Mengapa kita menunda-nunda atau prokrastinasi?

Hasil penelitian dari Universitas Stockholm telah mengkonfirmasi bahwa prokrastinasi atau penundaan bukan hanya masalah manajemen waktu. Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan bahwa alasan emosional seringkali menjadi pemicu Anda untuk menunda-nunda suatu pekerjaan, dan beberapa orang mengklaim bahwa mereka sengaja membiarkan hal-hal sampai menit terakhir karena mereka bekerja lebih baik di bawah tekanan, tetapi sebenarnya hal tersebut hanya menambah stres Anda.

Orang yang menunda-nunda memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dan kesejahteraan yang lebih rendah. Di dunia nyata, keterlambatan yang tidak diinginkan sering dikaitkan dengan tabungan pensiun yang tidak memadai dan kunjungan medis yang terlewatkan.

Mengapa kita menunda-nunda atau prokrastinasi?

Ketika merujuk pada penundaan, beberapa orang mungkin menganggapnya sebagai manajemen waktu yang buruk, ketidakmampuan untuk mengatur dan memprioritaskan tugas, yang berarti bahwa Anda melakukannya pada menit terakhir, atau bahkan melewati tenggat waktu yang Anda miliki.

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa prokrastinasi sebenarnya adalah reaksi yang kompleks dan sering maladaptif terhadap berbagai faktor stres yang dirasakan.

Satu studi menemukan bahwa penundaan berhubungan positif dengan kerentanan psikologis. Penelitian lain menunjukkan bahwa orang yang cenderung menunda tugas sampai saat-saat terakhir mungkin memiliki self esteem yang lebih rendah.

Efek prokrastinasi pada kesehatan

Dalam penelitian oleh Sirois dan Timothy Pychyl, Ph.D. dari Universitas Carleton di Ottawa, Kanada – menyarankan bahwa orang dapat menggunakan penundaan sebagai “perbaikan kilat” untuk suasana hati negatif yang diciptakan oleh stres yang berkaitan dengan tugas tertentu.

Apakah prokrastinasi dapat memberikan manfaat?

Dalam sebuah penelitian di The Journal of Social Psychology, Choi dan Chu mengutip penelitian sebelumnya yang berpendapat bahwa “tidak semua penundaan mengarah pada hasil negatif.”  

Terdapat dua jenis prokrastinator, yaitu:

  • Prokrastinator pasif tidak bermaksud menunda penyelesaian tugas, tetapi tetap melakukannya karena mereka tidak dapat “membuat keputusan dengan cepat dan […] menindakinya dengan cepat.”
  • Prokrastinator aktif sengaja menunda penyelesaian tugas, karena mereka lebih suka bekerja di bawah tekanan, karena memungkinkan mereka untuk “merasa tertantang dan termotivasi.”

Meskipun prokrastinator aktif mampu merencanakan kegiatan secara terorganisir, mereka tidak membatasi diri untuk mengikuti jadwal yang sudah direncanakan atau struktur waktu.

Prokrastinator seperti itu membiarkan diri Anda fleksibel dalam menghadapi perubahan dan tuntutan baru, sehingga Anda dapat secara spontan menyelesaikan beberapa tugas yang saling bersaing. Dengan kata lain, prokrastinator aktif mungkin memiliki waktu terstruktur yang lebih fleksibel dan lebih sensitif terhadap perubahan tuntutan yang ada di lingkungan Anda.

Prokrastinasi menyangkut kreativitas

Psikolog Adam Grant, dari University of Pennsylvania di Philadelphia, berpendapat bahwa orang-orang yang “prokrastinasi” menyelesaikan tugas untuk sementara waktu – sehingga terlibat dalam penundaan yang moderat atau level sedang – sering dapat memunculkan ide-ide orisinal tentang bagaimana menyelesaikan tugas tersebut daripada orang-orang yang memulai pekerjaan mereka secara langsung.

Grant menjelaskan bahwa hubungan antara penundaan sedang dan orisinalitas mungkin ada karena ketika Anda secara aktif menunda tugas untuk sementara waktu, keasyikan Anda dalam melakukan tugas itu sendiri tidak hilang.  Sebaliknya, pekerjaan yang tertunda “berjalan” di otak Anda, sehingga memberi Anda waktu untuk menemukan solusi inovatif.

Jadi apakah Anda termasuk orang yang cenderung melakukan prokrastinasi? 

Menunda tugas Anda atau prokrastinasi untuk sementara mungkin tidak berbahaya dan memungkinkan Anda untuk menilai tugas yang ada secara lebih imajinatif. Tetapi, jika Anda merasakan prokrastinasi secara terus menerus segera kunjungi dokter untuk diskusi lebih lanjut mengenai masalah Anda.

Read More

Konsumsi Makanan Berikut untuk Sembuhkan GERD

GERD merupakan penyakit pada asam lambung yang menyebabkan rasa terbakar atau panas di kerongkongan hingga ke perut. Ciri-ciri lain yaitu sakit pada dada, batuk-batuk, dan susah menelan.

Makanan yang kita konsumsi berpengaruh terhadap tinggi rendahnya asam lambung. Naiknya asam lambung bisa diakibatkan oleh pla makan yang tidak sehat seperti konsumsi karbohidrat yang terlampau banyak

Namun Anda dapat mengatasinya dengan mengonsumsi beberapa makanan yang dapat mengurangi GERD.

  1. Dada ayam

Dada ayam punya segudang protein yang mudah untuk dicerna. Jangan lupa untuk membuang kulitnya dan mengolah dada ayam dengan cara yang sehat seperti ditumis atau dipanggang.

