Manfaat Buah Jenitri, Buah Titisan Dewa yang Jarang Terdengar

Tahukah Anda buah jenitri? Atau Anda sudah pernah memakannya langsung? Buah jenitri telah dikenal sebagai buah titisan dewa. Jenitri sendiri merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropis, termasuk Indonesia. Beberapa daerah di Indonesia yang melimpah hasil buah jenitrinya adalah Jawa Tengah, Kalimantan, Bali, dan Timor. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui terkait khasiat buah jenitri untuk kesehatan tubuh.

Tanaman jenitri bermanfaat mulai dari batang, kulit, buah, dan bijinya. Sebagian masyarakat ada yang memanfaatkan kayunya untuk pertukangan dan sebagai bahan baku alat musik, seperti gitar dan piano. Adapun kulit buah jenitri berwarna biru keunguan, sedangkan bijinya berwarna kecoklatan. Buah jenitri memiliki biji yang keras, sehingga sering dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tangan, seperti tas, gelang, kalung, dan lainnya.

Di sisi lain, buah jenitri juga memiliki sejuta khasiat untuk kesehatan tubuh yang diyakini masyarakat dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Namun, apakah ini benar adanya?

Buah jenitri, buah titisan dewa

Istilah penyebutan buah jenitri di setiap daerah berbeda-beda. Masyarakat suku Sunda menyebutnya dengan Ganitri, Katulampa, dan mataSiwa. Adapun istilah lainnya adalah Sambung Susu (Jawa), Klitri (Madura), Biji Mala (Bali), dan BijiSima (Sulawesi Selatan).

Mungkin Anda masih bertanya-tanya, alasan buah jenitri dianggap sebagai buah titisan dewa. Istilah ini telah lama diberikan pada buah jenitri, diduga karena pemanfaatannya untuk membuat tasbih yang sering digunakan umat Hindu untuk berdoa. Banyak masyarakat meyakini bahwa tasbih dari biji jenitri dapat menghapus dosa-dosa. Bahkan, buah jenitri dikenal juga dengan Rudraksha atau Dewa Siwa, yaitu cerita legenda yang terkenal di tanah Hindustan, India. Inilah yang membuat adanya kepercayaan religius masyarakat terhadap buah ini.

Manfaat buah jenitri yang belum banyak orang tahu

Selain untuk membuat tasbih, ternyata buah jenitri dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal, karena bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Manfaatnya ini mulai dari sebagai obat penenang, antihipertensi, antiepilepsi, antidepresi, antidiabetik, analgesik, antibakteri, dan antiiflamasi. Meskipun begitu, penelitian secara ilmiah terkait manfaat buah jenitri untuk kesehatan tubuh ini masih terbatas.

Sebuah penelitian pada tahun 2011 yang diterbitkan oleh jurnal Agritech, menunjukkan bahwa kulit buah jenitri mengandung senyawa antosianin sebesar 23,87 mg per 100 gram. Antosianin digunakan sebagai pewarna alami makanan yang lebih sehat untuk menggantikan pewarna sintetik, khususnya warna merah yang sudah dilarang, yaitu FD&C Red # 40 dan FD&C Red # 3.

Penelitian lainnya pada tahun 2016 yang diterbitkan oleh jurnal Bioedukasi, menunjukkan bahwa biji buah jenitri dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen di dalam tubuh, seperti bakteri E. coli, Salmonella typhi, dan Shigella dysenteriae. Hal ini karena adanya senyawa flavonoid, glikosida, alkaloid, tanin, dan saponin yang memiliki efek sebagai antibakteri.

Kandungan kimia dalam inti biji buah jenitri didominasi oleh lemak, sehingga dapat diolah menjadi minyak biji jenitri. Hanya saja, kandungan asam lemak bebasnya ternyata tinggi, sedangkan asam lemak tidak jenuhnya masih rendah. Merujuk pada Jurnal Penelitian Pangan pada tahun 2016 terkait pemanfaat biji buah jenitri untuk minyak, menjelaskan bahwa minyak jenitri dapat digunakan sebagai bahan baku bioenergi apabila kandungan asam lemak bebasnya dikurangi hingga satu persen.

Catatan

Inilah beberapa manfaat buah jenitri yang belum banyak diketahui. Melihat masih terbatasnya penelitian ilmiah yang ada terkait buah ini, memang masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pemanfaatannya dalam dunia medis. Oleh sebab itu, buah jenitri belum bisa dijadikan sebagai obat pengganti resep dokter, karena masih kurangnya bukti yang valid terkait hal ini.

Read More

Perlukah Double Cleansing untuk Perawatan Wajah Pria?

Kebanyakan pria jarang memerhatikan penampilan wajahnya. Saat ini tak hanya wanita, pria pun harus disadarkan akan pentingnya merawat wajah. Perawatan wajah pria bukan sekadar demi mencapai estetika, melainkan juga demi kesehatan tubuh.

Bagi pria yang sering beraktivitas di luar ruangan, terkena terik matahari, polusi kendaran, debu, keringat, sebum, dan kotoran lainnya ada baiknya rutin melakukan perawatan. Perawatan double cleansing merupakan basic skincare yang wajib dilakukan. 

Apa itu double cleansing?

Double cleansing adalah metode pembersihan wajah yang terdiri dari 2 langkah. Cara ini bertujuan agar kotoran  di wajah terangkat dengan maksimal. Langkah yang pertama, menggunakan pembersih yang terdiri dari beberapa jenis pilihan, seperti:

  • Cleansing oil (berbahan dasar minyak)
  • Cleansing water (berbahan dasar air)
  • Cleansing milk (memiliki komposisi susu lebih banyak daripada minyak)
  • Cleansing balm (berbahan dasar minyak namun tidak cair)

Yang kedua, Anda bisa membasuh muka menggunakan sabun muka seperti biasa. Setelah kedua tahap tersebut dilakukan, wajah akan terasa lebih segar dan ringan.

