Jenis dan Obat Biang Keringat

Biang keringat merupakan sebuah kondisi yang sangat mengganggu, terutama apabila menyerang anak-anak dan bayi. Tidak hanya memberikan rasa tidak nyaman, beberapa jenis biang keringat bahkan menyebabkan rasa sakit. Biang keringat adalah kondisi kulit yang sering menyerang anak-anak dan orang dewasa yang berada di kondisi lingkungan dengan cuaca yang lembap dan panas. Anda dapat menderita baing keringat ketika pori-pori kulit tersumbat dan keringat tidak dapat keluar. Artikel ini akan membahas apa saja jenis biang keringat sekaligus perawatan dan obat biang keringat.

Jenis-jenis biang keringat

Sebelum membahas tentang obat biang keringat, ada baiknya kita mengetahui penyebab serta jenis biang keringat. Penyebab utama kondisi ini adalah adanya gesekan pada permukaan kulit. Orang dewasa biasanya menderita biang keringat pada bagian tubuh yang sering mendapatkan gesekan, misalnya pada bagian paha dalam atau di bawah lengan. Sementara itu, bayi memiliki biang keringat pada bagian leher, namun juga dapat berkembang di lipatan-lipatan kulit seperti ketiak, siku, dan paha. Ada tiga jenis biang keringat, yaitu:

  • Miliaria crystallina

Miliaria crystallina merupakan jenis biang keringat yang umum terjadi. Biang keringat jenis ini juga yang paling ringan. Apabila Anda melihat ada benjolan kecil berwarna putih atau bening yang berisi cairan di permukaan kulit, itu tandanya Anda menderita miliaria cystallina. Benjolan tersebut adalah gelembung keringat dan sering mudah pecah. Biang keringat jenis ini tidak gatal ataupun menyakitkan, dan lebih sering terjadi pada bayi dibandingkan dengan orang dewasa.

  • Miliaria rubra

Biang keringat jenis ini lebih umum terjadi menyerang orang dewasa dibandingkan dengan anak-anak dan bayi. Miliaria rubra dikenal dapat memberikan rasa tidak nyaman apabila dibandingkan dengan miliaria crystallina karena kondisi ini terjadi di bagian luar lapisan kulit (epidermis) yang lebih dalam. Miliaria rubra terjadi di kondisi yang panas dan lembap dan dapat menyebabkan sensasi gatal dan serasa tertusuk duri, benjolan-benjolan merah pada kulit, berkurangnya keringat pada area yang terkena biang keringat, dan peradangan pada kulit karena tubuh tidak dapat mengeluarkan keringat melalui permukaan kulit. Benjolan yang terjadi akibat miliaria rubra juga terkadang berubah terisi dengan nanah.

  • Miliaria profunda

Biang keringat jenis ini jarang ditemui. Namun, kondisi ini dapat terjadi dalam waktu yang lama dan berubah menjadi kronis. Biang keringat ini terjadi pada dermis, lapisan kulit yang lebih dalam. Miliaria profunda sering terjadi pada orang dewasa yang melakukan aktivitas fisik yang menyebabkan berkeringat. Apabila Anda memiliki miliaria profundal, Anda akan melihat ada benjolan-benjolan besar dan keras berwarna daging. Karena biang keringat mencegah keringat keluar dari permukaan kulit, kondisi ini dapat menyebabkan pusing dan mual.

Biang keringat jarang menjadi kondisi yang serius, dan biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari tanpa perlu adanya pengguaan obat biang keringat. Namun, segera hubungi dokter apabila saat memiliki biang keringat, Anda menderita gejala lain seperti demam, badan menggigil, rasa sakit yang bertambah, dan nanah keluar dari benjolan. Jika biang keringat anak tidak hilang dalam beberapa hari, hubungi dan konsultasi dengan dokter anak. Dokter akan merekomendasikan penggunaan lotion seperti calamine atau lanolin untuk meredakan gatal dan mencegah kerusakan lanjutan. Pastikan kulit selalu dingin dan kering guna meringankan gejala biang keringat. Anda juga dapat mencegah konsisi ini dengan tidak memakai lotion atau krim yang terlalu tebal guna menghindari pori-pori tersumbat.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>