  • Air putih

Tentu saja, air merupakan cairan yang paling aman untuk asam lambung. Minuman manis dan bersoda dapat memperparah jumlah gas yang diproduksi oleh lambung Anda dan kerap membuat bersendawa.

  • Jahe

Jahe dapat meredam asam lambung yang sedang naik. Campurkan ke dalam teh dan minum selagi hangat.

  • Semangka

Buah-buahan yang memiliki kandungan cairan yang banyak seperti semangka dan melon sangat baik untuk lambung karena memiliki kadar asam yang rendah. Selain itu, buah-buahan ini juga sangat menyegarkan!

  • Beras coklat

Beras coklat mengandung karbohidrat kompleks yang lebih disarankan ketimbang beras putih atau merah, dalam mengatasi GERD.

  • Oatmeal

Saat mengalami GERD, sebaiknya menghindari makanan yang dapat memperparah, seperti bacon, donat ataupun pancake. Oatmeal adalah menu yang kaya serat yang dapat menambah tenaga sekaligus mengurangi asam lambung.

  • Kentang

Kentang juga bisa menjadi alternatif makanan untuk mengurangi rasa panas yang ditimbulkan GERD. Asal, jangan mengolah kentang dengan bawang bombai atau bawang putih karena bisa memicu naiknya asam lambung.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun lebih sehat daripada mentega dan butter. Selain itu, minyak zaitun memiliki sedikit lemak sehingga tidak menyebabkan asam lambung.

  • Selada dan seledri

Asam lambung dapat memproduksi gas berlebih di perut. Ada baiknya mengurangi biji-bijian dan buah kering yang tinggi kalori.

  1. Tanaman Adas

Adas dapat membantu menenangkan kondisi perut yang panas karena asam lambung naik. Jika Anda mengalami gejala GERD, Anda dapat menumis Adas sebagai makanan pendamping atau mengonsumsinya secara mentah sebagai salad. GERD atau penyakit asam lambung sering sekali muncul akibat pola makan yang kurang baik. Jika Anda mengalami GERD, ada baiknya mencoba salah satu dari daftar makanan yang bisa menurungkan asam lambung Anda.

Read More

9 Manfaat Bela Diri untuk Anak dengan Masalah Belajar dan Attention Issue

Olahraga sangat bagus untuk setiap anak. Tetapi anak-anak dengan masalah belajar dan attention issue dapat mengalami kesulitan menemukan olahraga atau aktivitas fisik yang cocok untuk mereka. Mereka mungkin tidak memiliki keterampilan sosial atau fisik untuk berpartisipasi dalam tim.

Ada anak yang mungkin tidak memiliki koordinasi untuk kegiatan seperti skating atau balet. Mereka mungkin merasa terlalu sulit untuk mengikuti aturan, atau mereka mungkin adalah korban bullying dan diasingkan dari pertemanan. Bagaimana bela diri bisa membantu anak-anak dengan berbagai masalah kompleks semacam ini?

  1. Memfokuskan diri pada pertumbuhan individu, bukan kompetisi tim. Banyak anak yang merasa tertekan karena masalah belajar serta harus bersaing dengan anak-anak lain. Olahraga konvensional mungkin tidak menarik bagi mereka. Namun dalam seni bela diri, fokusnya adalah pada pengembangan diri. Tidak akan ada istilah “mengecewakan tim”.
  2. Bela dDiri menawarkan tujuan yang konkret dan dapat dicapai. Beberapa anak dengan masalah belajar dan perhatian mungkin merasa mereka tidak pernah “menang” dalam hal apa pun. Dalam seni bela diri, anak-anak bekerja dengan kecepatan mereka sendiri. Mereka diberikan sabuk berwarna berbeda setiap kali mereka mencapai tingkat keterampilan baru. Ini dapat meningkatkan harga diri dan membuat mereka tetap termotivasi.
  3. Rutinitas dalam latihan bela diri dilakukan secara bertahap. Suatu teknik atau bentuk dalam seni bela diri dapat memiliki puluhan gerakan yang berbeda. Tetapi anak-anak belajar secara bertahap, mengulangi dan menambahkan langkah-langkah sembari berlatih. Mereka belajar mengantisipasi langkah mana yang akan terjadi selanjutnya dan pada akhirnya menyatukan semuanya menjadi gerakan yang lancar. Semua ini memberikan memori kerja latihan, tetapi dengan cara mudah dipahami anak-anak.
  4. Bela diri mampu menekankan kontrol diri dan konsentrasi. Perhatian adalah pusat seni bela diri. Anak-anak harus tetap fokus untuk belajar dan tampil. Ketika fokus anak melayang, instruktur akan sering meminta mereka untuk mengambil “posisi siap”. Posisi ini memungkinkan mereka untuk mengatur ulang dan menyiapkan diri untuk gerakan selanjutnya.
  5. Bela diri bisa membantu koordinasi. Gerakan seni bela diri yang disengaja dan berulang dapat membantu anak-anak mengembangkan rasa yang lebih baik untuk tubuh mereka. Ini dapat menjadi latihan yang berguna bagi anak-anak yang memiliki masalah perkembangan motorik.
  6. Bela diri adalah jalan keluar untuk mengatasi anak-anak dengan energi yang berlebih.
  7. Suasana latihan akan membantu anak berpikir lebih positif. Latihan yang teratur juga akan membuatnya menghargai waktu terutama saat hormat saat berhadapan dengan guru dan teman latihannya.
  8. Bela diri menumbuhkan rasa saling menghargai satu sama lain. Di dalam kelas bela diri, murid akan diajarkan untuk saling menghargai dan tidak melanggar praturan yang sudah ditetapkan bersama.
  9. Bela diri adalah olahraga yang keren. Banyak anak-anak yang berpikir seperti ini dan bisa menjadi kunci meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Dengan beberapa manfaat bela diri untuk anak di atas, tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak mendaftarkan si kecil di kelas bela diri yang disukainya.