Perawatan ini sebaiknya dilakukan secara rutin 2 kali sehari yakni sebelum memulai aktivitas di pagi hari dan setelah melakukan aktivitas di malam hari.

Mengapa harus melakukan double cleansing?

Jika selama ini pria biasanya hanya membersihkan muka menggunakan sabun muka, bahkan ada yang hanya menggunakan air saja, ternyata cara itu tidak cukup menghilangkan kotoran di wajah. Pembersihan yang tidak tuntas menyebabkan masalah kulit, yang paling umum adalah jerawat.

Kotoran yang menutup pori-pori menyebabkan minyak di lapisan kulit tersumbat, lalu mengaktifkan bakteri penyebab jerawat, kemudian memicu peradangan sehingga menimbulkan komedo dan jerawat.

Faktanya, wajah pria memproduksi minyak lebih banyak daripada wanita sehingga perawatan ini penting dilakukan. Tak hanya itu, double cleansing juga memicu regenerasi sel-sel baru dan mempersiapkan wajah menerima perawatan selanjutnya.

Cara memilih produk

Setiap kulit wajah memiliki kondisi yang berbeda-beda. Sebelumnya, Anda harus mengetahui tipe kulit yang dimiliki.

Anda bisa mengeceknya dengan cara observasi menggunakan pelembab. Caranya, bersihkan wajah dan keringkan. Oleskan pelembab selama 30 menit secara merata ke seluruh permukaan. Jika wajah tidak lengket maka kemungkinan tipe wajah Anda kering, jika muncul kilap di bagian hidung dan jidat kemungkinan bertipe kombinasi, jika mengkilap di seluruh permukaan wajah maka tipe wajah Anda berminyak. 

Pemilihan produk dengan bahan yang tidak sesuai berakibat buruk bagi wajah. Berikut ini cara pemilihan perawatan double cleansing berdasarkan tipe wajah:

  • Tipe normal

Tipe kulit ini cenderung tidak terlalu bermasalah sehingga pemilihan jenis perawatan double cleansing nya puntidak banyak pantangan dan aturan. Anda hanya perlu menjaga agar perawatan dilakukan secara rutin.

  • Tipe berminyak

Pria memiliki produksi sebum lebih banyak dari wanita karena tingginya hormon testosteron. Ini menyebabkan kulit wajah pria lebih mudah berminyak. Pada musim semi dan panas, produksinya cenderung semakin meningkat.

Bila memiliki tipe wajah ini, biasanya Anda juga semakin sering mengalami jerawat. Pilih pembersihberbahan dasar air seperti micellar water. Sebisa mungkin hindari cleansing oil, milk, atau balm karena ketiganya mengandung bahan minyak di dalamnya.

Pastikan setelah menyelesaikan rangkaian double cleansing, kulit wajah tidak terasa kering dan terasa ditarik. Hal tersebut merupakan indikasi bahwa perawatan yang diugunakan terlalu kering dan keras.

  • Tipe kering

Produksi sebum yang tidak banyak, membuat kulit lebih mudah berisik dan rentan menimbulkan luka apabila digaruk. Produk berbahan dasar minyak bisa menjadi pilihan. Selain itu, pilih juga produk dengan kandungan aloe vera agar lebih melembabkan.

  • Tipe kombinasi

Minyak biasanya muncul berlebih di zona T (area hidung dan dahi). Cleansing yang mampu mengurangi sebum sekaligus melembabkan menjadi pilihan terbaik. Sabun muka yang digunakan sebaiknya berbahan dasar alami dan tidak terlalu keras.

  • Tipe berjerawat

Tipe kulit ini membuat pemiliknya ekstra hati-hati dalam melakukan perawatan. Paling utama, sebisa mungkin hindari produk dengan bahan dasar minyak. Usahakan pilih bahan cleansing dengan klaim non-comedogenic yang artinya tidak mudah menyumbat pori dan menimbulkan komedo. Kandungan asam salisilat pada sabun muka juga bisa membantu melawan bakteri penyebab jerawat.

Hindari sabun muka yang memiliki bahan scrub karena efek gesekannya bisa membuat luka pada jerawat yang meradang.

  • Tipe sensitif

Wajah mudah mengalami inflamasi jika salah melakukan perawatan. Sebaiknya Anda memilih cleansing dengan bahan alami dan lembut serta hindari produk dengan komposisi alkohol atau fragrance di dalamnya.

Kendala perawatan wajah pria biasanya terletak pada keengganan pria melakukan rutinitas tersebut. Yang perlu diingat, perawatan ini merupakan investasi yang penting untuk kesehatan kulit di masa depan.

Read More

Mengenal dan Memahami Obat Ambeien

rekomendasi obat ambeien

Ambeien atau wasir bukanlah suatu penyakit sepele. Diperlukan bantuan medis profesional dan obat ambeien yang tepat guna bisa pulih dari nyeri yang disebabkan oleh jenis penyakit yang satu ini. Jika tidak, Anda mesti bersiap dengan rasa nyeri yang berkelanjutan sampai menyebabkan Anda tidak nyaman bahkan untuk duduk sekalipun. 

Secara sederhana, wasir merupakan penyakit saluran pencernaan yang disebabkan oleh peningkatan tekanan dalam perut akibat mengejan terlalu lama. Kondisi peningkatan tekanan dalam perut tersebut berakibat pada peradangan di pembuluh darah vena yang ada di sekitar anus. Jenis penyakit ini kerap menghampiri orang dewasa yang berada dalam kondisi sembelit, hamil, atau yang memiliki gejala batuk berkelanjutan. 

