Category Uncategorized

Ini Dia Perbedaan Mulas dengan Serangan Jantung

Agak susah untuk membedakan antara mulas dan serangan jantung karena gejala-gejalanya yang hampir sama. Selain bagian dada yang terasa panas, gejalanya juga bisa berlangsung lama.

Gejala mulas diakibatkan oleh asam lambung yang memasuki area kerongkongan sehingga dada terasa sakit saat membungkuk atau saat sedang tidur. Selain itu, kerongkongan terasa panas dan asam. Terkadang juga disertai batuk dan sakit tenggorokan.

Konsultasikan gejala-gejala ini kepada dokter Anda jika Anda membutuhkan diagnosa lebih lanjut. Biasanya, dokter akan menyarankan Anda untuk mengikuti serangkaian tes kesehatan yang spesifik untuk mengetahui seberapa parahnya kondisi tersebut dan perawatan apa yang dapat diberikan untuk Anda.

Gejala Mulas atau Serangan Jantung?

Serangan jantung seringnya diawali dengan gejala sakit pada bagian dada dan terkadang disertai rasa panas. Sulit untuk membedakan gejala mulas atau serangan jantung karena ciri-cirinya yang hampir sama. Namun serangan jantung dapat dihubungkan dengan berat badan seseorang. Semakin gemuk seseorang, semakin tinggi risiko terkena serangan jantung.

Meski begitu, mulas dapat diidentifikasi dengan beberapa gejala berikut:

  • Area bagian iga mengalami rasa panas dan mulut dan kerongkongan terasa asam.
  • Rasa sakit ini tidak menyebar ke area bahu, leher maupun tangan
  • Rasa mulas biasanya muncul sesaat setelah selesai makan
  • Rasa sakit juga terasa saat tidur atau saat melakukan olahraga yang mengandalkan perut
  • Gejala akan hilang setelah meminum antacid
  • Jarang berkeringat dingin atau sesak napas

Kapan Anda harus menguhubungi dokter?

Ketika rasa sakit tak kunjung hilang, ada baiknya untuk mengonsultasikan kondisi Anda dengan ahlinya. Hal ini dikarenakan gejala serangan jantung pun bisa cepat hilang, sama seperti saat Anda mulas.

Berikut adalah beberapa gejala penyakit jantung:

  • Perut terasa penuh hingga ke bagian dada
  • Dada terasa sesak seperti sedang diikat
  • Rasa sakit setelah berolahraga namun sembuh setelah istirahat
  • Rasa sakit pada dada yang semakin sering dirasakan
  • Kepala pusing
  • Rasa sakit yang menyebar ke area bahu, leher, hingga lengan
  • Rasa sakit yang sembuh saat meminum obat mengandung nitroglycerin
  • Sesak napas
  • Keringat dingin dan gejalan lainnya

Jika gejala-gejala tersebut berlangsung selama lebih dari beberapa menit, hal itu menandakan keadaan yang serius dan harus segera menghubungi dokter.

Read More

Makanan Penyebab Kembung dan Alternatifnya

Semua orang pasti pernah mengalami perut kembung dan rasanya sangat tidak nyaman apalagi ketika rasa panas menjalar ke dada hingga kerongkongan. Kembung bisa disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi dan tentunya dengan memberikan perhatian terhadap apa yang Anda makan – Anda dapat terhindar dari rasa tidak nyaman yang ditimbulkan.

Sebelum kita membahas makanan penyebab kembung, ada hal mendasar yang patut dipahami dulu. Terlepas dari makanan apa yang Anda makan, perut kembung bisa disebabkan karena makan dalam porsi yang terlalu banyak dan menelan terlalu cepat. Seringkali, ketika kita lapar, kita akan makan dalam jumlah besar dan menelan dengan terburu-buru lalu akhirnya perut terasa sakit dan kembung. Yang bisa Anda lakukan adalah, dengan makan perlahan-lahan dan menikmati rasa setiap suapnya. Dengan begini, Anda akan menghindari kemungkinan terkena perut kembung.

Berikut adalah makanan penyebab kembung yang perlu Anda hindari

  1. Makanan berlemak

Makanan yang berlemak cenderung berada di perut dalam jangka waktu yang lebih lama dan mengakibatkan rasa ketidaknyamanan. Lebih lagi jika makanan berlemak ini dikonsumsi dalam porsi besar seperti sepiring ayam goreng dan kentang, misalnya.

  • Makanan yang digoreng

Anda dapat mengurangi lemak pada makanan dengan cara memanggang atau membakarnya alih-alih menggoreng. Selain itu, buang kulit pada daging yang diolah untuk mengurangi lemak yang bisa mengakibatkan perut kembung.

  • Makanan dengan kadar asam yang tinggi

Buah sitrus seperti anggur dan jeruk memiliki kadar asam yang cukup tinggi. Begitu juga cuka, tomat dan saus marinara. Hindari mengonsumsi makanan tersebut saat perut kosong.