Read More

Untuk Anda Para Pelari, Waspadai 10 Cedera Lari yang Umum Terjadi

Berlari memang memberikan banyak sekali manfaat bagi tubuh, mulai dari memperkuat jantung, paru-paru, serta meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh. Akan tetapi, tetap ada beberapa risiko kecelakaan yang mungkin terjadi sehingga mengakibatkan cedera lari. Berikut ini adalah beberapa jenis cedera pada pelari yang sering dialami.

1. Cedera Lutut Pelari

Cedera pertama yang mungkin terjadi adalah cedera lutut pelari atau yang juga populer dengan sebutan runner’s knee. Cedera ini terjadi akibat posisi tempurung lutut yang bergeser dan tidak selaras pada porosnya.

2. Fraktur

Selanjutnya, para pelari juga memiliki risiko mengalami retakan kecil pada tulang yang terjadi karena aktivitas terlalu keras dalam intensitas dan frekuensi yang berlebihan. Biasanya, ini terjadi karena tubuh belum beradaptasi atau belum terbiasa dengan aktivitas baru.

3. Shin Splint

Shin splints juga berisiko terjadi pada para pelari yang ditandai dengan rasa sakit di bagian depan atau kaki area bawah. Shin splints biasa terjadi saat Anda mengubah pola latihan, seperti berlari lebih jauh atau meningkatkan jumlah hari yang Anda lakukan untuk berlari.

4. Achilles Tendinopathy

Cedera lain yang juga berisiko terjadi pada pelari adalah achilles tendinopathy yang juga biasa disebut sebagai tendinitus, yaitu radang tendon Achilles (tendon besar yang menempelkan betis ke bagian belakang tumit). Kondisi ini biasanya disebabkan oleh tekanan berulang pada tendon.


5. Otot Tertarik

Otot tertarik juga menjadi cedera yang umum terjadi pada pelari akibat adanya robekan kecil di otot. Kondisi ini bisa terjadi akibat pelari lupa untuk melakukan pemanasan atau peregangan otot sebelum berlari. Otot-otot yang kerap mengalami cedera ini, antara lain hamstring, quadrisep, betis, dan otot paha.

6. Pergelangan Kaki Terkilir

Selain itu, melewarkan peregangan dan pemanasan juga dapat mengakibatkan peregangan atau robeknya ligamen di area pergelangan kaki. Cedera ini juga dapat terjadi karena rute lari yang berliku dengan banyak batu dan tanah yang tidak rata.

7. Plantar Fasciitis

Plantar fasciitis adalah peradangan pada fasia plantar (jaringan tebal di bagian bawah kaki yang memanjang dari tumit ke jari kaki). Biasanya, orang dengan otot betis yang kaku dan lengkungan tinggi lebih rentan mengalami plantar fasciitis.

8. IT (iliotibial) Band Syndrome

Sindrom ini menyebabkan rasa sakit di bagian luar lutut. Pita IT adalah ligamen yang membentang di bagian luar paha dari bagian atas pinggul ke bagian luar lutut.
Sindrom IT band terjadi ketika ligamen ini menebal dan tergesek pada tulang lutut hingga akhisnya mengakibatkan peradangan.

9. Blister

Cedera ini memunculkan kantung berisi cairan di permukaan kulit. Kantung ini muncul akibat adanya gesekan antara sepatu atau kaos kaki pada kulit. Dalam mengatasinya, Anda perlu mencari sepatu yang tepat dan nyaman untuk berlari.

10. Luka Terkait Suhu

Saat berlari, tidak jarang para pelari akan mengalami beberapa kondisi tubuh akibat suhu selama berlari. Kondisi tubuh ini termasuk pada kulit yang terbakar sinar matahari hingga hipotermia. Itulah sebabnya Anda harus memastikan sudah menggunakan perlengkapan yang lengkap untuk mengatasi masalah kondisi tubuh akibat suhu ekstrim saat berlari.

Itulah 10 cedera yang kerap dialami pelari saat berolahraga. Tidak heran, meskipun terkesan sederhana, olahraga lari juga memerlukan perlengkapan dan teknik yang tepat agar dapat mencegah cedera terjadi. Beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan untuk mencegah cedera, antara lain

  • Selalu lakukan peregangan dan pemanasan untuk membuat otot lebih fleksibel
  • Jangan memaksakan diri untuk melakukan latihan dalam intensitas dan frekuensi tinggi
  • Buatlah target sesuai kondisi tubuh. Jangan memaksakan diri untuk berlari dalam jarak tempuh yang jauh untuk para pemula
  • Gunakan sepatu dan kaos kaki khusus lari yang nyaman serta berukuran sesuai
  • Pilih rute lari yang aman dan berlarilah dalam kecepatan yang stabil

Meskipun kebanyakan cedera lari dapat disembuhkan dengan istirahat dan kompres menggunakan es, ada baiknya untuk selalu mencegah terjadinya cedera dengan memaksimalkan persiapan olahraga sebaik mungkin.

Read More

Rambut Rontok pada Anak, Apa Penyebabnya?

Anda mungkin tidak akan merasa heran, seiring bertambahnya usia, Anda mulai memperhatikan bahwa rambut Anda mulai rontok sedikit demi sedikir. Namun rambut rontok pada anak bisa menjadi hal yang mengejutkan.

Rambut rontok tidaklah jarang pada anak-anak, tetapi penyebabnya mungkin berbeda dari kebotakan yang terjadi pada orang dewasa. Seringkali, anak-anak mengalami rambut rontok karena gangguan kulit kepala.