Ambeien tersemasuk penyakit kambuhan yang akan memberikan sensasi panas dan nyeri tiap kali Anda duduk, khususnya ketika peradangan sedang kumat. Untuk itu, mengenal dan memahami obat ambeien terbaik perlu dipahami guna meredakan rasa nyeri akibat ambeien. 

Pahami Jenis Ambeien 

Ambeien dikenal pula dengan istilah wasir di Indonesia. Ada dua jenis ambeien yang mesti dipahami karena menimbulkan tingkat rasa sakit yang berbeda, seperti di bawah ini. 

  • Ambeien Internal 

Gejala paling kasat mata dan terasa dari ambeien adalah ada tidaknya benjolan di sekitar lubang anus sebagai bentuk peradangan. Namun, tidak semuanya kelihatan. Jika Anda mengalami ambeien internal, Anda tidak akan mudah merasakan adanya benjolan di anus karena peradangan lebih ada di bagian dalam rektum. 

Namun, ambeien internal sangat mungkin membuat anus Anda mengeluarkan darah ketika sedang kambuh. Rasa nyeri tidak akan terlalu terasa ketika mengalami jenis ambeien yang satu ini, namun akan diikuti oleh rasa gatal yang sulit tertahan. Sebaiknya Anda tidak mengusap daerah sekitar anus ketika rasa gatal itu terasa sebab justru bisa menimbulkan iritasi yang lebih parah.

  • Ambeien Luar  

Ambeien luar akan menimbulkan rasa nyeri yang lebih menyakitkan daripada ambeien dalam ketika sedang kambuh. Ini karena kulit di sekitar anus kemungkinan akan terkikis karena adanya benjolan yang merupakan gumpalan darah akibat ambeien. 

Rasa sakit pada ambeien luar bisa sangat parah bahkan membuat Anda sulit untuk duduk dalam waktu sebentar saja. Rasa sakit ambeien luar juga mungkin datang secara tidak terduga. Selain rasa nyeri, rasa gatal juga akan ikut menyertai dan menambah perasaan tidak nyaman. 

Obat untuk Nyeri Ambeien 

Sudah banyak penanganan medis yang bisa Anda pilih untuk memulihkan kondisi ambeien ataupun wasir. Jika sudah tahap parah, dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk menjalani operasi jika benjolan wasir sudah terlalu besar. Ada pula pilihan penanganan dengan obat-obat resep guna memulihkan peradangan dan nyeri akibat wasir. 

Mayoritas jenis obat ambeien yang digunakan untuk mengobati wasir bukanlah jenis oral. Dokter akan cenderung meresepkan obat berupa krim atau salep yang bertujuan mengurangi rasa gatal serta meredakan peradangan di sekitar rektum Anda.  Obat ambeien yang berupa krim atau salep umumnya mengandung bahan-bahan sebagai berikut. 

  • Witch hazel 
  • Phenylephrine
  • Lidocaine 
  • Hidrokortison 

Krim atau salep yang diresepkan dokter umumnya bertujuan mengurangi ukuran peradangan ambeien. Namun khusus untuk mengurangi rasa nyeri, dokter mungkin juga akan memberikan obat berjenis pramoxine, ibuprofen, ataupun asetaminofen.

Sebagai peringatan, obat salep dengan kandungan hidrokortison pun dianjurkan tidak dipakai lama-lama. Dokter biasanya hanya meresepkan pemakaian obat ambeien tersebut untuk satu minggu. Ini karena hidrokortison memiliki efek samping membuat jaringan rektum lebih tipis jika digunakan terlalu sering. 

Jika obat salep ataupun pereda nyeri tidak mampu juga mengurangi pembengkakan di jaringan rektum, dokter mungkin akan memberikan Anda pilihan obat lain berjenis pramoksin 

Meskipun wasir yang lebih kecil sering hilang dengan sendirinya, terkadang dokter perlu meresepkan obat yang lebih kuat. Mereka mungkin merawat Anda dengan hidrokortison berkekuatan resep dan sediaan pramoksin. Jika tidak berefek juga karena pembengkakan sudah menimbulkan benjolan yang terlalu besar, opsi untuk melakukan operasi akan disarankan oleh dokter.

Read More

Cara Membuat Lilin Lebah yang Bisa Dicoba

Siapa sangka jika lebah tidak hanya menghasilkan madu, hewan yang satu ini ternyata bisa menghasilkan bee pollen dan lilin lebah, alias beeswax. Tidak jauh berbeda dengan madu, beeswax ini memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh manusia. Namun berbeda dengan madu, beeswax tidak dikonsumsi dengan cara dimakan atau diminum.

Pada umumnya beeswax diaplikasikan pada kulit seperi untuk pelembap kulit dan bibir, selain itu juga dapat digunakan sebagai pengolahan, pengemasan dan pengawetan beberapa makanan. Beeswax juga sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan kulit, tetapi bagi seorang yang memiliki masalah kulit tidak boleh terburu-buru menggunakannya.

Membuat Lilin Lebah

Beeswax muncul akibat koloni lebah pekerja membuat sarang dengan bentuk heksagon, selama masih hidup, lebah pekerja ini mengeluarkan kelenjar dari pori-pori yang bisa mengubah gula dalam madu menjadi lilin. Sebelum membuat beeswax, langkah pertama yang harus dikerjakan adalah menyiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan di antaranya.

  • Dua sendok makan beeswax siap pakai, biasanya berbentuk butiran.
  • Setengah cangkir minyak zaitun dan satu sendok teh minyak lemon esensial.
  • Wadah plastik atau kaca bertutup dan gelas ukur atau wadah kaca tahan panas.

Lebah pekerja yang kemudian mengunyah lilin-lilin hingga lembut dan membentuk sebuah tekstur, setelahnya lilin lunak dimasukkan ke dalam struktur sarang lebah. Lebah sudah dapat memproduksi lilin ketika usia mereka 12 hingga 18 hari, hal inilah yang membuat para peternak lebah turut memanen lilin saat panen madu, berikut beberapa langkah untuk membuat beeswax.

