Mengenal Kista Ginjal, Gejala dan Penyebab Penyakit Ini

Apa Itu Kista Ginjal? Ini Gejala dan Penyebabnya yang Harus Anda ...

Kista ginjal merupakan kantung yang berisi cairan yang tumbuh di dalam ginjal Anda. Ginjal adalah organ tubuh yang berbentuk menyerupai kacang dan bertugas untuk menyaring limbah dan kotoran dari aliran darah dan membuangnya lewat air seni. Anda dapat memiliki kista di salah satu ginjal atau kedua ginjal sekaligus. Ada dua jenis kista ginjal, yaitu kista simpel dan penyakit ginjal polikistik. Kista ginjal simpel merupakan kista “individu” yang terbentuk di ginjal. Kista jenis ini memiliki dinding yang tipis dan mengandung cairan seperti air. Sementara itu, penyakit ginjal polikistik (PKD) merupakan sebuah kondisi turunan yang menyebabkan banyak terbentuknya kista di ginjal. Kista jenis ini dapat merusak ginjal apabila dibiarkan tumbuh. 

Penyebab dan gejala

Kista ginjal biasanya tidak berbahaya karena kondisi ini umumnya tidak menunjukkan adanya gejala yang serius. Bahkan banyak orang tidak menyadari mereka memiliki kista ginjal hingga mereka melakukan pemeriksaan pemindaian pencitraan karena alasan tertentu. Beberapa kista memiliki ukuran yang kecil, bahkan Anda tidak bisa melihatnya tanpa bantuan mikroskop. Namun, dalam kasus tertentu, kista ginjal dapat berukuran sebesar bola tenis, dan dapat menekan organ-organ di dekatnya dan menyebabkan rasa sakit. 

Kista ginjal ringan umumnya tidak menyebabkan gejala apapun. Apabila kista jenis ini bertambah besar dan terinfeksi, beberapa gejala yang dapat timbul di antaranya adalah demam, rasa sakit pada punggung, rasa sakit pada perut bagian atas, pembengkakan perut, sering buang air kecil dibandingkan dengan biasanya, darah pada air seni, dan air seni yang berwarna gelap. Sementara itu, penyakit ginjal polikistik (PKD) dapat menyebabkan gejala seperti rasa sakit pada punggung dan sisi tubuh, tekanan darah tinggi, serta adanya darah pada urin. 

Hingga kini, dokter masih belum tahu secara pasti apa yang menyebabkan kista ginjal simpel. Kemungkinan penjelasannya adalah karena ginjal memiliki jutaan tubulus kecil yang mengumpulkan urin. Kista dapat tumbuh ketika tabung tersebut tersumbat, bengkak, dan terisi cairan. Kemungkinan lain adalah karena kista tumbuh ketika kantung yang bernama “diverticula” terbentuk di daerah tubulus yang lemah dan terisi cairan. Anda akan lebih mudah menderita kista ginjal seiring bertambahnya usia. Misalnya saja, pada usia 40 tahun, sekitar 25% orang akan menderita kondisi ini. Saat berumur 50 tahun, sekitar 50% orang akan memiliki kista, dengan laki-laki memiliki risiko yang lebih besar menderita kista dibandingkan dengan perempuan. Penyakit ginjal polikistik (PKD) merupakan penyakit turunan, dalam arti penyakit ini disebabkan oleh perubahan gen yang diwariskan dalam keluarga. 

Komplikasi kista ginjal

Kebanyakan kasus kista ginjal ringan tidak akan menyebabkan komplikasi atau masalah kesehatan serius. Namun, dalam kasus-kasus tertentu yang langka, komplikasi seperti kista yang pecah (dapat menyebabkan rasa sakit parah pada punggung dan sisi tubuh), terinfeksi (menyebabkan demam dan rasa sakit)i, atau ginjal yang membengkak akibat gangguan air seni  (kista ginjal yang mengganggu aliran air seni normal dapat menyebabkan pembengkakan pada ginjal atau dikenal dengan istilah hydronephrosis). 

Kebanyakan kista ginjal simpel tidak berbahaya. Apabila kista ginjal tumbuh, sclerotherapy atau operasi dapat mengangkat kista dengan mudah tanpa akan memberikan komplikasi jangka panjang terhadap kesehatan tubuh. Sementara itu, penyakit ginjal polikistik (PKD) dapat menjadi penyakit yang lebih serius. Apabila tidak diobati dengan benar, penyakit ginjal polikistik (PKD) dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan kegagalan ginjal. 

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>