Category Uncategorized

Zoom Fatigue, Salah Satu Dampak Negatif Video Call

Saat pandemi Covid-19, banyak hal yang berubah dalam aktivitas harian termasuk pergantian pertemuan tatap muka langsung menjadi online. Hampir semua masayarakat mengubah bentuk pertemuan mereka dengan cara video call lewat berbagai aplikasi gratis yang disediakan.

Munculnya kebiasaan baru memungkinan timbulnya dampak negatif video call setelahnya. Termasuk aktivitas video call terus menerus yang menyebabkan fenomena baru bernama zoom fatigue. 

Apa itu zoom fatigue?

Kondisi ini menunjukkan kelelahan atau kejemuan berlebihan akibat melakukan video call secara terus menerus. Kelelahan yang dimaksud meliputi kelelahan fisik dan mental. Idealnya, seseorang bekerja 8 jam dalam sehari, namun sejak fenomena video call terjadi waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari itu dengan jeda waktu istirahat yang lebih sedikit.

Melakukan video call terkadang justru melelahkan dibandingkan bertatap muka secara langsung. Hal itu disebabkan karena dalam proses video call, pikiran seseorang perlu bekerja lebih keras untuk menangkap sinyal non-verbal seperti ekspresi wajah, intonasi bicara, dan gerak tubuh orang lain sehingga dibutuhkan energi ekstra.   

Apa dampaknya?

Kegiatan video call menuntut seseorang menyaksikan wajah sendiri dalam waktu yang cukup lama. Faktanya, hal tersebut bisa memicu stres dan akan bertambah parah bila ekspresi yang diperlihatkan menunjukkan kebosanan, kelelahan, atau kemarahan. 

Pertemuan fisik dan percakapan secara langsung saat hari-hari biasa mampu meningkatkan kreativitas. Akan tetapi, kebiasaan tersebut tidak ditemukan saat meeting online menggunakan video call.   

Saat melakukan video call terdapat momen dimana tidak ada pihak yang berbicara dan suasana menjadi hening. Beberapa orang merasa cemas dengan keadaan tersebut dan menilai lawan bicaranya tidak ramah atau tidak fokus dalam pertemuan. 

Tingkat stres semakin bertambah apabila jaringan internet menyebabkan video call tersendat atau bahkan terputus di tengah jalan, serta adanya suara bising yang terdengar dari lawan bicara.   

Cara mengatasinya

Terdapat beberapa cara untuk menyiasati dampak negatif video call, diantaranya adalah:

  1. Batasi penggunaan video call

Saran ini mungkin tidak relevan bagi sebagian orang karena kebutuhan meeting setiap orang berbeda-beda terlebih jika menyangkut pekerjaan yang tidak bisa digantikan. Meskipun demikian, jika fenomena zoom fatigue ini mulai membuat Anda lelah sebaiknya sortir jadwal mana yang benar-benar dibutuhkan.

  1. Memposisikan layar di bagian samping

Walaupun terdengar sepele, posisi layar membantu menurunkan tingkat kelelahan. Jika video call dilakukan dalam bentuk kelompok, Anda bisa memposisikan layar di samping dan tidak lurus di tengah berhadapan langsung dengan pandangan. Mematikan kamera juga dapat menjadi alternatif lainnya dengan syarat hal tersebut telah disepakati dalam aturan kelompok meeting

  1. Memastikan topik bahasan jelas dan sistematis

Bahasan yang belum terarah dan tidak sistematis menyita banyak waktu dan energi. Ada baiknya membagikan semacam catatan kecil atau dokumen tentang topik yang akan dibahas sebelum memulai video call. 

  1. Saling sapa sebelum memulai bahasan  

Menyapa dan menanyakan kabar merupakan cara untuk memastikan apakah Anda masih terhubung dengan dunia. Hanya perlu beberapa menit untuk bertegur sapa kepada lawan bicara agar meningkatkan konsentrasi dan mengurangi kelelahan.

  1. Beri jeda di setiap video call

Siapkan makanan ringan, minuman manis, atau kopi yang bisa Anda nikmati di setiap jeda video call. Atau lakukan stretching ringan agar otot-otot Anda sedikit lebih rileks. Usahakan untuk tidak mencampur kehidupan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Hal tersebut penting dilakukan supaya terhindar dari stres dan kelelahan berkepanjangan.Tidak dipungkiri dampak negatif video call ini membuat banyak orang tidak nyaman bahkan stres. Anda harus bersabar sedikit lagi sampai pandemi selesai dan kehidupan kembali normal.

Read More

Iuran BPJS Naik, Turun Dan Naik Lagi

Iuran BPJS kembali naik per Juli 2020

Tahukah Anda bahwa pemerintah kembali menaikkan biaya iuran BPJS Kesehatan yang diatur dalam perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan? Pemerintah membuat keputusan ini di tengah berlangsungnya pandemi Corona.

Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, iuran BPJS Kesehatan ditetapkan sebesar Rp 80.000 untuk kelas 1, Rp 51.000 untuk kelas 2, dan Rp 25.500 untuk kelas 3. Namun sekarang, kenaikan iuran akan dirasakan dan berlaku, khususnya bagi peserta mandiri yang terdiri dari Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

Kenaikan yang akan berlaku di tanggal 1 Juli 2020 mengalami kenaikan yang cukup banyak, yaitu:

  • Iuran peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp 150.000, dari saat ini Rp 80.000 
  • Iuran peserta mandiri kelas II naik menjadi Rp 100.000, dari saat ini Rp 51.000 
  • Iuran peserta mandiri kelas III naik menjadi Rp 42.000, dari saat ini Rp 25.500

Hal ini tentu saja meresahkan masyarakat, apalagi kondisi ekonomi di tengah pandemi Corona memberikan berbagai macam dampak yang cukup mencemaskan. Karena kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang sangat tinggi, yaitu nyaris dua kali lipat dari iuran sebelumnya, banyak masyarakat yang memilih untuk menurunkan kelas untuk meringankan beban ekonomi.