  • Langkah pertama yang dilakukan campurkan minyak zaitun dan lilin ke dalam wadah yang tahan panas.
  • Lalu panaskan selama beberapa menit di dalam microwave, keluarkan kemudian aduk-aduk lalu masukkan kembali hingga seluruhnya mencair dan menyatu dengan sempurna.
  • Selain menggunakan microwave, untuk melelehkan lilin bisa dilakukan dengan cara menyetimnya selama beberapa menit.
  • Kemudian tuangkan air ke atas teflon atau panci, masukkan mangkok kaca yang berisi mnyak dan lilin, aduk-aduk hingga mencair seluruhnya.
  • Sangat disarankan untuk menggunakan api medium ketika membuat beeswax agar hasil yang didapat sempurna.
  • Jika campuran lilin dan minyak zaitun sudah meleleh dan bercampur dengan baik, masukkan ke dalam wadah tertutup yang sebelumnya sudah dipersiapkan, lalu diamkan beberapa menit.
  • Masukkan minyak lemon esensial ke dalamnya, fungsi dari diberikannya minyak ini adalah memberi aroma segar yang bersih dan mampu menghilangkan noda minyak dan lengket.
  • Setelahnya aduk ketiga campuran tersebut hingga menghasilkan konsistensi yang tampak lembut dan memiliki temperatur dengan suhu ruangan.

Manfaat Beeswax

  • Mengatasi Peradangan

Penyakit kulit yang membuat kulit menjadi gatal karena munculnya psoriasis dan eksim, peradangan kulit kronis juga dapat terjadi jika seseorang mengalami penyakit ini. Beeswax bisa menjadi pilihan tepat untuk mengatasi kondisi ini, sama seperti madu yang mengandung komponen antiperadangan sehingga sangat baik untuk diandalkan.

  • Melembapkan Kulit

Lilin lebah kerap dijadikan sebagai salah satu bahan dan komposisi beberapa produk perawatan kulit, antioksidan yang terkandung di dalamnya mampu menangkal radikal bebas, memperbaiki kulit kering hingga memperbaiki kulit kasar dan pecah-pecah. Beeswax diketahui kaya akan vitamin A dan emolien yang dapat membantu melembutkan serta menghidrasi kulit.

  • Melindungi Hati

Antioksida yang terkandung di dalam beeswax membantu melindungi hati, selain itu kandungan alkohol juga ditemukan dalam sarang lebah. Alkohol lilin ini diketahui dapat untuk mengevaluasi tingkat aman atau tidaknya jika digunakan oleh orang yang menderita penyakit hati.

Read More

Rekomendasi Buah Rendah Gula untuk Diet Rendah Karbo

rekomendasi buah rendah gula untuk diet karbo

Kadar gula yang terdapat pada buah-buahan tentu tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Ada beberapa buah mengandung gula yang lebih tinggi sehingga orang yang sedang diet rendah karbo tidak bisa menikmatinya. Tidak perlu khawatir, meskipun demikian ada juga buah yang memiliki kadar gula rendah sehingga Anda tidak perlu cemas saat mengonsumsinya. Apa saja buah-buahan yang direkomendasikan untuk diet rendah karbo?

  1. Raspberry

Meskipun di Indonesia lebih mudah mendapatkannya dengan membeli online, buah raspberry juga menjadi salah satu buah gula yang cocok untuk Anda yang sedang menjalani diet rendah karbo. Pada setiap cangkir buah raspberry, gula yang terkandungan hanya sekitar 5 gram. Takaran ini jumlahnya kira-kira melebihi satu sendok teh. Selain rendah gula, buah raspberry memiliki beragam nutrisi lain yang mengesankan, termasuk vitamin C, selenium, bahkan kelompok antioksidan flavonoid.

  1. Alpukat

Buah alpukat cocok dijadikan snack sehat untuk diet rendah karbo. Alpukat merupakan salah satu buah rendah gula yang bisa rutin Anda konsumsi. Bahkan, satu buah alpukat mentah hanya mengandung gula sekitar 1 gram.

  1. Kiwi

Buah kehijauan ini ternyata juga menjadi buah rendah gula. Untuk setiap satu buah kiwi, terkandung gula sekitar 6 gram. Kiwi juga menjadi salah satu buah yang kaya dengan vitamin C.

  1. Lemon

Perasan buah lemon juga sering ditambahkan untuk menyegarkan minuman maupun menambah cita rasa masakan. Buah sitrus ini juga menjadi salah satu buah yang rendah kadar gulanya. Untuk satu buah lemon, gula yang terkandung hanya berkisar hingga 1 hingga 2 gram. Jika mengambil perasan buah lemon, kulitnya jangan sampai Anda buang. Sebab, kulit lemon juga menawarkan banyak manfaat dan nutrisi, termasuk serat dan vitamin C.

  1. Jeruk

Apabila satu porsi makan jeruk Anda hanya satu buah, maka buah populer ini juga dikategorikan sebagai buah rendah gula. Satu jeruk berukuran sedang mengandung gula sekitar 12 gram, selain juga kaya dengan vitamin C.

  1. Jambu biji

Satu buah jambu biji memberikan gula hanya sekitar 4,9 gram sehingga buah ini juga dikategorikan sebagai buah rendah gula. Buah yang mudah dicari ini juga relatif tinggi dengan protein, kaya vitamin C, vitaminA, folat, dan menjadi sumber yang baik untuk kalim.