Kebanyakan penyebabnya tidak berbahaya atau bahkan sampai mengancam nyawa. Namun tetap saja, rambut rontok pada anak bisa berdampak buruk pada emosional mereka. Karena rambut rontok mungkin memiliki efek psikologis yang mendalam pada anak-anak, penting bagi Anda untuk menemui dokter agar segera dilakukan perawatan.

Apa yang Menyebabkan Kerontokan Rambut pada Anak?

Seringkali, rambut rontok pada anak-anak disebabkan oleh infeksi atau masalah lain pada kulit kepala. Untuk lebih jelasnya, inilah beberapa penyebab paling umum:

Tinea Capitis
Infeksi kulit kepala ini menyebar ketika anak-anak berbagi barang-barang pribadi seperti sisir dan topi. Infeksi ini juga dikenal sebagai kurap pada kulit kepala, meskipun itu disebabkan oleh jamur.

Anak-anak dengan tinea capitis memiliki bercak-bercak rambut rontok dengan titik-titik hitam di mana rambutnya patah. Kulit mereka bisa menjadi merah, bersisik, dan bergelombang. Demam dan kelenjar yang bengkak adalah gejala lain yang mungkin terjadi.

Dokter kulit dapat mendiagnosis tinea capitis dengan cara memeriksa kulit kepala anak Anda. Kadang-kadang dokter akan mengikis potongan kecil kulit yang terinfeksi dan mengirimkannya ke laboratorium untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Tinea capitis dapat diobati dengan obat anti jamur yang diminum selama sekitar delapan minggu. Menggunakan sampo antijamur bersama dengan obat oral akan mencegah anak Anda menyebarkan virus ke anak-anak lain.

Alopecia Areata
Alopecia adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut. Sistem kekebalan tubuh Anda menyerang folikel dimana rambut tumbuh. Sekitar 1 dari setiap 1.000 anak memiliki penyakit ini.

Alopecia menyerang dalam berbagai bentuk, tergantung pada pola kerontokan rambut:

  • Alopecia Areata: bentuk gundul di kulit kepala anak
  • Alopecia Totalis: semua rambut di kulit kepala rontok
  • Alopecia Universalis: semua rambut di tubuh rontok

Anak-anak dengan alopecia areata bisa menjadi benar-benar botak. Beberapa juga mengalami kerontokan rambut di tubuh mereka juga.

Dokter mendiagnosis alopecia areata dengan memeriksa kulit kepala anak Anda. Mereka dapat mencabut beberapa helai rambut untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Tidak ada obat untuk alopecia areata, tetapi beberapa perawatan dapat membantu menumbuhkan rambut kembali:

  • Krim kortikosteroid, lotion, atau salep
  • Minoxidil
  • Anthralin

Dengan perawatan yang tepat, kebanyakan anak-anak dengan alopecia areata akan dapat menumbuhkan kembali rambut dalam waktu satu tahun.

Trikotilomania
Trikotilomania adalah gangguan di mana anak-anak secara kompulsif mencabut rambut mereka. Para ahli mengkategorikannya sebagai bentuk gangguan obsesif-kompulsif. Beberapa anak-anak menarik rambut mereka sebagai sejenis pelepasan. Yang lain tidak menyadari bahwa mereka melakukannya.

Anak-anak dengan kondisi ini akan memiliki bagian rambut yang tidak ada dan rusak. Beberapa anak memakan rambut yang mereka tarik dan membentuknya menjadi bola besar dari rambut yang sebenarnya tidak dapat dicerna di perut mereka.

Rambut akan tumbuh kembali setelah anak-anak berhenti menariknya keluar. Terapi perilaku kognitif mengajarkan anak-anak untuk menjadi lebih sadar akan hal tersebut Terapi ini membantu mereka memahami emosi yang memicu perilaku sehingga mereka dapat menghentikannya.

Telogen Effluvium

Telogen adalah bagian dari siklus pertumbuhan rambut normal ketika rambut berhenti tumbuh. Kemudian, rambut lama rontok untuk memungkinkan yang baru agar bisa tumbuh. Biasanya, hanya 10 hingga 15 persen folikel rambut berada di fase ini pada satu waktu.

Pada anak-anak dengan telogen effluvium, lebih banyak folikel rambut memasuki fase telogen daripada normal. Jadi bukan hanya kehilangan 100 rambut dalam sehari seperti anak lainnya, anak-anak dengan penyakit ini bisa kehilangan 300 helai rambut sehari. Rambut rontok mungkin tidak terlihat atau mungkin ada botak pada kulit kepala.

Telogen effluvium biasanya terjadi setelah peristiwa ekstrem, seperti:

  • Demam yang sangat tinggi
  • Operasi
  • Trauma emosional yang intens, seperti kematian orang yang dicintai
  • Cedera parah

Setelah hal ini berlalu, rambut anak akan tumbuh kembali. Pertumbuhan penuh kembali bisa memakan waktu enam bulan hingga satu tahun.

Kekurangan Nutrisi
Nutrisi yang baik sangat penting untuk tubuh yang sehat. Ketika anak-anak tidak mendapat cukup vitamin, mineral, dan protein, rambut mereka bisa rontok. Rambut rontok dapat menjadi tanda gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia, serta efek samping dari diet vegetarian atau vegan yang rendah protein.

Dokter anak dapat menyarankan pola makan yang sehat atau meresepkan suplemen untuk menutupi kekurangan gizi.

Hipotiroidisme
Tiroid adalah kelenjar di leher Anda. Kelenjar ini melepaskan hormon yang membantu mengontrol metabolisme tubuh Anda.