Prosedur yang perlu Anda lakukan untuk turun kelas BPJS tidaklah sulit, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma’ruf mengungkapkan, prosedur turun kelas bagi peserta mandiri masih sama. Berikut syarat perubahan kelas rawat: 

  1. Perubahan kelas rawat dapat dilakukan setelah 1 tahun dan harus diikuti perubahan kelas rawat oleh seluruh anggota keluarga. 
  2. Peserta yang melakukan perubahan kelas perawatan pada bulan berjalan, maka kelas perawatan barunya akan berlaku pada bulan selanjutnya. 
  3. Adapun persyaratan perubahan kelas rawat, yaitu membawa Kartu Keluarga (KK) asli dan atau salinan KK. 
  4. Bagi peserta yang belum melakukan Autodebet rekening tabungan dilengkapi dengan fotokopi buku rekening tabungan BNI/BRI/Mandiri/BCA (dapat menggunakan rekening tabungan Kepala Keluarga/anggota keluarga dalam Kartu Keluarga/penanggung) dan formulir autodebet pembayaran iuran BPJS Kesehatan bermaterai Rp 6.000.

Pada awalnya pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan di awal tahun 2020, yang mengacu pada Perpres 75 Tahun 2019. Dikarenakan mewabahnya virus Corona di Indonesia serta menurunnya kemampuan ekonomi masyarakat, pemerintah membatalkan kenaikan yang terjadi pada awal tahun 2020 ini dan mengganti kenaikan iuran BPJS di 1 Juli 2020.

Lalu bagaimana jika Anda sudah terlanjur membayar iuran BPJS Kesehatan yang sudah naik di awal tahun ini?  Jadi iuran Program JKN-KIS untuk peserta mandiri dari bulan Januari sampai Maret 2020 yang tetap mengacu pada Perpres 75 tahun 2019 yaitu sebesar Rp160.000 untuk kelas I, Rp110.000 untuk kelas II, dan Rp42.000 untuk kelas III akan kembali mengacu pada Peraturan Presiden 82 tahun 2018 yaitu sebesar Rp80.000 untuk kelas I, Rp51.000 untuk kelas II, dan Rp25.500 untuk kelas III terhitung per 1 April 2020. Apabila Anda termasuk peserta JKN-KIS yang masih membayar iuran sesuai dengan besaran sesuai Perpres 75 Tahun 2019, kelebihan pembayaran akan dikembalikan atau digunakan sebagai saldo untuk pembayaran iuran Anda di bulan berikutnya.

Apabila Anda masih mendapat kendala terkait status kepesertaan, tagihan serta membutuhkan informasi lainnya, Anda dapat langsung menghubungi BPJS Kesehatan Care Center di 1500 400.

Read More

Cara Mengkomunikasikan Komitmen Dalam Hubungan

Mengenal terlebih dahulu apa itu komitmen dalam hubungan perlu dilakukan

Komitmen dalam sebuah hubungan berfungsi sebagai jaminan atau sebuah janji dari perjanjian pribadi yang Anda buat dengan orang yang Anda cintai. Komitmen sendiri bukan hanya tentang menjaga kewajiban Anda selama keadaan baik-baik saja, komitmen lebih berperan ketika masalah atau cobaan melanda. Hal ini menunjukkan tekad Anda untuk menghormati tanggung jawab Anda, saling bersama dengan satu sama lain baik ketika senang maupun susah.

Hubungan jangka panjang tidak hanya dibangun dari sekadar chemistry dan kompatibilitas masing-masing individu, namun komitmenlah yang menjadi unsur penting yang menyatukan sebuah hubungan. Oleh karena alasan-alasan itu, sangat penting untuk meyakinkan pasangan mengenai komitmen yang Anda miliki. Lalu bagaimana cara yang tepat untuk mengkomunikasikan komitmen Anda dalam sebuah hubungan?

Komunikasi, baik secara verbal dan nonverbal sangatlah penting dalam sebuah hubungan. Meskipun mengatakan sesuatu dengan kata-kata itu penting, namun menunjukkannya dengan tindakan yang sesuai akan membuat hal itu lebih dipercaya. Berikut cara sederhana untuk mengkomunikasikan komitmen Anda kepada pasangan Anda:

  • Tunjukkan kasih sayang dan kesetiaan

Cinta atau kasih sayang melibatkan memberi tahu pasangan Anda kata-kata seperti “Aku cinta kamu” termasuk gerakan romantis dan ekspresi hasrat seksual. Tetapi Anda juga harus memiliki keinginan yang mendalam untuk menunjukkan komitmen Anda terhadap kesejahteraan dan kepuasan pasangan Anda.

Pasangan Anda merupakan orang yang ingin Anda habiskan waktu bersama. Keinginan Anda akan keberadaan mereka harus tersirat. Anda dapat menunjukkan cinta dan kesetiaan Anda dengan selalu berbicara positif tentang hubungan Anda, menjaga hubungan dengan pasangan Anda ketika Anda pergi, dengan menggunakan kata-kata seperti “kami,” “pasangan saya dan saya,” ketika  berbicara, dan dengan menyimpan foto pasangan Anda. Tindakan sederhana tersebut memberitahu bahwa Anda benar-benar berkomitmen.

  • Menghormati dan menghargai

Ketika Anda menghormati dan menghargai pasangan Anda, Anda dapat mengungkapkannya dengan tulus. Komunikasi yang baik, seperti memberi pujian membantu Anda menyampaikan rasa terima kasih atas pasangan Anda. Selalu mendukung perasaan pasangan Anda akan memberikan kenyamanan bagi mereka.

Luangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan pasangan Anda. Jangan menghindar untuk berbagi emosi, bersikap lembut, menggunakan kata-kata yang ramah, dan benar-benar mencoba memahami pasangan Anda pada tingkat yang lebih dalam.  Mengungkapkan minat pribadi Anda pada pasangan juga menunjukkan kedalaman komitmen yang Anda miliki.