  1. Buah persik

Meskipun rasanya manis, buah persik juga cenderung mengandung kadar gula yang rendah. Satu buah persik berukuran sedang mengandung gula kurang dari 13 gram. Persik juga mengandung zat antioksidan seperti asam kafeat dan karotenoid, dua antioksidan yang dikaitkan dengan efek anti-kankernya.

  1. Semangka

Anda pasti tidak menyangka bahwa buah manis ini juga mengandung gula dengan kadar yang rendah. Secara spesifik, secangkir semangka yang dipotong dadu mengandung kurang dari 10 gram gula. Namun ingat, semua bergantung pada porsi yang Anda konsumsi.

Ingat bahwa asupan gula yang Anda masukkan ke tubuh akan bergantung pada porsi buah yang dimakan. Misalnya, satu cangkir potongan semangka memang cenderung rendah gula, yakni kurang dari 10 gram. Namun, jika Anda mengonsumsinya 3-4 cangkir sekali makan, jumlah gulanya tentu juga meningkat

Read More

Menakar Tingkat Efektivitas Sabun Antiseptik

Sabun antiseptik dapat menghasilkan banyak berbusa seperti sabun biasa

Di pasar beredar begitu banyak jenis sabun yang bisa digunakan oleh manusia. Perbedaannya terletak mulai dari jenis, wangi, hingga kandungan bahan. Berkaitan dengan kandungan bahan, tersedia sabun antiseptik dan sabun biasa atau tanpa kandungan bahan yang bisa membunuh kuman.

Di dalam sabun antiseptik terkandung suatu bahan yang bersifat antibakteri. Tujuan penambahan ini sudah pasti untuk menghentikan sisa bakteri yang masih ada di kulit untuk menggandakan diri, sekaligus mengurangi hingga mencegah potensi terjadinya infeksi.

Zat kimia yang dinilai sebagai antibakteri itu umumnya adalah triclosan. Dalam penelitian skala laboratorium, penambahan triclosan memberi manfaat nyata untuk mengurangi jumlah bakteri dibanding sabun biasa. Masalahnya, di lapangan zat ini justru dinilai tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap kesehatan manusia.

Jadi, sebenarnya penggunaan antiseptik itu perlu atau tidak? Untuk menjawab pertanyaan itu, ada baiknya membaca beberapa informasi mengenai efektivitas sabun antiseptik di bawah ini:

  • Mengandung Bahan Antimicrobial Aktif

Sabun antiseptik dirancang dengan bahan antimikroba atau antibakteri khusus yang tak dapat ditemukan pada sabun biasa. Pada banyak produk sabun antiseptik, bahan antibakteri aktif yang digunakan berupa triclosan dan triclocarban. Meski pada dasarnya terbukti aman digunakan, penggunaan dua jenis bahan antimicrobial ini perlahan mulai ditinggalkan. 

Itu sebabnya, beberapa merek sabun antiseptik modern telah mengganti penggunaan triclosan dan triclocarban dengan bahan antibakteri natural yang terinspirasi dari alam. Dengan begitu, manfaat melawan kuman tetap bisa didapatkan, dan faktor kesehatan keluarga juga tetap terjaga.

  • Memiliki Kandungan Timol

Agar dapat melindungi dan membersihkan tubuh dari bakteri jahat secara maksimal, sabun antiseptik juga dihadirkan dengan beberapa bahan spesial, salah satunya yaitu timol. Untuk diketahui, timol dikenal sebagai bahan antiseptik alami yang berasal dari tanaman herbal bernama timi. 

Bahan antiseptik timol sendiri didapatkan dari bagian kuncup dan minyak daun tanaman timi. Tak hanya menghasilkan wewangian khas, timol juga dikenal ampuh membersihkan kulit dan mencegah infeksi. Kandungan timol yang penuh manfaat ini akan sangat sulit ditemukan pada produk sabun biasa.

  • Lebih Efektif Membasmi Kuman

Salah satu tugas utama sabun antiseptik adalah mengurangi atau bahkan membasmi kuman penyebab penyakit. Mengingat risiko paparan kuman dalam aktivitas sehari-hari sangat tinggi, kandungan bahan pembersih dalam sabun biasa terkadang tak cukup melindungi tubuh. 

Di sinilah sabun antiseptik menawarkan peran penting. Dengan kandungan bahan antibakteri khusus, sabun antiseptik efektif melindungi tubuh dari kuman yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, memicu pertumbuhan jamur, atau penularan penyakit.

  • Pilihan Tepat Saat Sistem Imun Lemah

Bahaya infeksi bakteri dan kuman tentu sudah menjadi rahasia umum. Ada begitu banyak penyakit, dari ringan hingga berbahaya, yang bisa muncul karena bakteri dan kuman yang bersarang di tubuh. 

Itu sebabnya, tubuh manusia sudah dilengkapi mekanisme pertahanan alami untuk melindungi diri dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, maupun virus. Namun, saat sedang sakit atau tidak fit, sistem imunitas tubuh manusia akan ikut melemah. 

Sebagai akibatnya, tubuh tidak mendapat perlindungan maksimal dan rentan terinfeksi kuman atau bakteri. Dalam hal ini, bahan antimicrobial yang dimiliki sabun antiseptik dapat menjadi alternatif pelindung yang baik.

***

Beberapa informasi di atas mungkin dapat menjadi pertimbangan bagi para konsumen sebelum menentukan pilihan terkait sabun antiseptik ini. Mungkin untuk beberapa hal dan kasus tertentu, sabun antiseptik bisa bermanfaat bagi Anda dan keluarga.

Namun, jika dirasa Anda tidak mendapat manfaat berarti dari sabun antiseptik yang digunakan, tak ada salahnya kembali atau tetap menggunakan sabun biasa, lho. Lagi pula, sabun biasa juga sudah cukup baik dalam hal membersihkan tubuh seseorang setelah seharian beraktivitas.

