikan rangkaian double cleansing, kulit wajah tidak terasa kering dan terasa ditarik. Hal tersebut merupakan indikasi bahwa perawatan yang diugunakan terlalu kering dan keras.

  • Tipe kering

Produksi sebum yang tidak banyak, membuat kulit lebih mudah berisik dan rentan menimbulkan luka apabila digaruk. Produk berbahan dasar minyak bisa menjadi pilihan. Selain itu, pilih juga produk dengan kandungan aloe vera agar lebih melembabkan.

  • Tipe kombinasi

Minyak biasanya muncul berlebih di zona T (area hidung dan dahi). Cleansing yang mampu mengurangi sebum sekaligus melembabkan menjadi pilihan terbaik. Sabun muka yang digunakan sebaiknya berbahan dasar alami dan tidak terlalu keras.

  • Tipe berjerawat

Tipe kulit ini membuat pemiliknya ekstra hati-hati dalam melakukan perawatan. Paling utama, sebisa mungkin hindari produk dengan bahan dasar minyak. Usahakan pilih bahan cleansing dengan klaim non-comedogenic yang artinya tidak mudah menyumbat pori dan menimbulkan komedo. Kandungan asam salisilat pada sabun muka juga bisa membantu melawan bakteri penyebab jerawat.

Hindari sabun muka yang memiliki bahan scrub karena efek gesekannya bisa membuat luka pada jerawat yang meradang.

  • Tipe sensitif

Wajah mudah mengalami inflamasi jika salah melakukan perawatan. Sebaiknya Anda memilih cleansing dengan bahan alami dan lembut serta hindari produk dengan komposisi alkohol atau fragrance di dalamnya.

Kendala perawatan wajah pria biasanya terletak pada keengganan pria melakukan rutinitas tersebut. Yang perlu diingat, perawatan ini merupakan investasi yang penting untuk kesehatan kulit di masa depan.

Read More

Mengenal dan Memahami Obat Ambeien

rekomendasi obat ambeien

Ambeien atau wasir bukanlah suatu penyakit sepele. Diperlukan bantuan medis profesional dan obat ambeien yang tepat guna bisa pulih dari nyeri yang disebabkan oleh jenis penyakit yang satu ini. Jika tidak, Anda mesti bersiap dengan rasa nyeri yang berkelanjutan sampai menyebabkan Anda tidak nyaman bahkan untuk duduk sekalipun. 

Secara sederhana, wasir merupakan penyakit saluran pencernaan yang disebabkan oleh peningkatan tekanan dalam perut akibat mengejan terlalu lama. Kondisi peningkatan tekanan dalam perut tersebut berakibat pada peradangan di pembuluh darah vena yang ada di sekitar anus. Jenis penyakit ini kerap menghampiri orang dewasa yang berada dalam kondisi sembelit, hamil, atau yang memiliki gejala batuk berkelanjutan. 

Ambeien tersemasuk penyakit kambuhan yang akan memberikan sensasi panas dan nyeri tiap kali Anda duduk, khususnya ketika peradangan sedang kumat. Untuk itu, mengenal dan memahami obat ambeien terbaik perlu dipahami guna meredakan rasa nyeri akibat ambeien. 

Pahami Jenis Ambeien 

Ambeien dikenal pula dengan istilah wasir di Indonesia. Ada dua jenis ambeien yang mesti dipahami karena menimbulkan tingkat rasa sakit yang berbeda, seperti di bawah ini. 

  • Ambeien Internal 

Gejala paling kasat mata dan terasa dari ambeien adalah ada tidaknya benjolan di sekitar lubang anus sebagai bentuk peradangan. Namun, tidak semuanya kelihatan. Jika Anda mengalami ambeien internal, Anda tidak akan mudah merasakan adanya benjolan di anus karena peradangan lebih ada di bagian dalam rektum. 

Namun, ambeien internal sangat mungkin membuat anus Anda mengeluarkan darah ketika sedang kambuh. Rasa nyeri tidak akan terlalu terasa ketika mengalami jenis ambeien yang satu ini, namun akan diikuti oleh rasa gatal yang sulit tertahan. Sebaiknya Anda tidak mengusap daerah sekitar anus ketika rasa gatal itu terasa sebab justru bisa menimbulkan iritasi yang lebih parah.