  • Menyampaikan kejujuran dan kepercayaan

Komitmen dalam hubungan tidak mungkin berhasil tanpa kepercayaan. Oleh karena itu, menciptakan dan menyampaikan kepercayaan membutuhkan kejujuran total.  Ketika Anda berkomitmen untuk jujur, pasangan Anda dapat memiliki gambaran yang akurat tentang jati diri Anda sebenarnya.

  • Bekerja sebagai tim dan kompromi

Kerja tim menunjukkan komitmen karena hal ini sama saja dengan meminta kesediaan Anda untuk berkompromi. Hal ini menunjukkan bahwa Anda prihatin dengan kebutuhan pasangan Anda dan juga diri Anda sendiri. Tunjukkan bahwa Anda menghargai pasangan Anda dan bersedia membuat kelonggaran dengan berkompromi.

  • Disagree agreeably 

Menunjukkan komitmen kepada pasangan bukan berarti Anda tidak akan pernah bertengkar. Konflik pasti akan terjadi dalam sebuah hubungan. Oleh karena itu, ketika konflik muncul, bersikaplah masuk akal.  Jangan berteriak atau melemparkan tuduhan pada pasangan Anda yang nantinya akan Anda sesali. Sebaliknya, dengarkan pasangan Anda dengan rasa ingin tahu dan keinginan untuk mengerti. Jika gagal, disagree agreeably

Jika Anda menginginkan hubungan yang kuat, yang dapat menahan pasang surut, Anda perlu komitmen. Komitmen merupakan kunci dalam keberhasilan sebuah hubungan. Karena ketika Anda berkomitmen, Anda mengarahkan niat Anda dan energi Anda ke kesuksesan pada suatu tujuan.

Read More

Konsumsi Makanan Berikut untuk Sembuhkan GERD

GERD merupakan penyakit pada asam lambung yang menyebabkan rasa terbakar atau panas di kerongkongan hingga ke perut. Ciri-ciri lain yaitu sakit pada dada, batuk-batuk, dan susah menelan.

Makanan yang kita konsumsi berpengaruh terhadap tinggi rendahnya asam lambung. Naiknya asam lambung bisa diakibatkan oleh pla makan yang tidak sehat seperti konsumsi karbohidrat yang terlampau banyak

Namun Anda dapat mengatasinya dengan mengonsumsi beberapa makanan yang dapat mengurangi GERD.

  1. Dada ayam

Dada ayam punya segudang protein yang mudah untuk dicerna. Jangan lupa untuk membuang kulitnya dan mengolah dada ayam dengan cara yang sehat seperti ditumis atau dipanggang.

  • Air putih

Tentu saja, air merupakan cairan yang paling aman untuk asam lambung. Minuman manis dan bersoda dapat memperparah jumlah gas yang diproduksi oleh lambung Anda dan kerap membuat bersendawa.

  • Jahe

Jahe dapat meredam asam lambung yang sedang naik. Campurkan ke dalam teh dan minum selagi hangat.

  • Semangka

Buah-buahan yang memiliki kandungan cairan yang banyak seperti semangka dan melon sangat baik untuk lambung karena memiliki kadar asam yang rendah. Selain itu, buah-buahan ini juga sangat menyegarkan!

  • Beras coklat

Beras coklat mengandung karbohidrat kompleks yang lebih disarankan ketimbang beras putih atau merah, dalam mengatasi GERD.

  • Oatmeal

Saat mengalami GERD, sebaiknya menghindari makanan yang dapat memperparah, seperti bacon, donat ataupun pancake. Oatmeal adalah menu yang kaya serat yang dapat menambah tenaga sekaligus mengurangi asam lambung.

  • Kentang

Kentang juga bisa menjadi alternatif makanan untuk mengurangi rasa panas yang ditimbulkan GERD. Asal, jangan mengolah kentang dengan bawang bombai atau bawang putih karena bisa memicu naiknya asam lambung.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun lebih sehat daripada mentega dan butter. Selain itu, minyak zaitun memiliki sedikit lemak sehingga tidak menyebabkan asam lambung.

  • Selada dan seledri

Asam lambung dapat memproduksi gas berlebih di perut. Ada baiknya mengurangi biji-bijian dan buah kering yang tinggi kalori.

  1. Tanaman Adas

Adas dapat membantu menenangkan kondisi perut yang panas karena asam lambung naik. Jika Anda mengalami gejala GERD, Anda dapat menumis Adas sebagai makanan pendamping atau mengonsumsinya secara mentah sebagai salad. GERD atau penyakit asam lambung sering sekali muncul akibat pola makan yang kurang baik. Jika Anda mengalami GERD, ada baiknya mencoba salah satu dari daftar makanan yang bisa menurungkan asam lambung Anda.

Read More

9 Manfaat Bela Diri untuk Anak dengan Masalah Belajar dan Attention Issue

Olahraga sangat bagus untuk setiap anak. Tetapi anak-anak dengan masalah belajar dan attention issue dapat mengalami kesulitan menemukan olahraga atau aktivitas fisik yang cocok untuk mereka. Mereka mungkin tidak memiliki keterampilan sosial atau fisik untuk berpartisipasi dalam tim.

Ada anak yang mungkin tidak memiliki koordinasi untuk kegiatan seperti skating atau balet. Mereka mungkin merasa terlalu sulit untuk mengikuti aturan, atau mereka mungkin adalah korban bullying dan diasingkan dari pertemanan. Bagaimana bela diri bisa membantu anak-anak dengan berbagai masalah kompleks semacam ini?