Read More

7 Masalah yang Bisa Timbul karena Represi Mental

Suatu kejadian yang luar biasa menyedihkan, menakutkan, ataupun mengecewakan akan berpengaruh pada sistem mental Anda. Jika sudah keterlaluan, mental secara otomatis akan membentuk pertahanan diri yang dikenal sebagai represi mental. Secara lebih sederhana, represi mental merupakan bentuk penolakan terhadap hal-hal yang di luar keinginan Anda. Bentuk penolakan tersebut bisa berujung pada kondisi pelupaan terhadap sesuatu kejadian yang meyebabkan hadirnya represi mental tersebut.

Ketika mengalami represi mental, Anda bisa mudah sekali bahkan tidak mengingat kejadian yang membuat Anda sedih, kecewa, atau takut tersebut. Namun, tentunya ada efek dari pertahanan diri ini. Di mana akan muncul berbagai gejala psikologis yang bisa menganggu sedikit banyak kehidupan Anda.

Berikut ini adalah berbagai masalah yang timbul akibat Anda membiarkan represi mental terus melingkupi diri Anda. Beberapa masalah bahkan bisa menyeret Anda ke dalam kondisi fisik yang tidak menyehatkan.

  1. Kecemasan

Pertahanan diri yang Anda buat di alam bawah sadar untuk menekan bayangan terhadap suatu amarah, kekecewaan, ataupun kesedihan sangat mudah berujung pada rasa cemas yang berlebihan. Uniknya, rasa cemas yang Anda rasakan sulit untuk dijabarkan. Anda bisa tiba-tiba merasa sangat cemas dan takut tanpa suatu sebab yang pasti.

  • Masalah Tidur

Orang-orang yang memiliki represi mental sebenarnya masih memiliki rasa kecewa, sedih, atau marah yang ditahannya. Hanya saja karena egonya, rasa-rasa yang tidak menyenangkan tersebut tertahan di alam bawah sadar. Rasa tersebut sangat mudah terwujud dalam bentuk mimpi buruk yang menganggu tidur penderita hingga berujung pada penurunan tingkat kualitas hidup.

  • Kelelahan

Kondisi emosi yang menjadi tidak labil karena represi mental akan ikut memengaruhi fisik Anda. Apalagi, represi mental rentan membuat Anda mengalami masalah tidur karena mimpi buruk. Alhasil, Anda akan selalu tampak kelelahan dan tidak mampu berproduktivitas secara optimal.

  • Fobia

Banyak ragam fobia di dunia. Rata-rata fobia yang terjadi pada seseorang dikarenakan ada masalah di bagian otak amigdala yang mengatur rasa takut. Namun, sangat sulit ditemukan penyebab dasar munculnya fobia yang menyerang tersebut. Dalam penelitian ahli psikologi Sigmund Freud, fobia sendiri merupakan efek represi mental. Penyebab fobia menjadi sulit ditentukan karena penderita sudah menolak terlebih dahulu masa lalu yang menghadirkan rasa takut tanpa alasan tersebut.

  • Masalah Pencernaan

Penolakan terhadap kondisi yang tidak menyenangkan bukan artinya masalah tersebut tidak membebani pikiran Anda. Bahkan ketika sudah mengalami represi mental, Anda tetap belum menyelesaikan perkara dengan masalah tersebut. Ketakutan yang tanpa sadar hadir dari masalah tersebut akan rentan menghadirkan masalah pencernaan bagi tubuh penderitanya.

  • Tekanan Darah Tinggi

Represi mental kerap menghadirkan rasa cemas yang berlebihan. Rasa cemas tersebut bisa sangat berpengaruh pada tekanan darah Anda. Orang yang cenderung cemas akan memiliki tekanan darah yang lebih tinggi daripada orang lain. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini akan menyeret Anda pada kasus hipertensi.

  • Penyakit Kardiovaskular

Jika sudah mencapai tahap terkenan hipertensi, Anda pun mesti berwaspada akan penyakit lainnya. Kecemasan dan ketakutan yang tidak dikelola dengan baik juga bisa membuat Anda terperangkat ke masalah penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner. Karena itu, baiknya ketika menyadari tengah mengalami represi mental, Anda baiknya tidak melulu menolak kejadian yang tidak menyenangkan tersebut, melainkan mencoba berdamai dengan situasi yang terjadi.

***

Tiap manusia pastinya memiliki manusia. Menyembunyikan masalah tersebut ke dalam bentuk represi mental awalnya memang terlihat hebat karena Anda tampak mampu mengendalikan diri. Akan tetapi, dampak yang terjadi justru bisa membuat kondisi Anda semakin memprihatinkan. Cobalah hadapi masalah Anda dan jika perlu bantuan tenaga ahli, jangan sungkan mendatangi psikolog.

Read More

Antibiotik Makrolida: Cara Kerja, Manfaat, dan Efek Sampingnya

Apakah Anda ingat setiap kali berobat, dokter tidak lupa meresepkan antibiotik juga? Antibiotik merupakan senyawa kimia yang dihasilkan secara sintetik untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri di dalam tubuh. Antibiotik juga dapat dihasilkan secara alami dari mikroorganisme tertentu, seperti fungi atau jamur. Antibiotik banyak sekali macamnya, salah satunya adalah antibiotik makrolida.

Mengenal antibiotik makrolida.

Antibiotik makrolida adalah jenis antibiotik yang dihasilkan dari kelompok bakteri Streptomyces dan memiliki struktur kimia yang kompleks (makrosiklik). Bakteri Streptomyces merupakan bakteri pembentuk spora yang tumbuh lambat di tanah atau air sebagai miselium berserabut dan bercabang yang mirip dengan jamur.