  • Ambeien Luar  

Ambeien luar akan menimbulkan rasa nyeri yang lebih menyakitkan daripada ambeien dalam ketika sedang kambuh. Ini karena kulit di sekitar anus kemungkinan akan terkikis karena adanya benjolan yang merupakan gumpalan darah akibat ambeien. 

Rasa sakit pada ambeien luar bisa sangat parah bahkan membuat Anda sulit untuk duduk dalam waktu sebentar saja. Rasa sakit ambeien luar juga mungkin datang secara tidak terduga. Selain rasa nyeri, rasa gatal juga akan ikut menyertai dan menambah perasaan tidak nyaman. 

Obat untuk Nyeri Ambeien 

Sudah banyak penanganan medis yang bisa Anda pilih untuk memulihkan kondisi ambeien ataupun wasir. Jika sudah tahap parah, dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk menjalani operasi jika benjolan wasir sudah terlalu besar. Ada pula pilihan penanganan dengan obat-obat resep guna memulihkan peradangan dan nyeri akibat wasir. 

Mayoritas jenis obat ambeien yang digunakan untuk mengobati wasir bukanlah jenis oral. Dokter akan cenderung meresepkan obat berupa krim atau salep yang bertujuan mengurangi rasa gatal serta meredakan peradangan di sekitar rektum Anda.  Obat ambeien yang berupa krim atau salep umumnya mengandung bahan-bahan sebagai berikut. 

  • Witch hazel 
  • Phenylephrine
  • Lidocaine 
  • Hidrokortison 

Krim atau salep yang diresepkan dokter umumnya bertujuan mengurangi ukuran peradangan ambeien. Namun khusus untuk mengurangi rasa nyeri, dokter mungkin juga akan memberikan obat berjenis pramoxine, ibuprofen, ataupun asetaminofen.

Sebagai peringatan, obat salep dengan kandungan hidrokortison pun dianjurkan tidak dipakai lama-lama. Dokter biasanya hanya meresepkan pemakaian obat ambeien tersebut untuk satu minggu. Ini karena hidrokortison memiliki efek samping membuat jaringan rektum lebih tipis jika digunakan terlalu sering. 

Jika obat salep ataupun pereda nyeri tidak mampu juga mengurangi pembengkakan di jaringan rektum, dokter mungkin akan memberikan Anda pilihan obat lain berjenis pramoksin 

Meskipun wasir yang lebih kecil sering hilang dengan sendirinya, terkadang dokter perlu meresepkan obat yang lebih kuat. Mereka mungkin merawat Anda dengan hidrokortison berkekuatan resep dan sediaan pramoksin. Jika tidak berefek juga karena pembengkakan sudah menimbulkan benjolan yang terlalu besar, opsi untuk melakukan operasi akan disarankan oleh dokter.

Read More

Cara Membuat Lilin Lebah yang Bisa Dicoba

Siapa sangka jika lebah tidak hanya menghasilkan madu, hewan yang satu ini ternyata bisa menghasilkan bee pollen dan lilin lebah, alias beeswax. Tidak jauh berbeda dengan madu, beeswax ini memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh manusia. Namun berbeda dengan madu, beeswax tidak dikonsumsi dengan cara dimakan atau diminum.

Pada umumnya beeswax diaplikasikan pada kulit seperi untuk pelembap kulit dan bibir, selain itu juga dapat digunakan sebagai pengolahan, pengemasan dan pengawetan beberapa makanan. Beeswax juga sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan kulit, tetapi bagi seorang yang memiliki masalah kulit tidak boleh terburu-buru menggunakannya.

Membuat Lilin Lebah

Beeswax muncul akibat koloni lebah pekerja membuat sarang dengan bentuk heksagon, selama masih hidup, lebah pekerja ini mengeluarkan kelenjar dari pori-pori yang bisa mengubah gula dalam madu menjadi lilin. Sebelum membuat beeswax, langkah pertama yang harus dikerjakan adalah menyiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan di antaranya.