  1. Memfokuskan diri pada pertumbuhan individu, bukan kompetisi tim. Banyak anak yang merasa tertekan karena masalah belajar serta harus bersaing dengan anak-anak lain. Olahraga konvensional mungkin tidak menarik bagi mereka. Namun dalam seni bela diri, fokusnya adalah pada pengembangan diri. Tidak akan ada istilah “mengecewakan tim”.
  2. Bela dDiri menawarkan tujuan yang konkret dan dapat dicapai. Beberapa anak dengan masalah belajar dan perhatian mungkin merasa mereka tidak pernah “menang” dalam hal apa pun. Dalam seni bela diri, anak-anak bekerja dengan kecepatan mereka sendiri. Mereka diberikan sabuk berwarna berbeda setiap kali mereka mencapai tingkat keterampilan baru. Ini dapat meningkatkan harga diri dan membuat mereka tetap termotivasi.
  3. Rutinitas dalam latihan bela diri dilakukan secara bertahap. Suatu teknik atau bentuk dalam seni bela diri dapat memiliki puluhan gerakan yang berbeda. Tetapi anak-anak belajar secara bertahap, mengulangi dan menambahkan langkah-langkah sembari berlatih. Mereka belajar mengantisipasi langkah mana yang akan terjadi selanjutnya dan pada akhirnya menyatukan semuanya menjadi gerakan yang lancar. Semua ini memberikan memori kerja latihan, tetapi dengan cara mudah dipahami anak-anak.
  4. Bela diri mampu menekankan kontrol diri dan konsentrasi. Perhatian adalah pusat seni bela diri. Anak-anak harus tetap fokus untuk belajar dan tampil. Ketika fokus anak melayang, instruktur akan sering meminta mereka untuk mengambil “posisi siap”. Posisi ini memungkinkan mereka untuk mengatur ulang dan menyiapkan diri untuk gerakan selanjutnya.
  5. Bela diri bisa membantu koordinasi. Gerakan seni bela diri yang disengaja dan berulang dapat membantu anak-anak mengembangkan rasa yang lebih baik untuk tubuh mereka. Ini dapat menjadi latihan yang berguna bagi anak-anak yang memiliki masalah perkembangan motorik.
  6. Bela diri adalah jalan keluar untuk mengatasi anak-anak dengan energi yang berlebih.
  7. Suasana latihan akan membantu anak berpikir lebih positif. Latihan yang teratur juga akan membuatnya menghargai waktu terutama saat hormat saat berhadapan dengan guru dan teman latihannya.
  8. Bela diri menumbuhkan rasa saling menghargai satu sama lain. Di dalam kelas bela diri, murid akan diajarkan untuk saling menghargai dan tidak melanggar praturan yang sudah ditetapkan bersama.
  9. Bela diri adalah olahraga yang keren. Banyak anak-anak yang berpikir seperti ini dan bisa menjadi kunci meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Dengan beberapa manfaat bela diri untuk anak di atas, tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak mendaftarkan si kecil di kelas bela diri yang disukainya.

Read More

Untuk Anda Para Pelari, Waspadai 10 Cedera Lari yang Umum Terjadi

Berlari memang memberikan banyak sekali manfaat bagi tubuh, mulai dari memperkuat jantung, paru-paru, serta meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh. Akan tetapi, tetap ada beberapa risiko kecelakaan yang mungkin terjadi sehingga mengakibatkan cedera lari. Berikut ini adalah beberapa jenis cedera pada pelari yang sering dialami.

1. Cedera Lutut Pelari

Cedera pertama yang mungkin terjadi adalah cedera lutut pelari atau yang juga populer dengan sebutan runner’s knee. Cedera ini terjadi akibat posisi tempurung lutut yang bergeser dan tidak selaras pada porosnya.

2. Fraktur

Selanjutnya, para pelari juga memiliki risiko mengalami retakan kecil pada tulang yang terjadi karena aktivitas terlalu keras dalam intensitas dan frekuensi yang berlebihan. Biasanya, ini terjadi karena tubuh belum beradaptasi atau belum terbiasa dengan aktivitas baru.

3. Shin Splint

Shin splints juga berisiko terjadi pada para pelari yang ditandai dengan rasa sakit di bagian depan atau kaki area bawah. Shin splints biasa terjadi saat Anda mengubah pola latihan, seperti berlari lebih jauh atau meningkatkan jumlah hari yang Anda lakukan untuk berlari.

4. Achilles Tendinopathy

Cedera lain yang juga berisiko terjadi pada pelari adalah achilles tendinopathy yang juga biasa disebut sebagai tendinitus, yaitu radang tendon Achilles (tendon besar yang menempelkan betis ke bagian belakang tumit). Kondisi ini biasanya disebabkan oleh tekanan berulang pada tendon.


5. Otot Tertarik

Otot tertarik juga menjadi cedera yang umum terjadi pada pelari akibat adanya robekan kecil di otot. Kondisi ini bisa terjadi akibat pelari lupa untuk melakukan pemanasan atau peregangan otot sebelum berlari. Otot-otot yang kerap mengalami cedera ini, antara lain hamstring, quadrisep, betis, dan otot paha.

6. Pergelangan Kaki Terkilir

Selain itu, melewarkan peregangan dan pemanasan juga dapat mengakibatkan peregangan atau robeknya ligamen di area pergelangan kaki. Cedera ini juga dapat terjadi karena rute lari yang berliku dengan banyak batu dan tanah yang tidak rata.

7. Plantar Fasciitis

Plantar fasciitis adalah peradangan pada fasia plantar (jaringan tebal di bagian bawah kaki yang memanjang dari tumit ke jari kaki). Biasanya, orang dengan otot betis yang kaku dan lengkungan tinggi lebih rentan mengalami plantar fasciitis.

8. IT (iliotibial) Band Syndrome

Sindrom ini menyebabkan rasa sakit di bagian luar lutut. Pita IT adalah ligamen yang membentang di bagian luar paha dari bagian atas pinggul ke bagian luar lutut.
Sindrom IT band terjadi ketika ligamen ini menebal dan tergesek pada tulang lutut hingga akhisnya mengakibatkan peradangan.

9. Blister

Cedera ini memunculkan kantung berisi cairan di permukaan kulit. Kantung ini muncul akibat adanya gesekan antara sepatu atau kaos kaki pada kulit. Dalam mengatasinya, Anda perlu mencari sepatu yang tepat dan nyaman untuk berlari.