Beberapa jenis bakteri yang dapat dilawan dengan antibiotik makrolida adalah Mycoplasma pneumoniae, Chlamydophila pneumoniae, Chlamydia trachomatis, Corynebacterium diphtheriae, Treponema pallidum, Propionibacterium acnes, dan Borrelia burgdorferi. Selain itu, juga pada spesies Legionella dan Campylobacter, sertabakteri golongan aerobik dan anaerobik, terutama Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae dan Streptococcus pyogenes.

Cara kerja antibiotik makrolida.

Bakteri pada antibiotik makrolida bekerja dengan menghambat sintesis protein, terutama memblokir subunit ribosom 50S pada bakteri lawannya. Diblokirnya protein ini akan menghambat pertumbuhan bakteri lawan di dalam tubuh, sehingga bakteri pun mati.

Antibiotik makrolida telah dianggap sebagai obat untuk mengatasi infeksi saluran pernapasan bawah saat penisilin tidak ada. Akibatnya, tidak jarang bakteri penyebab infeksi tersebut resisten terhadap antibiotik makrolida. Oleh sebab itu, masih sering diperlukan obat lain untuk mengalahkan bakteri-bakteri yang resisten terhadap makrolida.

Manfaat antibiotik makrolida.

Antibiotik makrolida hanya bekerja efektif dalam mengobati infeksi bakteri yang terkait dengan kondisi berikut.

  • Infeksi telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), meliputi otitis media, labirinitis, sinusitis, tonsilitis, dan radang tenggorokan.
  • Infeksi pada bagian dada, termasuk pneumonia, bronkitis, dan batuk rejan.
  • Infeksi kulit, seperti eksim, psoriasis atau jerawat yang telah terinfeksi.
  • Infeksi mulut dan gigi, seperti gingivitis (infeksi pada gusi) dan abses gigi (infeksi pada akar gigi).
  • Penyakit menular seksual, seperti klamidia dan sifilis.
  • Penyakit lyme, yaitu infeksi bakteri melalui kutu rusa.
  • Keracunan makanan (foodborne diseases) akibat infeksi bakteri pada unggas.

Selain itu, antibiotik makrolidaa juga bisa diresepkan dokter untuk mencegah infeksi bakteri tertentu. Misalnya, jika Anda menderita penyakit sel sabit atau limpa Anda telah diangkat (splenektomi). Anda mungkin perlu menggunakan antibiotik secara teratur untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri.

Kontraindikasi antibiotik makrolida.

Kontraindikasi adalah kondisi yang menyebabkan suatu obat tidak boleh digunakan karena menyebabkan efek yang berbahaya. Makrolida tentu tidak boleh digunakan pada orang yang memiliki reaksi alergi terhadapnya. Gejalanya bisa berupa wajah, bibir, atau mata bengkak, sulit bernapas, serta ruam atau gatal di kulit. Jika Anda mengalami salah satu atau lebih gejala tersebut, maka hentikan pemakaian obat dan segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Selain itu, penggunaan antibiotik makrolida (klaritromisin atau eritromisin) bersamaan dengan obat astemizole, cisapride, pimozide, atau terfenadine dikontraindikasikan. Hal ini karena bisa menyebabkan takikardia, fibrilasi ventrikel, dan gangguan irama jantung. Efek ini kemungkinan besar disebabkan oleh terhambatnya metabolisme obat tersebut oleh klaritromisin atau eritromisin.

Efek samping antibiotik makrolida.

Beberapa efek samping umum (1 dari 10 orang) yang terjadi dari penggunaan antibiotik makrolida adalah sebagai berikut.

  • Sakit perut.
  • Diare.
  • Mual dan muntah.

Sementara itu, efek samping yang tidak umum terjadi (1 dari 100 orang), seperti:

  • Pusing.
  • Iritasi perut.
  • Gangguan pencernaan (dispepsia).
  • Ruam kulit.

Adapun efek samping makrolida yang jarang (1 dari 1.000 orang) dan sangat jarang (1 dari 10.000 orang) dialami adalah:

  • Penyakit kuning.
  • Heart arrhythmias, yaitu gangguan detak jantung.
  • Sindrom Stevens-Johnson, yaitu reaksi alergi yang sangat parah.
  • Tinnitus, yaitu telinga berdenging.

Catatan

Antibiotik makrolida merupakan obat yang penggunaannya harus dengan resep dokter. Jadi, pastikan Anda telah melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Jika Anda mulai mengalami reaksi alergi atau efek samping lainnya, jangan tunda untuk konsultasikan hal tersebut dengan dokter Anda.

Read More

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Keracunan Merkuri

Ikan laut berpotensi memiliki kandungan merkuri tinggi

Merkuri adalah salah satu unsur alami yang banyak ditemukan di udara, air, dan tanah. Bentuk sangat beracun dari merkuri, yang dikenal dengan nama methylmercury, dapat ditemukan di ikan, kerang, dan hewan-hewan lain yang mengonsumsi ikan sebagai makanan utamanya.  Beberapa jenis ikan yang mengandung banyak merkuri adalah ikan tua mata besar, ikan pedang, ikan hiu, ikan marlin, dan ikan mackerel raja. Banyak dari ikan ini digunakan dalam hidangan susi, dengan konsumsi ikan dan kerang menjadi penyebab utama keracunan merkuri pada manusia. 

Sumber merkuri selain ikan dan makanan laut adalah bohlam lampu fluorescent yang menggunakan listrik untuk mengeluarkan uap merkuri dan termometer demam merkuri yang terbuat dari gelas. Paparan merkuri dalam jumlah yang tinggi dapat menyebabkan keracunan merkuri dan membahayakan otak, jantung, ginjal, paru-paru, serta sistem kekebalan tubuh. Kadar methylmercury yang tinggi di aliran darah pada bayi yang belum lahir dan anak-anak dapat membahayakan perkembangan sistem saraf mereka, membuat anak-anak kesulitan belajar dan berpikir. Apabila seseorang menderita keracunan merkuri, ia akan menunjukkan beberapa gejala seperti gangguan penglihatan periferal, gangguan sensasi, kurangnya koordinasi, kesulitan berbicara, mendengar, dan berjalan, serta kelemahan otot. Paparan merkuri dalam jumlah yang sangat tinggi dapat memengaruhi ginjal, menyebabkan kegagalan sistem pernapasan, dan bahkan kematian. 