  • Dua sendok makan beeswax siap pakai, biasanya berbentuk butiran.
  • Setengah cangkir minyak zaitun dan satu sendok teh minyak lemon esensial.
  • Wadah plastik atau kaca bertutup dan gelas ukur atau wadah kaca tahan panas.

Lebah pekerja yang kemudian mengunyah lilin-lilin hingga lembut dan membentuk sebuah tekstur, setelahnya lilin lunak dimasukkan ke dalam struktur sarang lebah. Lebah sudah dapat memproduksi lilin ketika usia mereka 12 hingga 18 hari, hal inilah yang membuat para peternak lebah turut memanen lilin saat panen madu, berikut beberapa langkah untuk membuat beeswax.

  • Langkah pertama yang dilakukan campurkan minyak zaitun dan lilin ke dalam wadah yang tahan panas.
  • Lalu panaskan selama beberapa menit di dalam microwave, keluarkan kemudian aduk-aduk lalu masukkan kembali hingga seluruhnya mencair dan menyatu dengan sempurna.
  • Selain menggunakan microwave, untuk melelehkan lilin bisa dilakukan dengan cara menyetimnya selama beberapa menit.
  • Kemudian tuangkan air ke atas teflon atau panci, masukkan mangkok kaca yang berisi mnyak dan lilin, aduk-aduk hingga mencair seluruhnya.
  • Sangat disarankan untuk menggunakan api medium ketika membuat beeswax agar hasil yang didapat sempurna.
  • Jika campuran lilin dan minyak zaitun sudah meleleh dan bercampur dengan baik, masukkan ke dalam wadah tertutup yang sebelumnya sudah dipersiapkan, lalu diamkan beberapa menit.
  • Masukkan minyak lemon esensial ke dalamnya, fungsi dari diberikannya minyak ini adalah memberi aroma segar yang bersih dan mampu menghilangkan noda minyak dan lengket.
  • Setelahnya aduk ketiga campuran tersebut hingga menghasilkan konsistensi yang tampak lembut dan memiliki temperatur dengan suhu ruangan.

Manfaat Beeswax

  • Mengatasi Peradangan

Penyakit kulit yang membuat kulit menjadi gatal karena munculnya psoriasis dan eksim, peradangan kulit kronis juga dapat terjadi jika seseorang mengalami penyakit ini. Beeswax bisa menjadi pilihan tepat untuk mengatasi kondisi ini, sama seperti madu yang mengandung komponen antiperadangan sehingga sangat baik untuk diandalkan.

  • Melembapkan Kulit

Lilin lebah kerap dijadikan sebagai salah satu bahan dan komposisi beberapa produk perawatan kulit, antioksidan yang terkandung di dalamnya mampu menangkal radikal bebas, memperbaiki kulit kering hingga memperbaiki kulit kasar dan pecah-pecah. Beeswax diketahui kaya akan vitamin A dan emolien yang dapat membantu melembutkan serta menghidrasi kulit.

  • Melindungi Hati

Antioksida yang terkandung di dalam beeswax membantu melindungi hati, selain itu kandungan alkohol juga ditemukan dalam sarang lebah. Alkohol lilin ini diketahui dapat untuk mengevaluasi tingkat aman atau tidaknya jika digunakan oleh orang yang menderita penyakit hati.

Read More

Rekomendasi Buah Rendah Gula untuk Diet Rendah Karbo

rekomendasi buah rendah gula untuk diet karbo

Kadar gula yang terdapat pada buah-buahan tentu tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Ada beberapa buah mengandung gula yang lebih tinggi sehingga orang yang sedang diet rendah karbo tidak bisa menikmatinya. Tidak perlu khawatir, meskipun demikian ada juga buah yang memiliki kadar gula rendah sehingga Anda tidak perlu cemas saat mengonsumsinya. Apa saja buah-buahan yang direkomendasikan untuk diet rendah karbo?