10. Luka Terkait Suhu

Saat berlari, tidak jarang para pelari akan mengalami beberapa kondisi tubuh akibat suhu selama berlari. Kondisi tubuh ini termasuk pada kulit yang terbakar sinar matahari hingga hipotermia. Itulah sebabnya Anda harus memastikan sudah menggunakan perlengkapan yang lengkap untuk mengatasi masalah kondisi tubuh akibat suhu ekstrim saat berlari.

Itulah 10 cedera yang kerap dialami pelari saat berolahraga. Tidak heran, meskipun terkesan sederhana, olahraga lari juga memerlukan perlengkapan dan teknik yang tepat agar dapat mencegah cedera terjadi. Beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan untuk mencegah cedera, antara lain

  • Selalu lakukan peregangan dan pemanasan untuk membuat otot lebih fleksibel
  • Jangan memaksakan diri untuk melakukan latihan dalam intensitas dan frekuensi tinggi
  • Buatlah target sesuai kondisi tubuh. Jangan memaksakan diri untuk berlari dalam jarak tempuh yang jauh untuk para pemula
  • Gunakan sepatu dan kaos kaki khusus lari yang nyaman serta berukuran sesuai
  • Pilih rute lari yang aman dan berlarilah dalam kecepatan yang stabil

Meskipun kebanyakan cedera lari dapat disembuhkan dengan istirahat dan kompres menggunakan es, ada baiknya untuk selalu mencegah terjadinya cedera dengan memaksimalkan persiapan olahraga sebaik mungkin.

Read More

Rambut Rontok pada Anak, Apa Penyebabnya?

Anda mungkin tidak akan merasa heran, seiring bertambahnya usia, Anda mulai memperhatikan bahwa rambut Anda mulai rontok sedikit demi sedikir. Namun rambut rontok pada anak bisa menjadi hal yang mengejutkan.

Rambut rontok tidaklah jarang pada anak-anak, tetapi penyebabnya mungkin berbeda dari kebotakan yang terjadi pada orang dewasa. Seringkali, anak-anak mengalami rambut rontok karena gangguan kulit kepala.

Kebanyakan penyebabnya tidak berbahaya atau bahkan sampai mengancam nyawa. Namun tetap saja, rambut rontok pada anak bisa berdampak buruk pada emosional mereka. Karena rambut rontok mungkin memiliki efek psikologis yang mendalam pada anak-anak, penting bagi Anda untuk menemui dokter agar segera dilakukan perawatan.

Apa yang Menyebabkan Kerontokan Rambut pada Anak?

Seringkali, rambut rontok pada anak-anak disebabkan oleh infeksi atau masalah lain pada kulit kepala. Untuk lebih jelasnya, inilah beberapa penyebab paling umum:

Tinea Capitis
Infeksi kulit kepala ini menyebar ketika anak-anak berbagi barang-barang pribadi seperti sisir dan topi. Infeksi ini juga dikenal sebagai kurap pada kulit kepala, meskipun itu disebabkan oleh jamur.

Anak-anak dengan tinea capitis memiliki bercak-bercak rambut rontok dengan titik-titik hitam di mana rambutnya patah. Kulit mereka bisa menjadi merah, bersisik, dan bergelombang. Demam dan kelenjar yang bengkak adalah gejala lain yang mungkin terjadi.

Dokter kulit dapat mendiagnosis tinea capitis dengan cara memeriksa kulit kepala anak Anda. Kadang-kadang dokter akan mengikis potongan kecil kulit yang terinfeksi dan mengirimkannya ke laboratorium untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Tinea capitis dapat diobati dengan obat anti jamur yang diminum selama sekitar delapan minggu. Menggunakan sampo antijamur bersama dengan obat oral akan mencegah anak Anda menyebarkan virus ke anak-anak lain.

Alopecia Areata
Alopecia adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut. Sistem kekebalan tubuh Anda menyerang folikel dimana rambut tumbuh. Sekitar 1 dari setiap 1.000 anak memiliki penyakit ini.

Alopecia menyerang dalam berbagai bentuk, tergantung pada pola kerontokan rambut:

  • Alopecia Areata: bentuk gundul di kulit kepala anak
  • Alopecia Totalis: semua rambut di kulit kepala rontok
  • Alopecia Universalis: semua rambut di tubuh rontok

Anak-anak dengan alopecia areata bisa menjadi benar-benar botak. Beberapa juga mengalami kerontokan rambut di tubuh mereka juga.

Dokter mendiagnosis alopecia areata dengan memeriksa kulit kepala anak Anda. Mereka dapat mencabut beberapa helai rambut untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Tidak ada obat untuk alopecia areata, tetapi beberapa perawatan dapat membantu menumbuhkan rambut kembali:

  • Krim kortikosteroid, lotion, atau salep
  • Minoxidil
  • Anthralin

Dengan perawatan yang tepat, kebanyakan anak-anak dengan alopecia areata akan dapat menumbuhkan kembali rambut dalam waktu satu tahun.

Trikotilomania
Trikotilomania adalah gangguan di mana anak-anak secara kompulsif mencabut rambut mereka. Para ahli mengkategorikannya sebagai bentuk gangguan obsesif-kompulsif. Beberapa anak-anak menarik rambut mereka sebagai sejenis pelepasan. Yang lain tidak menyadari bahwa mereka melakukannya.

Anak-anak dengan kondisi ini akan memiliki bagian rambut yang tidak ada dan rusak. Beberapa anak memakan rambut yang mereka tarik dan membentuknya menjadi bola besar dari rambut yang sebenarnya tidak dapat dicerna di perut mereka.

Rambut akan tumbuh kembali setelah anak-anak berhenti menariknya keluar. Terapi perilaku kognitif mengajarkan anak-anak untuk menjadi lebih sadar akan hal tersebut Terapi ini membantu mereka memahami emosi yang memicu perilaku sehingga mereka dapat menghentikannya.

Telogen Effluvium

Telogen adalah bagian dari siklus pertumbuhan rambut normal ketika rambut berhenti tumbuh. Kemudian, rambut lama rontok untuk memungkinkan yang baru agar bisa tumbuh. Biasanya, hanya 10 hingga 15 persen folikel rambut berada di fase ini pada satu waktu.