Pada hipotiroidisme, tiroid tidak memproduksi hormon yang dibutuhkan secara cukup untuk berfungsi dengan baik. Gejala dari kasus rambut rontok pada anak yang satu ini termasuk:

  • Penambahan berat badan
  • Sembelit
  • Kelelahan
  • Rambut kering atau rambut rontok di seluruh kulit kepala

Rambut rontok pada anak akan berhenti jika anak Anda diobati dengan obat hormon tiroid. Tetapi bisa memakan waktu beberapa bulan bagi semua rambut untuk tumbuh kembali.

Kemoterapi
Anak-anak yang menerima perawatan kemoterapi akan kehilangan rambutnya. Kemoterapi adalah obat kuat yang membunuh dengan cepat sel-sel tubuh yang terbelah – termasuk sel-sel di akar rambut. Setelah perawatan selesai, rambut anak Anda akan tumbuh kembali.

Penyebab Non Medis Kerontokan Rambut


Terkadang, anak-anak kehilangan rambut karena alasan yang non medis. Penyebab umum meliputi:

Kerontokan Rambut Baru Lahir
Selama enam bulan pertama kehidupannya, sebagian besar bayi akan kehilangan rambutnya. Rambut yang baru lahir rontok untuk memberi jalan bagi rambut dewasa. Jenis rambut rontok ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Rambut Rontok karena Gesekan
Beberapa bayi kehilangan rambut di bagian belakang kulit kepala mereka karena mereka menggosokkan kepala mereka berulang kali ke kasur, lantai, atau sesuatu yang lain. Begitu mereka berhenti menggosok, rambut mereka harus tumbuh kembali.

Bahan Kimia
Produk yang digunakan untuk pemutih, pewarna, atau peurus rambut dapat mengandung bahan kimia keras yang merusak batang rambut. Cobalah untuk menghindari penggunaan produk-produk ini untuk anak-anak atau tanyakan kepada penata rambut Anda untuk rekomendasi versi yang tidak berbahaya bagi anak

Pengering Rambut
Kelebihan panas dari pengering atau pelurus rambut juga dapat merusak rambut dan menyebabkan rambut rontok. Saat mengeringkan rambut anak Anda, gunakan pengaturan panas rendah. Jangan mengeringkannya setiap hari untuk meminimalkan paparan panas dan menghidnari kerontokan rambut pada anak.

Ikat Rambut
Mengikat rambut anak ke dalam kuncir ekor kuda, kepangan, atau sanggul menyebabkan trauma pada akar rambut. Rambut juga bisa rontok jika anak Anda menyikat atau menyisirnya terlalu keras. Bersikaplah lembut ketika menyisir dan menata rambut anak Anda dan menjaga ekor kuda dan kepangan longgar untuk mencegah kerontokan rambut.

Berbicara kepada Anak tentang Rambut Rontok

Kerontokan rambut pada anak bisa mengganggu pada usia berapa pun. Jelaskan kepada anak Anda mengapa kerontokan rambut terjadi dan bagaimana Anda berencana untuk memperbaiki masalah tersebut. Jika itu adalah akibat dari penyakit yang dapat diobati, jelaskan bahwa rambut mereka akan tumbuh kembali.

Jika tidak, temukan cara untuk menyembunyikan kerontokan rambut. Dapatkan bantuan untuk mengatasi kerontokan rambut dari dokter, serta dari penata rambut yang dilatih untuk bekerja dengan anak-anak yang telah kehilangan rambutnya. Konseling juga dapat membantu anak-anak mengatasi rambut rontok. Mintalah dokter untuk merekomendasikan seorang konselor atau terapis yang dapat membantu berbicara dengan anak Anda berdasarkan pengalaman.

Read More

Hidup Lebih Lama dengan 5 Kunci Gaya Hidup Sehat

Peneliti dari Universitas Harvard, melakukan penelitian terhadap manfaat dari kebiasaan hidup sehat terhadap tingkat harapan hidup seseorang. Peneliti melihat data berdasarkan diet yang dilakukan, aktivitas fisik, berat badan, merokok, dan konsumsi alkohol yang dikumpulkan dari valid responden.

Apakah gaya hidup sehat itu?

Lima hal di bawah ini dipilih karena penelitian menunjukan dampak yang besar pada resiko kematian dini. Berikut ini bagaimana kebiasaan hidup sehat didefinisikan dan diukur:

  1. Diet sehat

Dihitung berdasarkan laporan konsumsi dari makanan sehat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, lemak tak jenuh, omega-3, makanan tidak sehat seperti daging merah, minuman dengan pemanis buatan, lemak trans dan sodium.

  • Level aktivitas fisik yang sehat

Dihitung minimal 30 menit sehari untuk kegiatan berat yang mengandalkan fisik

  • Berat badan yang sehat

Didefinisikan sebagai indeks masa tubuh normal, yaitu ada diantara 18.5 dan 24.9.

  • Tidak merokok sama sekali
  • Mengonsumsi alkohol yang tidak berlebihan

Dihitung antara 5 – 15 gram sehari untuk wanita, 5 – 30 gram sehari untuk laki-laki. Pada umumnya, satu takar minuman mengandung sekitar 14 gram alkohol murni. Setara dengan 12 ons bir reguler, 5 ons anggur.

Lalu, apakah gaya hidup sehat bisa memberikan perubahan?

Orang-orang yang memenuhi kriteria lima kebiasaan sehat diatas hidup lebih lama dibanding dengan yang tidak menjalaninya. Untuk wanita, mereka bisa hidup 14 tahun lebih lama, sedangkan untuk pria, mereka bisa hidup 12 tahun lebih lama (dengan catatan, jika mereka menjalani kebiasaan tersebut dari umur 50 tahun). Orang-orang yang tidak menjalani kebiasaan tersebut meninggal lebih dini karena kanker atau penyakit penyempitan pembuluh darah.