  1. Raspberry

Meskipun di Indonesia lebih mudah mendapatkannya dengan membeli online, buah raspberry juga menjadi salah satu buah gula yang cocok untuk Anda yang sedang menjalani diet rendah karbo. Pada setiap cangkir buah raspberry, gula yang terkandungan hanya sekitar 5 gram. Takaran ini jumlahnya kira-kira melebihi satu sendok teh. Selain rendah gula, buah raspberry memiliki beragam nutrisi lain yang mengesankan, termasuk vitamin C, selenium, bahkan kelompok antioksidan flavonoid.

  1. Alpukat

Buah alpukat cocok dijadikan snack sehat untuk diet rendah karbo. Alpukat merupakan salah satu buah rendah gula yang bisa rutin Anda konsumsi. Bahkan, satu buah alpukat mentah hanya mengandung gula sekitar 1 gram.

  1. Kiwi

Buah kehijauan ini ternyata juga menjadi buah rendah gula. Untuk setiap satu buah kiwi, terkandung gula sekitar 6 gram. Kiwi juga menjadi salah satu buah yang kaya dengan vitamin C.

  1. Lemon

Perasan buah lemon juga sering ditambahkan untuk menyegarkan minuman maupun menambah cita rasa masakan. Buah sitrus ini juga menjadi salah satu buah yang rendah kadar gulanya. Untuk satu buah lemon, gula yang terkandung hanya berkisar hingga 1 hingga 2 gram. Jika mengambil perasan buah lemon, kulitnya jangan sampai Anda buang. Sebab, kulit lemon juga menawarkan banyak manfaat dan nutrisi, termasuk serat dan vitamin C.

  1. Jeruk

Apabila satu porsi makan jeruk Anda hanya satu buah, maka buah populer ini juga dikategorikan sebagai buah rendah gula. Satu jeruk berukuran sedang mengandung gula sekitar 12 gram, selain juga kaya dengan vitamin C.

  1. Jambu biji

Satu buah jambu biji memberikan gula hanya sekitar 4,9 gram sehingga buah ini juga dikategorikan sebagai buah rendah gula. Buah yang mudah dicari ini juga relatif tinggi dengan protein, kaya vitamin C, vitaminA, folat, dan menjadi sumber yang baik untuk kalim.

  1. Buah persik

Meskipun rasanya manis, buah persik juga cenderung mengandung kadar gula yang rendah. Satu buah persik berukuran sedang mengandung gula kurang dari 13 gram. Persik juga mengandung zat antioksidan seperti asam kafeat dan karotenoid, dua antioksidan yang dikaitkan dengan efek anti-kankernya.

  1. Semangka

Anda pasti tidak menyangka bahwa buah manis ini juga mengandung gula dengan kadar yang rendah. Secara spesifik, secangkir semangka yang dipotong dadu mengandung kurang dari 10 gram gula. Namun ingat, semua bergantung pada porsi yang Anda konsumsi.

Ingat bahwa asupan gula yang Anda masukkan ke tubuh akan bergantung pada porsi buah yang dimakan. Misalnya, satu cangkir potongan semangka memang cenderung rendah gula, yakni kurang dari 10 gram. Namun, jika Anda mengonsumsinya 3-4 cangkir sekali makan, jumlah gulanya tentu juga meningkat

Read More

Menakar Tingkat Efektivitas Sabun Antiseptik

Sabun antiseptik dapat menghasilkan banyak berbusa seperti sabun biasa

Di pasar beredar begitu banyak jenis sabun yang bisa digunakan oleh manusia. Perbedaannya terletak mulai dari jenis, wangi, hingga kandungan bahan. Berkaitan dengan kandungan bahan, tersedia sabun antiseptik dan sabun biasa atau tanpa kandungan bahan yang bisa membunuh kuman.

Di dalam sabun antiseptik terkandung suatu bahan yang bersifat antibakteri. Tujuan penambahan ini sudah pasti untuk menghentikan sisa bakteri yang masih ada di kulit untuk menggandakan diri, sekaligus mengurangi hingga mencegah potensi terjadinya infeksi.