Pada anak-anak dengan telogen effluvium, lebih banyak folikel rambut memasuki fase telogen daripada normal. Jadi bukan hanya kehilangan 100 rambut dalam sehari seperti anak lainnya, anak-anak dengan penyakit ini bisa kehilangan 300 helai rambut sehari. Rambut rontok mungkin tidak terlihat atau mungkin ada botak pada kulit kepala.

Telogen effluvium biasanya terjadi setelah peristiwa ekstrem, seperti:

  • Demam yang sangat tinggi
  • Operasi
  • Trauma emosional yang intens, seperti kematian orang yang dicintai
  • Cedera parah

Setelah hal ini berlalu, rambut anak akan tumbuh kembali. Pertumbuhan penuh kembali bisa memakan waktu enam bulan hingga satu tahun.

Kekurangan Nutrisi
Nutrisi yang baik sangat penting untuk tubuh yang sehat. Ketika anak-anak tidak mendapat cukup vitamin, mineral, dan protein, rambut mereka bisa rontok. Rambut rontok dapat menjadi tanda gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia, serta efek samping dari diet vegetarian atau vegan yang rendah protein.

Dokter anak dapat menyarankan pola makan yang sehat atau meresepkan suplemen untuk menutupi kekurangan gizi.

Hipotiroidisme
Tiroid adalah kelenjar di leher Anda. Kelenjar ini melepaskan hormon yang membantu mengontrol metabolisme tubuh Anda.

Pada hipotiroidisme, tiroid tidak memproduksi hormon yang dibutuhkan secara cukup untuk berfungsi dengan baik. Gejala dari kasus rambut rontok pada anak yang satu ini termasuk:

  • Penambahan berat badan
  • Sembelit
  • Kelelahan
  • Rambut kering atau rambut rontok di seluruh kulit kepala

Rambut rontok pada anak akan berhenti jika anak Anda diobati dengan obat hormon tiroid. Tetapi bisa memakan waktu beberapa bulan bagi semua rambut untuk tumbuh kembali.

Kemoterapi
Anak-anak yang menerima perawatan kemoterapi akan kehilangan rambutnya. Kemoterapi adalah obat kuat yang membunuh dengan cepat sel-sel tubuh yang terbelah – termasuk sel-sel di akar rambut. Setelah perawatan selesai, rambut anak Anda akan tumbuh kembali.

Penyebab Non Medis Kerontokan Rambut


Terkadang, anak-anak kehilangan rambut karena alasan yang non medis. Penyebab umum meliputi:

Kerontokan Rambut Baru Lahir
Selama enam bulan pertama kehidupannya, sebagian besar bayi akan kehilangan rambutnya. Rambut yang baru lahir rontok untuk memberi jalan bagi rambut dewasa. Jenis rambut rontok ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Rambut Rontok karena Gesekan
Beberapa bayi kehilangan rambut di bagian belakang kulit kepala mereka karena mereka menggosokkan kepala mereka berulang kali ke kasur, lantai, atau sesuatu yang lain. Begitu mereka berhenti menggosok, rambut mereka harus tumbuh kembali.

Bahan Kimia
Produk yang digunakan untuk pemutih, pewarna, atau peurus rambut dapat mengandung bahan kimia keras yang merusak batang rambut. Cobalah untuk menghindari penggunaan produk-produk ini untuk anak-anak atau tanyakan kepada penata rambut Anda untuk rekomendasi versi yang tidak berbahaya bagi anak

Pengering Rambut
Kelebihan panas dari pengering atau pelurus rambut juga dapat merusak rambut dan menyebabkan rambut rontok. Saat mengeringkan rambut anak Anda, gunakan pengaturan panas rendah. Jangan mengeringkannya setiap hari untuk meminimalkan paparan panas dan menghidnari kerontokan rambut pada anak.

Ikat Rambut
Mengikat rambut anak ke dalam kuncir ekor kuda, kepangan, atau sanggul menyebabkan trauma pada akar rambut. Rambut juga bisa rontok jika anak Anda menyikat atau menyisirnya terlalu keras. Bersikaplah lembut ketika menyisir dan menata rambut anak Anda dan menjaga ekor kuda dan kepangan longgar untuk mencegah kerontokan rambut.

Berbicara kepada Anak tentang Rambut Rontok

Kerontokan rambut pada anak bisa mengganggu pada usia berapa pun. Jelaskan kepada anak Anda mengapa kerontokan rambut terjadi dan bagaimana Anda berencana untuk memperbaiki masalah tersebut. Jika itu adalah akibat dari penyakit yang dapat diobati, jelaskan bahwa rambut mereka akan tumbuh kembali.

Jika tidak, temukan cara untuk menyembunyikan kerontokan rambut. Dapatkan bantuan untuk mengatasi kerontokan rambut dari dokter, serta dari penata rambut yang dilatih untuk bekerja dengan anak-anak yang telah kehilangan rambutnya. Konseling juga dapat membantu anak-anak mengatasi rambut rontok. Mintalah dokter untuk merekomendasikan seorang konselor atau terapis yang dapat membantu berbicara dengan anak Anda berdasarkan pengalaman.

Read More

Hidup Lebih Lama dengan 5 Kunci Gaya Hidup Sehat

Peneliti dari Universitas Harvard, melakukan penelitian terhadap manfaat dari kebiasaan hidup sehat terhadap tingkat harapan hidup seseorang. Peneliti melihat data berdasarkan diet yang dilakukan, aktivitas fisik, berat badan, merokok, dan konsumsi alkohol yang dikumpulkan dari valid responden.

Apakah gaya hidup sehat itu?

Lima hal di bawah ini dipilih karena penelitian menunjukan dampak yang besar pada resiko kematian dini. Berikut ini bagaimana kebiasaan hidup sehat didefinisikan dan diukur:

  1. Diet sehat

Dihitung berdasarkan laporan konsumsi dari makanan sehat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, lemak tak jenuh, omega-3, makanan tidak sehat seperti daging merah, minuman dengan pemanis buatan, lemak trans dan sodium.