Peneliti juga menghitung harapan hidup dari orang-orang yang menjalani lima kebiasan hidup sehat tersebut. Hanya satu kebiasaan sehat yang rutin dilakukan, memberi harapan hidup lebih panjang selama dua tahun untuk pria dan wanita. Artinya, semakin sehat kebiasaan hidup seseorang, semakin panjang pula umur mereka.

Penelitian menemukan bahwa orang-orang berusia 50 atau lebih yang berbobot badan mormal, tidak pernah merokok, serta meminum alkohol secukupnya hidup rata-rata tujuh tahun lebih lama. Analisa lain dengan 500,000 partisipan menunjukan lebih dari setengah kematian dini disebabkan oleh faktor gaya hidup tidak sehat seperti diet yang tidak sehat, jarang berolahraga, obesitas, konsumasi alkohol yang terlalu banyak, dan merokok, dan lain sebagainya.

Lalu apa masalah (besar) kita?

Penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan terhadap kesehatan haruslah dilakukan dalam skala besar. Para ahli menyarankan untuk mengubah kebijakan pemerintah, meguusahakan pelayanan kesehatan publik, dan lain sebagainya. Memang pasti banyak sekali industri-industri besar yang keberatan karena beberapa di antara mereka menjual makanan yang kurang sehat seperti minuman bersoda, keripik hingga makanan cepat saji.

Read More

Masalah umum yang terjadi pada rambut dan kulit kepala

Ternyata kondisi rambut dan kulit kepala memiliki kaitan yang cukup signifikan dengan kesehatan seseorang. Jika Anda memiliki kondisi rambut tertentu dan ragu apakah hal itu berhubungan dengan kondisi kesehatan Anda, yuk, simak penjelasannya satu per satu!

  1. Ketombe bukan penyakit menular

Rambut berketombe murni disebabkan karena produksi minyak di kepala yang lebih banyak dari normal. Beberapa faktor lain yang menyebabkan ketombe bisa saja berasal dari beban yang membuat stress, obesitas, maupun cuaca lembab yang membuat Anda terus berkeringat. Ketombe juga bisa dikarenakan eczema atau psoriasis. Namun perlu diketahui bahwa ketombe tidak menular.

Cara merawat rambut ketombe

Untuk menghilangkan ketombe, bilaslah rambut setiap hari dengan shampo anti ketombe dan biarkan selama lima menit sebelum dibersihkan. Dengan banyaknya varian shampo anti ketombe yang dijual di pasaran, sebaiknya mencoba beberapa produk yang cocok untuk rambut Anda.

Jangan abaikan ketombe berwarna kuning

Seborrheic dermatitis merupakan ketombe tingkat lanjut akibat kulit kepala yang meradang. Perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kelainan kulit seperti ini karena bisa terjadi karena banyak faktor seperti kulit berjamur, perubahan hormonal, maupun kelainan saraf akibat penyakit HIV atau Alzheimer.

  • Rambut rontok

Jangan terburu-buru panik ketika melihat rambut rontok Anda jumlahnya cukup banyak. Menurut para ahli, rambut normal bisa mengalami kerontokan hingga 100 helai atau lebih per hari. Jangan khawatir karena folikel Anda senantiasa bekerja untuk memproduksi rambut baru.

Rambut rontok karena telogen effluvium

Kondisi ini merupakan kerontokan rambut sementara akibat dari paska operasi, vaksinasi, paska melahirkan, maupun stress.

Namun rambut akan tumbuh kembali setelah kondisi normal.

Rambut rontok karena alopecia aerata

Kondisi ini disebabkan oleh imun tubuh yang menyerang folikel rambut pada area tertentu di kulit kepala dan merontokkan rambut hanya di bagian tersebut. Kondisi ini dapat diatasi dengan perawatan rambut rontok.

90% rambut rontok pada pria diakibatkan oleh faktor genetik

Kebotakan pada pria seringkali disebabkan oleh faktor genetik di garis ibu daripada dari garis ayah.

Kebotakan pada perempuan disebabkan karena usia

Lain halnya dengan rambut rontok pada pria. Pada perempuan, kebotakan lebih disebabkan karena faktor usia. Tidak benar jika rambut yang panjang menyebabkan kerontokan karena akar yang tidak kuat. Agar pertumbuhan rambut tetap sehat, Anda dapat memakai serum rambut dengan kandungan 5% Minoksidil atau meminum suplemen dengan kandungan pironolactone dan flutamide.

Sinar matahari bisa merusak rambut kulit kelapa

Pancaran sinar matahari dapat membuat rambut jadi kasar dan mudah rontok karena kulit kepala yang kepanasan. Saat melakukan aktivitas di luar dengan cuaca panas, pastikan Anda memakai pelindung seperti topi.

Rambut juga perlu nutrisi dari dalam

Rambut membutuhkan zat besi dan protein agar tetap sehat dan berkilau. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan rambut mudah rontok. Lakukan diet sehat dengan menambah asupan lemak omega 3 serta vitamin A dari sayur bayam dan worterl. Selain itu, kacang mede dan tiram juga sangat baik untuk rambut karena mengandung zinc. Untuk kulit kepala yang sehat, konsumsi gandum dan susu rendah lemak sangat dianjurkan.

  • Uban prematur dikarenakan faktor genetik

Uban tidak harus menunggu tua. Faktor genetik bisa membuat seseorang memiliki uban lebih awal saat usia masih 20-an.