Zat kimia yang dinilai sebagai antibakteri itu umumnya adalah triclosan. Dalam penelitian skala laboratorium, penambahan triclosan memberi manfaat nyata untuk mengurangi jumlah bakteri dibanding sabun biasa. Masalahnya, di lapangan zat ini justru dinilai tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap kesehatan manusia.

Jadi, sebenarnya penggunaan antiseptik itu perlu atau tidak? Untuk menjawab pertanyaan itu, ada baiknya membaca beberapa informasi mengenai efektivitas sabun antiseptik di bawah ini:

  • Mengandung Bahan Antimicrobial Aktif

Sabun antiseptik dirancang dengan bahan antimikroba atau antibakteri khusus yang tak dapat ditemukan pada sabun biasa. Pada banyak produk sabun antiseptik, bahan antibakteri aktif yang digunakan berupa triclosan dan triclocarban. Meski pada dasarnya terbukti aman digunakan, penggunaan dua jenis bahan antimicrobial ini perlahan mulai ditinggalkan. 

Itu sebabnya, beberapa merek sabun antiseptik modern telah mengganti penggunaan triclosan dan triclocarban dengan bahan antibakteri natural yang terinspirasi dari alam. Dengan begitu, manfaat melawan kuman tetap bisa didapatkan, dan faktor kesehatan keluarga juga tetap terjaga.

  • Memiliki Kandungan Timol

Agar dapat melindungi dan membersihkan tubuh dari bakteri jahat secara maksimal, sabun antiseptik juga dihadirkan dengan beberapa bahan spesial, salah satunya yaitu timol. Untuk diketahui, timol dikenal sebagai bahan antiseptik alami yang berasal dari tanaman herbal bernama timi. 

Bahan antiseptik timol sendiri didapatkan dari bagian kuncup dan minyak daun tanaman timi. Tak hanya menghasilkan wewangian khas, timol juga dikenal ampuh membersihkan kulit dan mencegah infeksi. Kandungan timol yang penuh manfaat ini akan sangat sulit ditemukan pada produk sabun biasa.

  • Lebih Efektif Membasmi Kuman

Salah satu tugas utama sabun antiseptik adalah mengurangi atau bahkan membasmi kuman penyebab penyakit. Mengingat risiko paparan kuman dalam aktivitas sehari-hari sangat tinggi, kandungan bahan pembersih dalam sabun biasa terkadang tak cukup melindungi tubuh. 

Di sinilah sabun antiseptik menawarkan peran penting. Dengan kandungan bahan antibakteri khusus, sabun antiseptik efektif melindungi tubuh dari kuman yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, memicu pertumbuhan jamur, atau penularan penyakit.

  • Pilihan Tepat Saat Sistem Imun Lemah

Bahaya infeksi bakteri dan kuman tentu sudah menjadi rahasia umum. Ada begitu banyak penyakit, dari ringan hingga berbahaya, yang bisa muncul karena bakteri dan kuman yang bersarang di tubuh. 

Itu sebabnya, tubuh manusia sudah dilengkapi mekanisme pertahanan alami untuk melindungi diri dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, maupun virus. Namun, saat sedang sakit atau tidak fit, sistem imunitas tubuh manusia akan ikut melemah. 

Sebagai akibatnya, tubuh tidak mendapat perlindungan maksimal dan rentan terinfeksi kuman atau bakteri. Dalam hal ini, bahan antimicrobial yang dimiliki sabun antiseptik dapat menjadi alternatif pelindung yang baik.

***

Beberapa informasi di atas mungkin dapat menjadi pertimbangan bagi para konsumen sebelum menentukan pilihan terkait sabun antiseptik ini. Mungkin untuk beberapa hal dan kasus tertentu, sabun antiseptik bisa bermanfaat bagi Anda dan keluarga.

Namun, jika dirasa Anda tidak mendapat manfaat berarti dari sabun antiseptik yang digunakan, tak ada salahnya kembali atau tetap menggunakan sabun biasa, lho. Lagi pula, sabun biasa juga sudah cukup baik dalam hal membersihkan tubuh seseorang setelah seharian beraktivitas.

Read More