  • Level aktivitas fisik yang sehat

Dihitung minimal 30 menit sehari untuk kegiatan berat yang mengandalkan fisik

  • Berat badan yang sehat

Didefinisikan sebagai indeks masa tubuh normal, yaitu ada diantara 18.5 dan 24.9.

  • Tidak merokok sama sekali
  • Mengonsumsi alkohol yang tidak berlebihan

Dihitung antara 5 – 15 gram sehari untuk wanita, 5 – 30 gram sehari untuk laki-laki. Pada umumnya, satu takar minuman mengandung sekitar 14 gram alkohol murni. Setara dengan 12 ons bir reguler, 5 ons anggur.

Lalu, apakah gaya hidup sehat bisa memberikan perubahan?

Orang-orang yang memenuhi kriteria lima kebiasaan sehat diatas hidup lebih lama dibanding dengan yang tidak menjalaninya. Untuk wanita, mereka bisa hidup 14 tahun lebih lama, sedangkan untuk pria, mereka bisa hidup 12 tahun lebih lama (dengan catatan, jika mereka menjalani kebiasaan tersebut dari umur 50 tahun). Orang-orang yang tidak menjalani kebiasaan tersebut meninggal lebih dini karena kanker atau penyakit penyempitan pembuluh darah.

Peneliti juga menghitung harapan hidup dari orang-orang yang menjalani lima kebiasan hidup sehat tersebut. Hanya satu kebiasaan sehat yang rutin dilakukan, memberi harapan hidup lebih panjang selama dua tahun untuk pria dan wanita. Artinya, semakin sehat kebiasaan hidup seseorang, semakin panjang pula umur mereka.

Penelitian menemukan bahwa orang-orang berusia 50 atau lebih yang berbobot badan mormal, tidak pernah merokok, serta meminum alkohol secukupnya hidup rata-rata tujuh tahun lebih lama. Analisa lain dengan 500,000 partisipan menunjukan lebih dari setengah kematian dini disebabkan oleh faktor gaya hidup tidak sehat seperti diet yang tidak sehat, jarang berolahraga, obesitas, konsumasi alkohol yang terlalu banyak, dan merokok, dan lain sebagainya.

Lalu apa masalah (besar) kita?

Penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan terhadap kesehatan haruslah dilakukan dalam skala besar. Para ahli menyarankan untuk mengubah kebijakan pemerintah, meguusahakan pelayanan kesehatan publik, dan lain sebagainya. Memang pasti banyak sekali industri-industri besar yang keberatan karena beberapa di antara mereka menjual makanan yang kurang sehat seperti minuman bersoda, keripik hingga makanan cepat saji.

Read More

Masalah umum yang terjadi pada rambut dan kulit kepala

Ternyata kondisi rambut dan kulit kepala memiliki kaitan yang cukup signifikan dengan kesehatan seseorang. Jika Anda memiliki kondisi rambut tertentu dan ragu apakah hal itu berhubungan dengan kondisi kesehatan Anda, yuk, simak penjelasannya satu per satu!

  1. Ketombe bukan penyakit menular

Rambut berketombe murni disebabkan karena produksi minyak di kepala yang lebih banyak dari normal. Beberapa faktor lain yang menyebabkan ketombe bisa saja berasal dari beban yang membuat stress, obesitas, maupun cuaca lembab yang membuat Anda terus berkeringat. Ketombe juga bisa dikarenakan eczema atau psoriasis. Namun perlu diketahui bahwa ketombe tidak menular.

Cara merawat rambut ketombe

Untuk menghilangkan ketombe, bilaslah rambut setiap hari dengan shampo anti ketombe dan biarkan selama lima menit sebelum dibersihkan. Dengan banyaknya varian shampo anti ketombe yang dijual di pasaran, sebaiknya mencoba beberapa produk yang cocok untuk rambut Anda.

Jangan abaikan ketombe berwarna kuning

Seborrheic dermatitis merupakan ketombe tingkat lanjut akibat kulit kepala yang meradang. Perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kelainan kulit seperti ini karena bisa terjadi karena banyak faktor seperti kulit berjamur, perubahan hormonal, maupun kelainan saraf akibat penyakit HIV atau Alzheimer.

  • Rambut rontok

Jangan terburu-buru panik ketika melihat rambut rontok Anda jumlahnya cukup banyak. Menurut para ahli, rambut normal bisa mengalami kerontokan hingga 100 helai atau lebih per hari. Jangan khawatir karena folikel Anda senantiasa bekerja untuk memproduksi rambut baru.

Rambut rontok karena telogen effluvium

Kondisi ini merupakan kerontokan rambut sementara akibat dari paska operasi, vaksinasi, paska melahirkan, maupun stress.

Namun rambut akan tumbuh kembali setelah kondisi normal.

Rambut rontok karena alopecia aerata

Kondisi ini disebabkan oleh imun tubuh yang menyerang folikel rambut pada area tertentu di kulit kepala dan merontokkan rambut hanya di bagian tersebut. Kondisi ini dapat diatasi dengan perawatan rambut rontok.

90% rambut rontok pada pria diakibatkan oleh faktor genetik

Kebotakan pada pria seringkali disebabkan oleh faktor genetik di garis ibu daripada dari garis ayah.

Kebotakan pada perempuan disebabkan karena usia

Lain halnya dengan rambut rontok pada pria. Pada perempuan, kebotakan lebih disebabkan karena faktor usia. Tidak benar jika rambut yang panjang menyebabkan kerontokan karena akar yang tidak kuat. Agar pertumbuhan rambut tetap sehat, Anda dapat memakai serum rambut dengan kandungan 5% Minoksidil atau meminum suplemen dengan kandungan pironolactone dan flutamide.

Sinar matahari bisa merusak rambut kulit kelapa

Pancaran sinar matahari dapat membuat rambut jadi kasar dan mudah rontok karena kulit kepala yang kepanasan. Saat melakukan aktivitas di luar dengan cuaca panas, pastikan Anda memakai pelindung seperti topi.