  • Faktor lain yang membuat rambut rontok
  • Rambut yang sering diikat

Rambut yang sering diikat atau dipasang hair extension akan menyebabkan stress pada akar rambut dan membuat rambut cepat rontok

  • Menggunakan alat pengering rambut dan pelurus rambut secara berlebihan juga dapat menyebabkan kutikula rusak dan rambut cepat kering.
  • Pengaruh obat-obatan

Jika Anda mengonsumsi obat anti-depresan, obat penurun kolesterol maupun pil KB – kemungkinan rambut rontok akan semakin besar. Perawatan paling mudah untuk kesehatan rambut dan kulit kepala adalah dengan memberikan pijatan di kepala. Pijatan ini dapat mengurangi stress karena saraf di area kepala sangat sensitif terhadap sentuhan sehingga rasa rileks tersebut membuat otak memproduksi lebih banyak serotonin dan melatonin – hormon yang membuat Anda merasa bahagia.

Read More

Tips Atasi Kecemasan Kembali ke Sekolah pada Anak

Sama ketika Anda harus masuk kerja setelah liburan, anak-anak pun ternyata mengalami kecemasan yang sama saat harus kembali ke sekolah. Kegiatan harian di sekolah memang meliputi banyak hal yang bisa memicu stres seperti: harus berpisah dengan orang tua, mengejar nilai, bergaul dengan teman-teman serta berkutat dengan ramainya kantin ekolah.

Meski terdengar sepele, namun hal semacam ini ternyata tidak bisa Anda abaikan begitu saja. Jika si kecil mulai bertanya tentang bagaimana kira-kira kelas barunya atau tampak cemas mengenai gurunya, ada kemungkinan dia mengalami kecemasan semacam ini. Akhirnya, anak mungkin akan susah tidur beberapa hari menjelang masuk sekolah.

Tanda-tanda Anak Merasa Cemas Saat akan Kembali Sekolah

Bagi sebagian anak, terutama yang memang memiliki masalah kecemasan, kembali ke sekolah adalah hal yang bisa dengan mudah membuatnya tertekan. Hal ini bisa terlihat dari bagaimana mereka bersikap. Jika beberapa tanda berikut muncul pada anak, mungkin mereka sedang mengalami kecemasan itu:

  • Terus menerus menanyakan pertanyaan yang bernada cemas seperti, “Bagaimana kalau teman sekelasku beda? Bagaimana kalau aku duduk sendirian karena tidak ada yang mau sebangku denganku? Apakah aku akan baik-baik saja?”
  • Mengeluh kesakitan secara fisik seperti sakit kepala, sakit perut dan kelelahan padahal sebenarnya dia sehat-sehat saja.
  • Perubahan pola tidur. Lebih cepat bangun, lebih cepat tertidur atau membangunkan Anda di tengah malam.
  • Menghindari hal-hal yang berhubungan dengan sekolah seperti tur sekolah, pertemuan awal semester dengan guru atau bahkan menolak diajak ke sekolah.

Membantu Anak Mengatasi Kecemasan

  • Hadapi kecemasannya, jangan dihindari. Membiarkan anak menghindari kondisi yang membuatnya cemas adalah hal alami yang biasa dilakukan para orang tua. Hal ini terjadi karena Anda mungkin ingin membuktikan bahwa kecemasannya tidak akan terjadi. Namun hal semacam ini justru akan jadi ‘lingkaran setan’ yang justru memicu kecemasan jangka panjang. Coba bantu dia menghadapi rasa takutnya dengan memikirkan langkah-langkah kecil sebagai solusi. Jika si kecil berhasil menghadapi salah satu saja dari kecemasannya, jangan lupa berikan pujian Anda.
  • Lakukan latihan sebelum mulai sekolah. Sebelum semester baru dimulai, coba ajak dia melakukan aktivitas yang biasa dilakukannya di hari sekolah seperti bangun pagi, sarapan, menyiapkan buku atau berjalan-jalan keliling sekolah.
  • Bersikap tenang. Ketika anak rewel tidak mau sekolah dan mulai menangis, Anda harus bersikap tenang dan tidak ikut cemas. Tarik napas panjang dan usahakan untuk menenangkan diri sendiri serta menyadari bahwa perilaku anak Anda disebabkan oleh kecemasannya, bukan karena anak Anda nakal.
  • Pastikan anak cukup tidur. Perubahan jadwal dari liburan kembali ke masa sekolah kadang bisa sangat menyulitkan. Kurang tidur bisa membuat mood si kecil berantakan dan dia mungkin akan menolak berangkat sekolah. Untuk mengatasi hal ini, coba atur kembali jam tidur dan bangunnya seperti saat dia aktif bersekolah. Jauhkan segala gangguan seperti televisi, kompter dan ponsel dari dalam kamar menjelang jam tidurnya.

Menghadapi kecemasan anak saat kembali ke sekolah memang bukan hal yang mudah. Ketika si kecil mengamuk dan menolak berangkat sekolah, Anda mungkin akan merasa cemas sendiri. Sebagai orang tua, hal terpenting untuk membantu si kecil mengatasi ketakutannya adalah dengan bersikap tenang. Jika Anda mulai merasa tidak sanggup mengatasinya sendirian, minta bantuan keluarga atau minta nasehat tenaga profesional.

Read More

Ini Dia Perbedaan Mulas dengan Serangan Jantung

Agak susah untuk membedakan antara mulas dan serangan jantung karena gejala-gejalanya yang hampir sama. Selain bagian dada yang terasa panas, gejalanya juga bisa berlangsung lama.

Gejala mulas diakibatkan oleh asam lambung yang memasuki area kerongkongan sehingga dada terasa sakit saat membungkuk atau saat sedang tidur. Selain itu, kerongkongan terasa panas dan asam. Terkadang juga disertai batuk dan sakit tenggorokan.