  • Minuman bersoda

Minuman bersoda dapat membuat perut kembung. Minuman yang tidak berkarbonasi seperti teh hangat dan susu, akan memberikan kenyamanan pada perut Anda.

  • Cokelat

Makanan berbahan dasar cokelat seperti kue dan permen memiliki kandungan kafein yang bisa mengakibatkan perut terasa kembung.

  • Makanan pedas

Makanan pedas memang menggugah selera namun sayangnya ini dapat membuat perut Anda kembung dan terasa panas jika dikonsumsi secara berlebihan.

Bagaimana mengatasi perut kembung

  1. Catat perkembangan kesehatan Anda

Hal ini dapat dimulai dengan mencatat makanan apa yang Anda makan sepanjang hari dan mulai mengurangi porsi makanan tersebut jika dapat memicu perut kembung

  • Mengunyah permen karet

Mengunyah permen karet akan membuat mulut Anda memproduksi air liur yang bisa menetralisir asam. Pilih permen karet dengan rasa yang manis karena rasa mint bisa memicu naiknya asam lambung.

  • Memulai hidup sehat

Cara mudah memulai hidup sehat adalah dengan makan 3 jam sebelum tidur, mengurangi merokok serta memperhatikan porsi makan Anda.

Read More

Meminimalisir Jet Lag dengan Atur Ulang Jam Sirkadian

Setelah liburan panjang, jet lag selalu menjadi topik di manapun. Sekolah, kampus hingga kantor. Ketika kita melakukan perjalanan jarak jauh melintasi beberapa zona waktu, beberapa dari kita dapat bertahan dari perjalanan tanpa merasa ada masalah dengan tubuh. Mereka yang terbang kembali dari luar negeri mungkin akan diserang oleh gejala jet lag – kelelahan, insomnia, gangguan pencernaan, dan sakit kepala – selama beberapa hari saat mereka kembali bekerja.

Menurut Dr. Charles A. Czeisler, direktur Divisi Kedokteran Tidur di Harvard Medical School, jet lag disebabkan oleh ketidaksejajaran antara lingkungan eksternal dan jam internal di otak (jam sirkadian) yang mendorong kinerja harian kita, kewaspadaan, dan kemampuan untuk tidur.

Bagaimana Jet Lag Bisa Terjadi?

Jam master internal kita terdiri dari sekelompok 20.000 neuron di otak tepat di atas saraf optik yang bekerja mengontrol ritme sirkadian kita. Sebagai tanggapan terhadap cahaya dan isyarat lain dari lingkungan, ia mengoordinasikan fungsi sistem tubuh yang berbeda selama 24 jam dan mengatur kapan kita tidur dan bangun.

 Ketika lingkungan berubah, jam internal kita menggunakan isyarat lingkungan untuk mengatur ulang secara bertahap, dengan rata-rata satu jam sehari. Jika Anda melewati beberapa zona waktu dalam hitungan jam, tidak ada cukup waktu untuk jam internal Anda untuk menyinkronkan tubuh Anda dengan zona waktu baru. Akibatnya, muncullah banyak gejala yang kita kenal sebagai jet lag.

Bagaimana Cara Meminimalisir Jet Lag?

Jika Anda akan melakukan perjalanan bisnis atau liburan musim dingin dalam waktu dekat, Anda mungkin dapat meminimalkan efek dari zona waktu persimpangan dengan memberikan jam internal Anda beberapa petunjuk yang bermanfaat. Jika tujuan Anda hanya satu atau dua zona jauhnya, Anda mungkin hanya perlu melakukan sedikit penyesuaian, seperti makan, tidur, dan bangun lebih awal dari biasanya. Tetapi jika Anda melintasi beberapa zona waktu, Anda mungkin ingin mencoba beberapa hal berikut ini:

  • Secara bertahap lakukan peralihan sebelum perjalanan. Selama beberapa hari sebelum Anda pergi, pindahkan waktu makan dan waktu tidur secara bertahap lebih dekat ke jadwal tujuan Anda
  • Jaga tubuh tetap terhidrasi. Selama penerbangan, minum banyak cairan, tetapi jangan yang mengandung  kafein atau alkohol. Kafein dan alkohol bisa menyebabkan dehidrasi, yang memperburuk gejala jet lag dan mengganggu tidur
  • Gunakan matahari untuk membantu Anda menyesuaikan kembali jam tubuh Anda. Jika Anda harus bangun lebih awal di tempat tujuan Anda, keluarlah di pagi hari. Jika Anda perlu bangun agak siang, berjemurlah di bawah sinar matahari sore

Jika Anda sering mengalami masa jet lag yang parah, cobalah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui apakah ada saran lain untuk membantu Anda mengatur jam sirkadian dengan lebih baik.

Read More