Rambut juga perlu nutrisi dari dalam

Rambut membutuhkan zat besi dan protein agar tetap sehat dan berkilau. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan rambut mudah rontok. Lakukan diet sehat dengan menambah asupan lemak omega 3 serta vitamin A dari sayur bayam dan worterl. Selain itu, kacang mede dan tiram juga sangat baik untuk rambut karena mengandung zinc. Untuk kulit kepala yang sehat, konsumsi gandum dan susu rendah lemak sangat dianjurkan.

  • Uban prematur dikarenakan faktor genetik

Uban tidak harus menunggu tua. Faktor genetik bisa membuat seseorang memiliki uban lebih awal saat usia masih 20-an.

  • Faktor lain yang membuat rambut rontok
  • Rambut yang sering diikat

Rambut yang sering diikat atau dipasang hair extension akan menyebabkan stress pada akar rambut dan membuat rambut cepat rontok

  • Menggunakan alat pengering rambut dan pelurus rambut secara berlebihan juga dapat menyebabkan kutikula rusak dan rambut cepat kering.
  • Pengaruh obat-obatan

Jika Anda mengonsumsi obat anti-depresan, obat penurun kolesterol maupun pil KB – kemungkinan rambut rontok akan semakin besar. Perawatan paling mudah untuk kesehatan rambut dan kulit kepala adalah dengan memberikan pijatan di kepala. Pijatan ini dapat mengurangi stress karena saraf di area kepala sangat sensitif terhadap sentuhan sehingga rasa rileks tersebut membuat otak memproduksi lebih banyak serotonin dan melatonin – hormon yang membuat Anda merasa bahagia.

Read More

Tips Atasi Kecemasan Kembali ke Sekolah pada Anak

Sama ketika Anda harus masuk kerja setelah liburan, anak-anak pun ternyata mengalami kecemasan yang sama saat harus kembali ke sekolah. Kegiatan harian di sekolah memang meliputi banyak hal yang bisa memicu stres seperti: harus berpisah dengan orang tua, mengejar nilai, bergaul dengan teman-teman serta berkutat dengan ramainya kantin ekolah.

Meski terdengar sepele, namun hal semacam ini ternyata tidak bisa Anda abaikan begitu saja. Jika si kecil mulai bertanya tentang bagaimana kira-kira kelas barunya atau tampak cemas mengenai gurunya, ada kemungkinan dia mengalami kecemasan semacam ini. Akhirnya, anak mungkin akan susah tidur beberapa hari menjelang masuk sekolah.

Tanda-tanda Anak Merasa Cemas Saat akan Kembali Sekolah

Bagi sebagian anak, terutama yang memang memiliki masalah kecemasan, kembali ke sekolah adalah hal yang bisa dengan mudah membuatnya tertekan. Hal ini bisa terlihat dari bagaimana mereka bersikap. Jika beberapa tanda berikut muncul pada anak, mungkin mereka sedang mengalami kecemasan itu:

  • Terus menerus menanyakan pertanyaan yang bernada cemas seperti, “Bagaimana kalau teman sekelasku beda? Bagaimana kalau aku duduk sendirian karena tidak ada yang mau sebangku denganku? Apakah aku akan baik-baik saja?”
  • Mengeluh kesakitan secara fisik seperti sakit kepala, sakit perut dan kelelahan padahal sebenarnya dia sehat-sehat saja.
  • Perubahan pola tidur. Lebih cepat bangun, lebih cepat tertidur atau membangunkan Anda di tengah malam.
  • Menghindari hal-hal yang berhubungan dengan sekolah seperti tur sekolah, pertemuan awal semester dengan guru atau bahkan menolak diajak ke sekolah.

Membantu Anak Mengatasi Kecemasan

  • Hadapi kecemasannya, jangan dihindari. Membiarkan anak menghindari kondisi yang membuatnya cemas adalah hal alami yang biasa dilakukan para orang tua. Hal ini terjadi karena Anda mungkin ingin membuktikan bahwa kecemasannya tidak akan terjadi. Namun hal semacam ini justru akan jadi ‘lingkaran setan’ yang justru memicu kecemasan jangka panjang. Coba bantu dia menghadapi rasa takutnya dengan memikirkan langkah-langkah kecil sebagai solusi. Jika si kecil berhasil menghadapi salah satu saja dari kecemasannya, jangan lupa berikan pujian Anda.
  • Lakukan latihan sebelum mulai sekolah. Sebelum semester baru dimulai, coba ajak dia melakukan aktivitas yang biasa dilakukannya di hari sekolah seperti bangun pagi, sarapan, menyiapkan buku atau berjalan-jalan keliling sekolah.
  • Bersikap tenang. Ketika anak rewel tidak mau sekolah dan mulai menangis, Anda harus bersikap tenang dan tidak ikut cemas. Tarik napas panjang dan usahakan untuk menenangkan diri sendiri serta menyadari bahwa perilaku anak Anda disebabkan oleh kecemasannya, bukan karena anak Anda nakal.
  • Pastikan anak cukup tidur. Perubahan jadwal dari liburan kembali ke masa sekolah kadang bisa sangat menyulitkan. Kurang tidur bisa membuat mood si kecil berantakan dan dia mungkin akan menolak berangkat sekolah. Untuk mengatasi hal ini, coba atur kembali jam tidur dan bangunnya seperti saat dia aktif bersekolah. Jauhkan segala gangguan seperti televisi, kompter dan ponsel dari dalam kamar menjelang jam tidurnya.

Menghadapi kecemasan anak saat kembali ke sekolah memang bukan hal yang mudah. Ketika si kecil mengamuk dan menolak berangkat sekolah, Anda mungkin akan merasa cemas sendiri. Sebagai orang tua, hal terpenting untuk membantu si kecil mengatasi ketakutannya adalah dengan bersikap tenang. Jika Anda mulai merasa tidak sanggup mengatasinya sendirian, minta bantuan keluarga atau minta nasehat tenaga profesional.

Read More