Konsultasikan gejala-gejala ini kepada dokter Anda jika Anda membutuhkan diagnosa lebih lanjut. Biasanya, dokter akan menyarankan Anda untuk mengikuti serangkaian tes kesehatan yang spesifik untuk mengetahui seberapa parahnya kondisi tersebut dan perawatan apa yang dapat diberikan untuk Anda.

Gejala Mulas atau Serangan Jantung?

Serangan jantung seringnya diawali dengan gejala sakit pada bagian dada dan terkadang disertai rasa panas. Sulit untuk membedakan gejala mulas atau serangan jantung karena ciri-cirinya yang hampir sama. Namun serangan jantung dapat dihubungkan dengan berat badan seseorang. Semakin gemuk seseorang, semakin tinggi risiko terkena serangan jantung.

Meski begitu, mulas dapat diidentifikasi dengan beberapa gejala berikut:

  • Area bagian iga mengalami rasa panas dan mulut dan kerongkongan terasa asam.
  • Rasa sakit ini tidak menyebar ke area bahu, leher maupun tangan
  • Rasa mulas biasanya muncul sesaat setelah selesai makan
  • Rasa sakit juga terasa saat tidur atau saat melakukan olahraga yang mengandalkan perut
  • Gejala akan hilang setelah meminum antacid
  • Jarang berkeringat dingin atau sesak napas

Kapan Anda harus menguhubungi dokter?

Ketika rasa sakit tak kunjung hilang, ada baiknya untuk mengonsultasikan kondisi Anda dengan ahlinya. Hal ini dikarenakan gejala serangan jantung pun bisa cepat hilang, sama seperti saat Anda mulas.

Berikut adalah beberapa gejala penyakit jantung:

  • Perut terasa penuh hingga ke bagian dada
  • Dada terasa sesak seperti sedang diikat
  • Rasa sakit setelah berolahraga namun sembuh setelah istirahat
  • Rasa sakit pada dada yang semakin sering dirasakan
  • Kepala pusing
  • Rasa sakit yang menyebar ke area bahu, leher, hingga lengan
  • Rasa sakit yang sembuh saat meminum obat mengandung nitroglycerin
  • Sesak napas
  • Keringat dingin dan gejalan lainnya

Jika gejala-gejala tersebut berlangsung selama lebih dari beberapa menit, hal itu menandakan keadaan yang serius dan harus segera menghubungi dokter.

Read More

Makanan Penyebab Kembung dan Alternatifnya

Semua orang pasti pernah mengalami perut kembung dan rasanya sangat tidak nyaman apalagi ketika rasa panas menjalar ke dada hingga kerongkongan. Kembung bisa disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi dan tentunya dengan memberikan perhatian terhadap apa yang Anda makan – Anda dapat terhindar dari rasa tidak nyaman yang ditimbulkan.

Sebelum kita membahas makanan penyebab kembung, ada hal mendasar yang patut dipahami dulu. Terlepas dari makanan apa yang Anda makan, perut kembung bisa disebabkan karena makan dalam porsi yang terlalu banyak dan menelan terlalu cepat. Seringkali, ketika kita lapar, kita akan makan dalam jumlah besar dan menelan dengan terburu-buru lalu akhirnya perut terasa sakit dan kembung. Yang bisa Anda lakukan adalah, dengan makan perlahan-lahan dan menikmati rasa setiap suapnya. Dengan begini, Anda akan menghindari kemungkinan terkena perut kembung.

Berikut adalah makanan penyebab kembung yang perlu Anda hindari

  1. Makanan berlemak

Makanan yang berlemak cenderung berada di perut dalam jangka waktu yang lebih lama dan mengakibatkan rasa ketidaknyamanan. Lebih lagi jika makanan berlemak ini dikonsumsi dalam porsi besar seperti sepiring ayam goreng dan kentang, misalnya.

  • Makanan yang digoreng

Anda dapat mengurangi lemak pada makanan dengan cara memanggang atau membakarnya alih-alih menggoreng. Selain itu, buang kulit pada daging yang diolah untuk mengurangi lemak yang bisa mengakibatkan perut kembung.

  • Makanan dengan kadar asam yang tinggi

Buah sitrus seperti anggur dan jeruk memiliki kadar asam yang cukup tinggi. Begitu juga cuka, tomat dan saus marinara. Hindari mengonsumsi makanan tersebut saat perut kosong.

  • Minuman bersoda

Minuman bersoda dapat membuat perut kembung. Minuman yang tidak berkarbonasi seperti teh hangat dan susu, akan memberikan kenyamanan pada perut Anda.

  • Cokelat

Makanan berbahan dasar cokelat seperti kue dan permen memiliki kandungan kafein yang bisa mengakibatkan perut terasa kembung.

  • Makanan pedas

Makanan pedas memang menggugah selera namun sayangnya ini dapat membuat perut Anda kembung dan terasa panas jika dikonsumsi secara berlebihan.

Bagaimana mengatasi perut kembung

  1. Catat perkembangan kesehatan Anda

Hal ini dapat dimulai dengan mencatat makanan apa yang Anda makan sepanjang hari dan mulai mengurangi porsi makanan tersebut jika dapat memicu perut kembung

  • Mengunyah permen karet

Mengunyah permen karet akan membuat mulut Anda memproduksi air liur yang bisa menetralisir asam. Pilih permen karet dengan rasa yang manis karena rasa mint bisa memicu naiknya asam lambung.

  • Memulai hidup sehat

Cara mudah memulai hidup sehat adalah dengan makan 3 jam sebelum tidur, mengurangi merokok serta memperhatikan porsi makan Anda.

Read More