Efek ekologis dan kesehatan merkuri

Paparan merkuri dalam kadar yang tinggi dapat membahayakan otak, jantung, paru-paru, ginjal, dan sistem kekebalan tubuh bagi semua orang, tidak peduli jenis kelamin ataupun usia. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan dalam jumlah yang wajar tidak menyebabkan kekhawatiran kesehatan. Akan tetapi, penelitian juga menunjukkan kadar methylmercury yang tinggi pada aliran darah bayi yang belum lahir dan anak-anak dapat mengganggu perkembangan sistem saraf mereka. 

Dalam sisi ekologis, burung dan hewan mamalia yang mengonsumsi ikan lebih terpapar keracunan merkuri dibandingkan dengan hewan lain di ekosistem air. Predator yang mengonsumsi hewan pemakan ikan juga rentan terpapar merkuri. Paparan methylmercury dalam jumlah yang tinggi pada hewan-hewan ini dapat menyebabkan kematian, berkurangnya reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan yang lebih lambat, serta perilaku yang tidak normal. 

Lembaga Obat dan Makanan (FDA) Amerika menyarankan para wanita yang ingin hamil, yang sedang hamil, ibu menyusui, dan orangtua dari anak berusia muda untuk mengonsumsi ikan dan kerang dalam jumlah yang tidak berlebihan. Ikan merupakan bagian penting dalam diet, menyediakan nutrisi yang memiliki peran dalam mendukung kesehatan seseorang. Untuk itu, FDA juga menyarankan agar orang-orang tidak menghindari mengkonsumsi ikan dan hanya makan ikan yang memiliki kadar methylmercury rendah. 

Efek samping keracunan merkuri

Bagi janin, bayi, dan anak-anak, efek kesehatan utama keracunan merkuri adalah adanya gangguan perkembangan saraf. Paparan methylmercury di rahim, yang dapat disebabkan karena ibu hamil mengonsumsi ikan dan kerang, dan memengaruhi perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Efek ini juga akan memengaruhi kemampuan berpikir kognitif, ingatan, kewaspadaan, bahasa, motorik halus, dan keterampilan spasial visual pada anak-anak yang terpapar methylmercury di rahim.  

Merkuri dapat ditemukan di mana saja, mulai dari makanan (khususnya makanan laut), thermometer, baterai, dan juga lampu. Dalam jumlah yang wajar, mengonsumsi makanan laut seperti ikan dan kerang tidak akan menyebabkan keracunan merkuri. Mengingat ikan dan kerang mengandung asam lemak omega 3 yang baik bagi kesehatan, berhenti mengonsumsinya untuk menghindari keracunan merkuri bukanlah solusi yang terbaik. Untuk mengurangi risiko, konsumsi ikan dalam takaran yang wajar dan pilih ikan yang sedikit mengandung methylmercury.

Read More

Mengapa Shampo Penumbuh Rambut Tidak Mengatasi Masalah Kebotakan

Kebotakan pola pria atau wanita, yang juga disebut androgenic alopecia adalah kondisi rambut rontok yang mempengaruhi Anda. Kerontokan rambut adalah hal yang normal, terutama seiring bertambahnya usia. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Apakah shampo penumbuh rambut membantu?

Rambut rontok pada umumnya mempengaruhi kulit kepala atau seluruh tubuh Anda, dan bisa bersifat sementara atau permanen. Kondisi ini bisa merupakan hasil dari faktor keturunan, perubahan hormon, kondisi medis atau bagian normal dari penuaan. Siapa pun bisa kehilangan rambut di kepala mereka, tetapi hal ini lebih sering terjadi pada pria.

Rambut rontok disebabkan oleh DHT (dihydrotestosterone), hormon yang dapat menyebabkan folikel rambut menjadi tidak berfungsi. Jadi, jika Anda ingin menghentikan kerontokan rambut, Anda harus memblokir DHT tersebut. Saat mencari DHT blocker, Anda mungkin menemukan shampo penumbuh rambut yang bisa membantu masalah rambut rontok. Tapi, apakah shampo tersebut benar-benar berfungsi?

Jerry Shapiro, dokter kulit rontok rambut terkemuka mengatakan, hal tersebut tergantung pada jenis rambut rontok yang Anda coba rawat. Kebotakan biasanya mengacu pada kerontokan rambut yang berlebihan dari kulit kepala Anda. 

Shampo penumbuh rambut hanya efektif jika Anda memiliki kondisi kulit kepala, seperti ketombe atau psoriasis, yang dapat menyebabkan kerontokan rambut. Dengan dua kondisi itu, Anda mungkin kehilangan rambut karena peradangan, dan shampo akan membantu mengurangi masalah tersebut.

Namun, shampo penumbuh rambut pada umumnya bukan perawatan rambut rontok yang efektif untuk kebotakan pola. Karena shampo memiliki periode kontak yang sangat singkat dengan kulit kepala dan folikel rambut Anda. Sehingga, zat-zat di dalam shampo tersebut tidak punya cukup waktu untuk merangsang pertumbuhan rambut atau mencegah kerontokan rambut Anda.

Shampo penumbuh rambut bukan solusi untuk kebotakan pola. Namun hal itu dapat melengkapi rencana perawatan rambut rontok yang Anda jalani. Jika Anda masih mencari rencana perawatan rambut rontok yang tepat, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

Read More